Blog Sebagai Diary Tak Bergembok - LudyWebiD

Blog Sebagai Diary Tak Bergembok

ludywebid
Kalo kata Bee, salah satu fungsi blog itu kayak Diary Tak Bergembok. Ya… Diary… Tempat kita nulisin semua kegiatan kita dari buka mata sampai tutup mata lagi…. Hmmm, menarik juga ya statement-nya Bee tadi.

Oke, dipostingan kali ini, gue bakal coba ngembangin lagi istilah “Diary Tak Bergembok” dari perpektif “gue”. FYI aja, sebenarnya artikel ini udah dipublish di salah satu blog gue yang gak kerawat hihihi… Daripada semua tercecer tak bertuan, jadi semua postingannya bakal gw “angkut” ke personal blog ini dengan sedikit penyesuaian dari tata kata dan gaya penulisan.

Definisi Diary

Menurut Wikipedia, Buku Harian atau Diary adalah catatan kejadian yang kita alami sehari-hari. . Kita menuliskan kejadian yang mengesankan pada hari ini di buku diary. Fungsi diary adalah sebagai media pencatat kenangan masa-masa yang pernah kita alami. Bisa juga sebagai momento/sejarah kehidupan kita.

Dari definisi diatas, ada dua kata kunci yang perlu kita perhatiin. Pertama kejadian, kedua mengesankan, artinya gak semua hal perlu kita tulis di diary. Cukup yang mempunyai kesah lebih buat kita, senangkah, bahagiakah, sedihkah, atau bahkan random kah, semuanya terserah kita.

Jenis Diary

Kalo berdasar jenisnya, kita bisa membagi Diary menjadi dua, yaitu;

Private Diary

ludywebid
Umumnya sih Diary bersifat pribadi (private), karena gak semua hal didalamnya patut untuk dikonsumsi publik entah itu curhatan, luapan amarah, cita-cita, persoalan keluarga yang mungkin akan menjadi “aib” jika diketahui orang banyak, ibarat pepatah “Menepuk Air Di Dulang, Terpercik Muka Sendiri”.
Ayo… Siapa yang Diary nya digembok???

Public Diary

ludywebid
Bertolak belakang dengan jenis Diary diatas, disini semua orang boleh ngeliat isi dari Diary kita.

Mungkin ada yang nanya, kok Diary dipublikasiin sih? Bukannya itu ranah private ya? Ya agak aneh memang, tapi kalo kita balik lagi ke definisi Diary diatas yang merupakan catatan kejadian berkesan, apa bedanya sama “update-an” status kita di media sosial? Tinggal pinter-pinter kitanya aja yang ngasih batasan. Lagipula dengan mempostingnya di blog, kita jadi bisa “ngereview” lagi kejadian apa yang sempat terjadi dalam kehidupan kita. Selain lebih rapih juga, siapa tau pengalaman kita bisa ngasih manfaat kepengunjung. Atau bukan hal yang mustahil ada yang nawarin untuk mengangkat “kisah hidup kita” sebagai sebuah karya, cerpen misalnya???
Kalo boleh tau, kalian lebih milih punya Diary yang mana. Private atau Public???

Untuk Siapa Diary Itu?

ludywebid
Kalo ada yang beranggapan nulus Diary itu buang waktu, cuma cocok untuk anak yang lagi puber, alay, dan opini negatif lainnya, kayaknya alasan itu kurang tepat deh. Diary itu berlaku umum, artinya siapa aja boleh (bahkan dianjurkan) untuk menulis Diary (sambil terngiang penjelasaan guru Bahasa Indonesia di SMP). Lagipula banyak banget loh manfaat positif yang bisa kita dapet dari nulis Diary, mau tau?

Silahkan baca di point selanjutnya.
Baca Juga : Tips Bebas Dari Virus Komputer

Manfaat Diary

Manurut Dr.Alice Domar, Ph.D (Executive Director Of the Domar Center for Mind/Body Health – and Director of Mind/Body Services at Boston IVF) Menulis buku harian adalah sebuah langkah untuk mengungkapkan emosi dan perasaan kita dan membantu kita untuk merawat pikiran kita.

Menarik kan??? Kita coba rinciin lagi yuk definisi diatas…

Emosi Dan Perasaan
ludywebid

“Gak baik loh mendem emosi…
Setuju kan dengan pernyataan tersebut??? Dengan punya Diary, semua emosi kita bisa terluapkan, dan rasanya plooong… Daripada update status gak jelas di sosmed and malah jadi bahan bully-an, mending curhat ke Diary. Tenang aja, Diary gak akan berani “ngebully” kita kok hehe…

Merawat Fikiran

ludywebid
Ini yang gak kalah pentingnya, dengan nulis Diary secara otomatis akan melatih daya ingat kita loh. Pasalnya kita dituntu untuk mengingat momen yang udah terjadi kemudian menuangkannya kedalam bentuk tulisan. Setuju juga donk pastinya???
Baca Juga : Aku Udah Hafal Lagu Surat Cinta Untuk Starla
Tentu gak cuma dua hal diatas aja manfaat punya Diary, masih banyak lagi yang bisa kita petik. Contohnya???. Coba liat deh film Freedom Writter, ada adegan dimana kegiatan rutin menulis dan membaca Diary bisa menjai media untuk mengubah karakter seseorang kearah yang lebih baik.

Media Diary

ludywebid
Awalnya dan pada umumnya menulis Diary kita lakukan pada sebuah buku khusus, namun seiring pesatnya perkembangan teknologi, mulai bermunculan media lain yang bisa kita fungsikan sebagai Diary. Salah satunya Blog yang memang dibahas dipostingan kali ini.

Kenapa Blog???

Gak kayak Diary pada umunya yang cuma berisi tulisan dan sengaja kita simpan sendiri (private), dengan Blog kita bisa lebih “menghidupkan” jalan cerita kita dengan ilustrasi seperti gambar, audio dan video. Kita juga bisa nentuin mana postingan yang “private” mana yang “public”. Selain itu, ada sensasi yang berbeda saat nulis di Blog. Terlebih kalo postingan kita bisa ngasih manfaat bagi pembaca. Trus me it’s amazing… Dan yang pasti dengan semakin sering nulis, kemampuan mengetik kita akan meningkat.

So…???

Pengen nyoba Nulis Diary di Blog tapi gak punya or gak ngerti caranya??? Tenang aja, dipostingan selanjutnya kita akan bahas secara beruntun Cara Membuat Blog Untuk Pemula. Oke, semoga tulisan sederhana ini bisa membuka wawasan kita tentang pentingnya mempunyai Diary.

Komentar (0)

Posting Komentar

Dilarang NYEMPAM ya...