Cara Install Pantheon Desktop Dan Mengubah Ubuntu Menjadi ElementaryOS

Pantheon adalah Desktop Environment yang disematkan pada Distro ElementaryOS. Sebagai informasi, ElementaryOS adalah salah satu distro yang menjadikan Ubuntu sebagai basisnya, sehingga untuk dapat mencicipi Pantheon Desktop kita tinggal menambahkan repository-nya kedalam sistem kita. Tentu saja hal ini akan menghemat waktu dan resourse lainnya. Singkatnya, kita tidak perlu menginstall ulang PC/Laptop kita hanya untuk mencicipi desktop yang super keren ini (Pantheon Desktop).

Install Pantheon Di Ubuntu

Untuk praktek kali ini masih menggunakan Ubuntu Xenial Xerus sebagai distronya. Bagi pembaca yang ingin belajar Ubuntu untuk keseharian, bisa mengikuti tutorial secara lengkapnya disini.
Karena Pantheon merupakan projek terpisah dari Ubuntu (belum terdaftar di repository xenial), sehingga untuk menginstallnya kita harus menambahkan secara manual, caranya ketik pada terminal
sudo add-apt-repository ppa:elementary-os/daily -y
Kemudian tekan ENTER. Kemudian kita perbaharui repository dengan mengetik
sudo apt update
Setelah repository kita terupdate, untuk menginstallnya kita ketik
sudo apt install elementary-desktop -y

Mengubah Ubuntu Menjadi ElementaryOS

Setelah installasi selesai, kita logout sistem kita kemudian pada saat login, pilih Pantheon.

Tampilan Pantheon Desktop

Gambar diatas merupakan tampilan dari Pantheon pada desktop saya. Seperti kita lihat, pada bagian bawah sudah terdapat dockbar (plank) yang akan memudahkan sekalgius mempercantik tampilan.
Yang paling membuat saya penasaran adalah tampilan file manager Pantheon yang dibuat mirip finder (file manager (MacOS). Berikut tampilannya.
Masih banyak lagi yang bisa kita nikmati dari Pantheon Desktop Environment yang tentu saja tidak bisa saya sampaikan dalam satu postingan saja. Silahkan eksplorasi secara mandiri.

Kesimpulan

Bagi seorang yang senang mencoba hal baru, Pantheon Desktop sangat saya rekomendasikan untuk dicoba. Kita akan merasakan sensai menggunakan Windows dan MacOS dalam versi GNU/Linux. Untuk tutorial Elementary OS Loki untuk pemula bisa dilihat di link ini. Tentu saja masih banyak pilihan DE yang bisa kita coba di Ubuntu, untuk lebih jelasnya bisa melihat artikelnya di link berikut. Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, jika pembaca ingin berbagi pengalaman bisa disampaikan melalui kolom komentar.

Komentar (0)

Post a Comment

Dilarang NYEMPAM ya...