Daftar Desktop Alternatif Unity Di Ubuntu - LudyWebiD

Daftar Desktop Alternatif Unity Di Ubuntu

Ubuntu merupakan Distro GNU/Linux yang sangat populer di Dunia. Dengan semangat untuk menyediakan sistem operasi sesuai kebutuhan penggunanya, Ubuntu telah sukses memikat hati pecintanya. Wajar saja, Ubuntu bisa kita dapatkan secara gratis tanpa harus membeli lisensi, berbeda dengan sistem operasi lainnya yang dibandrol dengan harga selangit. Banyak sekali terobosan yang dilakukan pengembang Ubuntu seperti menghadirkan lingkungan desktop (desktop environment) baru bernama Unity.

Selain itu, Ubuntu juga menawarkan beberapa varian (rasa) yang berbeda sebut saja Kubuntu dengan KDE Plasma sebagai desktop environmentnya atau Xubuntu dengan XFCE sebagai lingkungan desktopnya dan masih banyak lainnya. Karena masih berbasis distro yang sama yaitu Ubuntu, kita bisa dengan mudah berganti tampilan dari Unity ke Desktop Environment lainnya seperti KDE atau XFCE. Berikut Daftar Desktop Environment Alternatif Yang Bisa Kamu Install Di Ubuntu Xenial Xerus 16.04 Lts.

KDE

KDE merupakan salah satu Desktop Environment tertua di GNU/Linux, hadir dengan membawa Plasma Desktop membuatnya sangat elegan. Sebenarnya Ubuntu memiliki varian dengan cita rasa KDE yaitu Kubuntu, yang tentu saja sudah disesuaikan dengan aplikasi Ubuntu pada umunya. Untuk menginstallnya kita tinggal mengetik
sudo apt update && sudo apt install kubuntu-desktop -y

LXDE

LXDE hadir menawarkan lingkungan desktop yang ringan dan simple. Tentu saja sangat bermanfaat bagi kita yang memiliki spesifikasi komputer yang rendah. Dengan menggunakan LXDE kita bisa memberdayakan kembali komputer “tua” kita. Sama seperti KDE, Ubuntu memiliki varian dengan desktop LXDE yaitu Lubuntu sehingga untuk menginstallnya kita cukup mengetik
sudo apt update && sudo apt install lubuntu-desktop -y

XFCE

DE berikutnya adalah XFCE yang menggunakan tikus sebagai maskotnya. XCFE merupakan desktop yang ringan namun tetap powerfull untuk menunjang komputasi kita sehari-hari. XFCE juga merupakan Desktop Environment favorit penulis. Seperti pada dua DE sebelumnya, Ubuntu sudah memiliki varian dengan cita rasa XFCE yaitu Xubuntu sehingga untuk menginstallnya kita cukup mengetik
sudo apt update && sudo apt install xubuntu-desktop -y

Gnome

Awalnya Ubuntu menggunakan Gnome2 sebagai DE defaultnya, sampai versi Ubuntu 11.04 Unity menjadi Desktop Default. Sejalan dengan hal tersebut, Gnome mengembangkan versi terbaru dengan nama Gnome3. Dalam hal ini Ubuntu sudah mempunyai varian dengan nama Ubuntu Gnome. Untuk menginstallnya kita ketik
sudo apt update && sudo apt install ubuntu-gnome-desktop -y

MATE

Bagi anda yang kangen desngan tampilan Ubuntu versi Gnome2 bisa menggunakan Mate. Mate merupakan pengembangan lanjutan dari Gnome2 yang sudah tidak dikembangkan lagi oleh developernya karena merak fokus untuk mengembangkan Gnome3. Sama seperti DE sebelumnya, disini Ubuntu memiliki varian dengan nama Ubuntu MATE sehingga untuk menginstallnya kita cukup mengetik
sudo apt update && sudo apt install ubuntu-mate-desktop -y

Pantheon

Desktop Environment selanjutnya adalah Pantheon yang merupakan DE default dari ElementaryOS yang masih berbasis Ubuntu. Sekilas tampilan Pantheon mirip dengan MacOS, untuk menginstallnya kita harus menambahkan repository ElementaryOS kedalam Ubuntu kita dengan mengetik.
sudo add-apt-repository ppa:elementary-os/stable -y
sudo apt update
sudo apt install elementary-desktop -y

Cinnamon

Desktop Selanjutnya yang menarik untuk kita coba adalah Cinnamon. Cinnamon merupakan desktop default dari LinuxMint yang berperan membawa LinuxMint menjadi Distro GNU/Linux paling banyak digunakan saat ini. Untuk menginstallnya kita cukup mengetik
sudo apt update && sudo apt install cinnamon-desktop-environment -y

Enlightenment

DE selanjutnya adalah Enlightenment yang mempunyai tampilan unik dan ringan. Jika pembaca mencari alternatif DE yang unik maka Enlightenment lah jawabannya. Untuk menginstallnya kita ketik
sudo add-apt-repository ppa:niko2040/e19 -y
sudo apt-get update
sudo apt-get install enlightenment terminology -y

Kesimpulan

Masih banyak Desktop Environment lainnya yang bisa kita sandingkan dengan Ubuntu. Dengan mencoba DE baru kita akan bisa menentukan lingkungan desktop yang sesuai dengan kebutuhan. Jika pembaca mempunyai Desktop Environment lainnya bisa disampaikan pada kolom komentar yang telah saya sediakan. Semoga bermanfaat.

Komentar (0)

Posting Komentar

Dilarang NYEMPAM ya...