Panduan BlankOn Tambora X Untuk Pemula - LudyWebiD

Panduan BlankOn Tambora X Untuk Pemula

panduan blankon tambora x - ludywebid
Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini saya bisa meluncurkan seri pertama dari GNU/Linux For Daily Use atau jika diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia kurang lebih GNU/Linux Untuk Penggunaan Sehari-hari. Tema GNU/Linux For Daily Use saya ambil dengan tujuan untuk berbagi pengalaman bahwa dengan menggunakan Software Bebas & Terbuka (Open Source) pun kita tetap bisa melakukan komputasi seperti biasa. E-Book seri pertama ini saya beri judul “Panduan BlankOn Tambora X Untuk Pemula” yang saya tulis sebagai media dokumentasi selama menggunakan BlankOn Tambora X.
Materi dalam E-Book ini saya ambil berdasar pengalaman pribadi, pada beberapa kasus mungkin akan berbeda dengan yang ditemui pembaca. Silahkan ambil sesuai porsinya. Akhir kata, semoga E-Book sederhana ini bermanfaat dan sampai jumpa di halaman terakhir…

Penulis,

ludywebid

Daftar Isi

  • 10 Alasan Kenapa Menggunakan BlankOn Tambora X
  • Sejarah BlankOn
  • Cara Mendapatkan BlankOn Tambora X
  • Membuat USB Installer BlankOn Tambora X
  • Praktek Installasi BlankOn Tambora X Dualboot Microsoft Windows
  • Aplikasi Bawaan BlankOn Tambora X
  • Mengenal Lingkungan Desktop BlankOn Tambora X
  • Mengatasi Repository Error BlankOn Tambora X
  • Cara Install Aplikasi BlankOn Tambora Online & Offline
  • Aplikasi Rekomendasi
  • Kustomisasi BlankOn Tambora X
  • Download Ebook
  • Penutup

Prakata

Udah lama juga gak ngikutin perkembangan BlankOn GNU/Linux, tepatnya dua versi rilis (Rote dan Suroboyo) yang terlewatkan. Terakhir saya bersahabat dengan BlankOn Pattimura 7 selama beberapa tahun 2011 s/d akhir tahun 2015) yang menurut saya merupakan Distro GNU/Linux Lokal Terbaik. Yang membuat saya betah tidak lain adalah tampilan desktopnya yang minimalis namun tetap elegan. Cukup ringan untuk “spek” netbook saya yang pas-pasan (intel atom). Dan tentunya notifikasi waktu dipojok kanan bawah yang selalu membuat saya susah move-on ke Distro GNU/Linux lainnya.
Berawal dari penasaran tentang apa lagi inovasi yang dihadirkan tim BlankOn, pada awal tahun kemarin 2017 saya memutuskan untuk menengok kembali situs resmi BlankOn dan akhirnya mencoba mendownload versi rilis terakhir yaitu BlankOn Tambora X. Setelah mencoba versi live USB, lagi-lagi saya terpesona dengan tampilan terbaru BlankOn terutama panel sebelah kanan yang sekilas mengingatkan saya dengan Distro asal negeri Tirai Bambu Deepin OS. Tanpa berfikir panjang, akhirnya saya menginstall BlankOn Tambora dikomputer. Berikut tampilan BlankOn Tambora X pada desktop saya…
Untuk lebih memaksimalkan manfaatnya, saya putuskan untuk membuat E-Book sederhana berjudul Panduan BlankOn Tambora X Untuk Pemula. Oke, sebelum masuk ke materi utama E-Book, ada baiknya saya share 10 Alasan Kenapa Kamu Harus Menggunakan BlankOn Tambora X.

10 Alasan Kenapa Kamu Harus Menggunakan BlankOn Tambora X

ludywebid
Ada banyak sekali jumlah Distro GNU/Linux didunia, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sebagai pemula yang baru mengenal GNU/Linux tentu akan dibuat bingung. Jika teralalu lama dipusingkan dengan memilih, tentu akan membuang waktu secara percuma. Maka saya sarankan untuk menggunakan BlankOn Tambora X, mengapa BlankOn Tambora X???

1. BlankOn Asli Indonesia
ludywebid

Ya, BlankOn adalah salah satu Distro GNU/Linux karya anak bangsa. Karena berasal dari Indonesia, BlankOn sudah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna komputer
di Indonesia. BlankOn juga mengghadirkan antarmuka yang menggunakan Bahasa Indonesia, buat yang bahasa Inggrisnya senen-kemis gak usah khawatir deh. Dan yang pasti dengan menggunakan BlankOn secara tidak langsung kita ikut andil dalam mempromosikan kepada dunia bahwa Indonesia Bisa…!!!

2. BlankOn Itu Free & Open Source

ludywebid
Daripada pakai OS Windows bajakan dengan berbagai resikonya, mending pakai BlankOn Tambora X. Kenapa? Karena BlankOn bisa kita dapatkan secara Free (bebas) dan Terbuka. Free disini mengandung dua artian, pertama free dalam arti bebas dan kedua free dalam arti GRATIS.

“Trus bedanya apa donk???”

Bebas

Dalam artian bebas, BlankOn bisa kita dapatkan, bisa kita gunakan untuk tujuan personal maupun komersil dan bisa kita bagikan ulang kepada orang lain.

Gratis

Sedangkan dalam artian gratis, BlankOn tidak “mengharuskan” kita untuk membayar sejumlah uang untuk mendapatkannya. Beda kayak tetangga sebelah yang serba “diduitin”. Udah gitu, harga lisensinya lumayan cukup bikin tepok jidat, apalagi untuk mahasiswa yang masih makan sehari sekali hihihi…

3. Tampilan Desktop Yang Ciamik

ludywebid
Masih percaya kalo tampilan (interface) GNU/Linux itu kaku dan membosankan??? Hmmm… Kayaknya pendapat tersebut gak beralasan dech… Buktinya BlankOn Tambora X memilki tampilan yang “awesome” kedalam kategori dan GNU/Linux masuk dengan Tampilan Tercantik.

Mengusung Manokwari sebagai Desktop Environment-nya, BlankOn Tambora X menghadirkan antarmuka yang ciamik. Yang paling menarik perhatian saya pribadi adalah adanya panel sebelah kanan yang akan otomatis terbuka ketika mouse diarahkan (hover). Panel tersebut berisi pintasan (shortcut) yang langsung menuju ke Sistem Settings atau jika di Windows fungsinya sama seperti Control Panel yang tentunya akan sangat membantu komputasi kita sehari-hari.

4. Mendukung Format Multimedia Populer

ludywebid
Pernah nyoba Distro GNU/Linux trus bingung kok gak bisa play mp3, mp4 dan format multimedia populer lainnya? Kalo iya, berarti kita samaan… Sebenernya sangat gampang buat mengatasinya. Kita tinggal menginstall codec multimedia yang tutorialnya udah banyak bertebaran di Internet, tapi bagi pemula khususnya yang tidak mempunyai koneksi internet, pasti akan kesulitan. Tapi tenang aja, BlankOn secara default sudah bisa memutar file multimedia populer seperti mp3, mp4, 3gp dan format berkepemilikan (propietary) lainnya. Sehingga kita tidak perlu dipusingkan untuk menginstal codec. Tentunya hal ini sangat memudahkan bagi pemula yang beru bermigrasi ke Sistem Operasi Bebas dan Terbuka (GNU/Linux).

5.BlankOn Itu Komplit

ludywebid
Ibarat makanan, BlankOn itu paket komplit. Kenapa, karena BlankOn sudah menyertakan aplikasi yang umumnya masyarakat Indonesia gunakan sehari-hari. Sebut saja LibreOffice sebagai aplikasi perkantoran alternatif Microsoft Office, Firefox sebagai Web Browser yang bisa kita gunakan untuk menjelajah Internet, Gimp dan Inkscape sebagai aplikasi editing gambar alternatif Adobe Photoshop dan Corel Draw, VLC dan Audacious sebagai software pemutar file multimedia alternatif Windows Media Player dan Winamp, sampai Games PacMan yang akan membawa kita bernostalgia kemasa kesil dulu.

Masih kurang…???

Tenang aja, kita masih bisa menambahkan ribaun software lainnya yang bisa kita dapatkan secara GRATIS…

6. Dokumentasi Yang Rapih

ludywebid
Setiap versi rilis, pengembang BlankOn selalu rajin menyertakan panduan berbentuk PDF didalam OS-nya, begitupun dengan BlankOn Tambpra X. Pastinya dengan membaca panduan tersebut, kita bisa lebih mengenal lingkungan desktop BlankOn Tambora X beserta fitur yang tersedia didalamnya. Lengkap banget kan???

7. Didukung Komunitas Yang Besar

ludywebid
Sama seperti projek Open Source pada umumnya yang mengajak semua pihak untuk terlibat, disini BlankOn menyediakan sebuah website khusus yang bisa kita gunakan sebagai media berbagi pengalaman baik itu tutorial, tips & trik selama menggunakan BlankOn dan sebagainya. Bagi pembaca yang ingin ikut berbartisipasi, bisa mengunjungi website tersebut yang beralamat di http://panduan.blankonlinux.or.id

Selain itu, cukup mudah juga menemukan blog yang membahas artikel mengenai BlankOn, salah satunya kalian bisa membacanya diblog ini ludy.web.id

8. Mudah Digunakan

ludywebid
Yakin tuh BlankOn Tambora X mudah digunakan??? Balik lagi ke No 1 guys, BlankOn dibuat sama orang Indonesia, yang sudah tentu sangat memahami kebutuhan penggunanya. Lagipula tampilan BlankOn sangat intuitif, satu hari rasanya cukup untuk membiasakan diri dengan lingkungan desktop BlankOn.
Kuncinya satu, STOP menganggap semua sistem operasi harus sama seperti Windows.
Pasalnya, banyak juga “keluhan” dari pemula yang baru bermigrasi soal GNU/Linux itu susah digunakan, dan terlalu membanding-bandingkan dengan Windows. Namun disisi lainnya mereka gak pernah “komplain” ketika bermigrasi dari satu smartphone ke smartphone lainnya (Blackberry ke Android misalnya). Hmmm…

9. Lebih Aman

ludywebid
Masih ingat dengan hebohnya kasus WannaCry Randomware kemarin??? Dengan menggunakan BlankOn, kita tidak perlu khawatir akan terjangkiti virus atau pihak nakal yang ingin mencuri data kita.

“Brarti BlankOn kebal virus ya???”

Singkatnya IYA. Kita juga gak perlu menginstall antivirus yang justru membuat kinerja komputer kita menjadi lambat. Cukup firewall saja. Setidaknya itu pengalaman saya pribadi selama menggunakan GNU/Linux.

10. Cepat & Stabil

ludywebid
Punya komputer dengan spesifikasi yang pas-pasan??? Tenang aja, BlankOn gak mensyaratkan spesifikasi komputer yang “wah” kok. Bahkan kita masih bisa mengistallnya di pentium IV sekalipun. Gak percaya, berikut persyaratan minimal untuk BlankOn Tambora X;
  • Prosesor setara pentium IV dengan kecepatan minimal 2,8 Ghz (rekomendasi Dual Core).
  • Memori (RAM) 1 Gb
  • Kartu Video atau VGA Card minimal 128 MB atau 512MB untuk efek desktop.
  • Media simpan (Hardisk) kosong sebesar 12 GB atau lebih.
Gimana, cukup ringan kan jika dibanding dengan sistem operasi sebelah??? Bagaimana, mulai tertarik untuk menggunakan BlankOn Tambora X sebagai sistem operasi Anda??? Jika iya, dipoint selanjutnya kita akan membahas sejarah BlankOn dan cara mendapatkan BlankOn Tambora X beserta membuat USB Installer yang bisa kita gunakan untuk menginstall BlankOn dikomputer.

Cara Mendapatkan ISO BlankOn Tambora X

Tak Kenal Maka Tak Sayang… Kayaknya pepatah tersebut cocok sebagai pembuka dari bab kita kali ini. Ya, masih membahas soal “teori” dan belum masuk ke bagian praktek. Meskipun sudah disinggung diawal, tapi gak ada salahnya juga kan kalo kita ulas lagi, semoga bisa menambah kecintaan kita terhadap Distro GNU/Linux Asal Indonesia ini.
Baca Juga : Cara Install Sublime-Text Di BlankOn
Dikutip dari buku panduan BlankOn, awalnya BlankOn adalah sebuah Distro Turunan dari Fedora Core hingga versi rilis ke 1.1. Sempat terhenti ditengah jalan dan mengubah Distro basisnya ke Ubuntu sampai versi Ombilin (Ombilin masih berbasis Ubuntu namun sudah tidak 100% kompatibel dengan Ubuntu), akhirnya pada versi BlankOn Pattimura 7, tim BlankOn langsung mengambil kode sumber ke Distro Debian dan mempunyai lumbung paket yang terpisah dari Ubuntu. Mulai versi Pattimura inilah BlankOn sudah murni lepas dari bayang-bayang Ubuntu dan tentunya mulai merombak tampilan desktopnya.
Keren kan???
Trus gimana cara mendapatkan BlankOn Tambora X??? Gampang, kita tinggal mendownload file installer (ISO) BlankOn di beberapa sumber yang disediakan. Diantaranya adalah;
  • http://cdimage.blankonlinux.or.id/rilis/10.0/
  • http://kambing.ui.ac.id/iso/blankon/rilis/10.0/
Trus tinggal kita sesuaikan dengan versi arsitektur yang kita gunakan, apakah 32bit atau 64bit.
Masih bingung juga pilih versi yang cocok…???
Supaya lebih gampangnya lagi, kalian bisa langsung download ISO BlankOn Tambora X dibawah…

Download BlankOn 32 bit

Download BlankOn 64 bit

Ukuran ISO nya sekitar 1’5 Gb, jadi disiapin dulu aja koneksi internet yang stabil supaya proses Download ISO BlankOn Tambora X nya lancar…
“Kalo gak punya kuota internet gimana donk???”
Tenang aja, kita boleh kok meng-copy nya dari teman, dan ini legal… Keren kan??? Kurang apa lagi coba???
Note : Buat kalian yang berdomisili di Bogor Kota dan sekitarnya bisa langsung mengcopy ISO BlankOn Tambora X Gratis di saya, siapin aja USB 2Gb.
Tapi tolong buat janji dulu supaya bisa nyari waktu yang pas, kalian bisa menghubungi saya lewat link ini.

Cara Membuat USB Installer BlankOn Tambora X

ludywebid
Oke saya asumsikan kalian sudah mempunyai ISO BlankOn Tambora X. Untuk membuat USB Installer ada beberapa hal lagi yang perlu kita persiapkan. Berikut diantaranya;

USB 2 GB
ludywebid

Karena kita akan menggunakan USB untuk media ekstraknya, jadi mau gak mau suka gak suka harus ada USB kosong dengan ukuran minimal 2GB.
Dibackup dulu ya data di USB nya, karena kita akan memformat USB (direkomendasikan) agar bisa dijadikan USB Installer BlankOn.

Tambahan

Bagi pembaca yang ingin menggunakan DVD sebagai media installernya, bisa melihat diartikel yang sudah saya tulis disini.

Rufus

Software Extrak ISO to USB. Silahkan Download terlebih dahulu software Rufus di bawah;
Nah untuk softwarenya ada banyak yang bisa kita gunakan, disini saya hanya akan menyertakan Rufus yang saya anggap mudah untuk pemula.
Untuk melihat daftar alternatif software lainnya bisa melihat di artikel yang sudah saya tulis disini.

Proses Ekstrak ISO BlankOn Tambora X Ke USB
ludywebid

Secara sederhana, cara membuatnya sangat mudah, kita tingggal melalui tiga tahapan saja yaitu;
“Pilih lokasi USB → Pilih ISO BlankOn → Start”
Untuk lebih jelasnya, kalian bisa melihat video tutorialnya.

Panduan BlankOn Tambora X Seri 1


Praktek Install BlankOn Tambora X Dualboot Dengan Microsoft Windows
ludywebid

Sekarang tiba saatnya praktek installasi BlankOn Tambora X. Jika kalian belum pernah menginstall GNU/Linux sebelumnya, saya sarankan untuk didampingi oleh orang yang sudah berpengalaman untuk menghindari terhapusnya data.
Bukan bermaksud menakut-nakuti, tapi salah satu tahapan saja bisa berakibat fatal.
So, do with your own risk ya…
Trus kalo gak ada teman yang bisa mendampingi gimana donk???
Tenang aja, selain menyertakan screenshot, saya juga sudah membuat tutorial installasi versi video yang bisa kalian ikuti. Sebelumnya, saya sarankan untuk membackup semua data penting dalam komputer dan menyiapkan satu buah partisi kosong yang nantinya akan kita gunakan untuk diinstall BlankOn Tambora X.
“Are you ready…???”

Proses Booting

Setelah proses ekstraksi ISO ke USB selesai, langkah selanjutnya adalah dengan mensetting agar booting ke USB Flashdisk. Silahkan sesuaikan dengan hardware yang kalian miliki. Untuk PC biasanya menekan tombol DELETE, sedangkan untuk Laptop (Notebook) bisa merujuk ke panduan (manual) yang biasanya disediakan.

Pembuatan Partisi BlankOn Tambora X

Pertama kita siapkan dahulu partisi yang akan digunakan untuk installasi BlankOn Tambora X. Jika sebelumnya kalian sudah mempunyai partisinya bisa melewati bagian ini dan langsung ke proses installasi. Untuk membagi partisi hardisk, kita bisa menggunakan aplikasi Gparted yang sudah disediakan pada Installer BlankOn Tambora X.
Untuk mengaksesnya kita kita bisa melalu Applications lalu ketik Gparted.
Gambar diatas adalah skema awal partisi pada hardisk saya.
Disini saya akan menggunakan partisi DATA (D) untuk diinstall BlankOn Tambora X. Sebelumnya data dipartisi tersebut sudah saya pindahkan (backup) terlebih dahulu.
Pertama kita hapus Partisi D tersebut dengan cara klik kanan –> Delete.
Kemudian kita buat satu partisi SWAP, caranya kita klik kanan lalu pilih New.
Pada bagian File System kita pilih linux-swap, berikut hasilnya
Langkah selajutnya kita buat partisi Root untuk BlankOn, jika di Windows fungsinya sama seperti File System C. Caranya masih sama, klik kanan pada partisi hardisk yang tersisa (kosong) lalu pilih New.Bedanya, pada File System kita pilih ext4 lalu klik Add.
Kemudian kita klik icon tanda panah, akan ada notifikasi seperti diatas, kita pilih Apply.
Proses penerapan partisi pun akan berlangsung.
Berikut skema akhir dari partisi yang saya gunakan.

Installasi BlankOn Tambora X

Jika skema partisi sudah berhasil dibuat, langkah selanjutnya kita tinggal menginstall BlankOn Tambora X, caranya kita masuk ke Applications –> Install BlankOn.
Lalu kita akan kembali masuk ke tampilan awal saat booting.
Pertama kita pilih bahasa yang akan digunakan, ada dua bahasa yang tersedia yaitu Bahasa Inggris sebagai bahasa default (Universal) dan Bahasa Indonesia. Pada tutorial kali ini saya akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa installasinya.
Jika sudah memilih Bahasa yang akan digunakan, kita klik Install BlankOn.
Pada bagian ini kita pilih Lokasi. Secara default kita akan diarahkan ke Asia/Jakarta. Silahkan sesuaikan dengan lokasi kalian. Klik Next untuk melanjutkan.
Pada bagian ini kita pilih lokasi Hardisk yang akan digunakan sebagai media installasi. Jika kita menggunakan USB, biasanya akan terbaca sebagai Hardisk, tinggal kita ganti saja lokasinya ke Hardisk internal Komputer / Laptop kita. Kemudian klik Next untuk melanjutkan.
Selanjutnya kita pilih partisi Root yang telah kita siapkan sebelumnya, File Systemnya ext4.
Jangan sampai salah pilih ya, karena akan berakibat fatal. Jika sudah memilih, klik Next untuk melanjutkan.
Dibagian Personalization ini kita isi dengan informasi dari komputer kita, seperti username, password dan sebagainya. Jika semua telah terisi, klik Next untuk melanjutkan.
Dibagian ini akan diinformasikan kembali rangkuman dari installasi BlankOn yang kita pilih, kalo udah gak ada yang mau diubah, kita klik Install.
Proses copy files pun akan berlangsung, lamanya proses ini akan sangat tergantung dari spesifikasi komputer yang kalian miliki. Pada kasus saya sendiri memakan waktu sekitar 5-10 menit.
Jika tampilan diatas telah muncul, berarti proses installasi kita sudah selesai, klik Reboot untuk mengakhiri installasi. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa melihat video tutorial installasinya (masih dalam proses editing) hehe…

Aplikasi Bawaan BlankOn Tambora X

ludywebid
Seperti yang sudah saya singgung pada point sebelumnya, BlankOn Tambora X merupakan paket komplit yang sudah menyertakan aplikasi yang umumnya user gunakan. Supaya lebih jelasnya lagi, dipoint ini saya akan jelaskan secara singkat aplikasi apa saja yang sudah disertakan pada BlankOn Tambora X;

Multimedia Player

Untuk urusan multimedia, BlankOn Tambora X sudah menyertakan VLC dan Audacious sebagai jagoannya. Kerennya lagi, kedua software tersebut sudah bisa memainkan format multimedia populer seperti mp3, mp4 dan sebagainya.

VLC

Setuju kan kalo software yang satu ini udah gak diragukan lagi kehandalannya? Selain terkenal dengan kemampuannya memutar berbagai format multimedia, VLC juga bisa memutas berkas dengan format ISO. Yang menariknya lagi, VLC merupakan salah satu hasil karya pergerakan Free dan Open Source software yang tentunya mendukung multi sistem operasi.

Audacious

Bingung mencari software alternatif Winamp??? Tenang aja, BlankOn Tambora X sudah menyertakan Audacious sebagai aplikasi pemutar file audio. Selain ringan, Audacious juga menyediakan tema yang mirip Winamp, jadi kita gak akan kesulitan untuk menggunakannya.

Internet
ludywebid

Setuju kan kalo zaman sekarang semua informasi bisa kita dapetin di Internet, entah itu mencari berita, mencari tutorial komputer, mencari barang yang mau kita beli, sampai mencari mantan eh… #migrain…
Di BlankOn Tambora X kegiatan “nge-net” kita udah diakomodir dengan beberapa software seperti Mozilla Firefox, Geary Mail dan Core Bird. Berikut penjelasannya;

Firefox

Untuk urusan Web Browser, Panda Merah ini akan menjadi sahabat terbaik kita dalam mengarungi dunia maya. Selain bersifat Open Source, Firefox sangat menjunjung privasi setiap penggunanya, jadi gak usah khawatir statistik browsing kita dijadiakan sebagai media untuk beriklan. Beda sama tetangga sebelah yang penuh akan iklan.

Geary Mail

Sering berkirim pesan melalui E-Mail, seperti Apply Lamaran Online??? Ngirim naskah atau draft bimbingan skripsi??? Di BlankOn Tambora X kita bisa menggunakan Geary Mail sebagai aplikasi E-Mail Client-nya. Fungsinya sama kayak Outlook di Microsoft Windows.

Corebird

Sering “berkicau” didunia maya sebanyak 140 karakter??? Kalo iya, aplikasi yang satu ini akan sangat membantu kalian untuk memuaskan hasrat “berkicau” hal positif. Biasanya kalo kita mau “nge-tweet” urutannya kurang lebih kayak gini,
Buka Web Browser →Situs twitter → Login → Nge-Tweet
Ribet ya???
Tapi tenang aja, kita bisa mempermudahnya di BlankOn Tambora X, pasalnya BlankOn X sudah menyediakan Corebird sebagai Twitter Client-nya.

Perkantoran

Untuk urusan perkantoran, BlankOn Tambora X sudah menyediakan beberapa aplikasi penting yang biasa kita gunakan. Sebut saja LibreOffice yang bisa kita gunakan sebagai alternatif dari Microsoft Office dan Document Viewer sebagai alternatif Adobe Reader.

LibreOffice
ludywebid

Setuju kan kalo aplikasi perkantoran merupakan software “wajib” yang harus ada dalam setiap sistem operasi? Rasanya bakal aneh aja kalo ada komputer yang gak bisa kita pake buat ngetik hihi. Nah, di BlankOn Tambora X sudah tersemat sebuah aplikasi yang sangat powerfull untuk perkantoran. Namanya LibreOffice yang merupakan buah dari The Document Foundation. Selain bisa kita dapatkan secara gartis, LibreOffice juga sudah kompatibel dengan format Microsoft Office.
Sekarang udah gak bingung lagi kan kalo mau bikin makalah atau tugas sekolah di BlankOn Tambora X? ??

Document Viewer

Untuk membuka file pdf di BlankOn Tambora, kita bisa menggunakan software Document Viewer. Selain lebih ringan, aplikasi ini juga sudah terinstall secara default, jadi gak perlu repot-repot untuk menginstallnya secara manual. Untuk mengaksesnya kita tinggal menuju Applications –> Office → Document Viewer.

California
ludywebid

Punya jadwal yang padat atau ingin kegiatan sehari-harinya lebih terorganisir? Kalo iya, kita bisa menggunakan software yang bernama California. Berikut tampilan California pada desktop saya;

Graphics

Buat kalian yang hobby desain grapis, BlankOn Tambora X sudah megakomodir hobby kalian dengan mengematkan dua software desain terbaik. Ada GIMP (GNU Image Manipulation Program) dan Inkscape.

GIMP

Biasa ngedit gambar menggunakan Adobe Photoshop? Tenang aja, di BlankOn Tambora, kita bisa menggunakan GIMP. Sudah banyak juga yang mengakui kehebatan software OpenSource yang satu ini. Di website resminya pun sudah disertakan panduan yang bisa mengasah kemampuan editing kalian. Keren kan???

Inkscape

Punya usaha percetakan atau jasa pembuatan logo? Atau sekedar hobby membuat vektor? Kalo di sistem operasi sebelah biasanya kalian pakai Corel Draw atau software sejenisnya, di BlankOn Tambora X kita bisa menggunakan Inkscape. Inkscape merupakan apliaksi editing vektor yang sangat keren, udah banyak juga blogger atau vlogger yang ngupas tips & trik menggunakan Inkscape.

Gthumb Image Viewer

Sering bikin tutorial komputer atau dokumentasi sederhana? Atau sekedar cropping gambar aja? Nah, di BlankOn Tambora kita bisa menggunakan Gthumb Image Viewer. Softwarenya sangat mudah digunakan kok. Untuk mengaksesnya kita bisa melalui Applications → Graphis → Gthumb Image Viewer.

Geo BlankOn

Yang menarik dari BlankOn adalah adanya software racikan khusus yang berfungsi seperti Google Maps, namanya Geo.BlankOn. Buat kalian yang pengen ngecek lokasi bisa mengaksesnya melalui Applications → Peta → Geo.BlankOn. Kali aja lokasi kalian belum terdaftar di Peta, kan bahaya hihihi.

Games

Banyak yang bilang kalo GNU/Linux itu gak enak dipake buat gamming, selain karena stok game nya yang gak sebanyak Windows, gak banyak juga pembuat game yang menyediakan versi untuk dijalankan di GNU/Linux. Secara umum mungkin bisa dibilang seperti itu. Tapi bukan berarti gak ada game yang bisa kita mainkan di BlankOn Tambora X.

PacMan

Generasi 80 s/d 90-an mungkin udah gak asing lagi dengan game yang satu ini. Meskipun jadul, tapi cukuplah untuk melepas penat selama mantengin dunia hitam (terminal) BlankOn Tambora X. Kangen sama tampilannya??? Nih sekalian aja saya sertain game Pacman di BlankOn Tambora X.
ludywebid

Mengenal Lingkungan Desktop BlankOn Tambora X

ludywebdi
Mungkin diantara kalian ada yang udah pernah denger istilah Desktop Environment (lingkungan desktop) di GNU/Linux seperti KDE, Mate, Gnome3, Unity, XFCE4, LXDE dan sebagainya?. Simplenya Desktop Environment adalah tampilan grafis dari sebuah desktop di GNU/Linux. Masing-masing lingkungan desktop diatas mempunyai karakteristik yang berbeda, tapi fungsinya masih sama kok, yaitu untuk menunjang komputasi kita sehari-hari. Sama kayak Luna yang digunakan oleh Windows XP dan Aero yang disematkan pada Windows Vista.
Berbeda dengan Distro GNU/Linux pada umumnya, disini BlankOn menghadirkan sebuah lingkungan desktop yang “dibuat” sendiri dengan nama Manokwari. Ciri khasnya yaitu adanya dua panel disebelah kiri untuk daftar aplikasi dan sebelah kanan untuk shortcut (pintasan).

Nautilus
ludywebdi

Kalo di Windows kalian kenal Windows Explorer, di BlankOn Tambora X kita bisa menggunakan Nautilus sebagai file manager-nya. Yang paling berbeda adalah kita bisa membuka multiple tab (lebih dari satu tab) seperti Web Browser pada umumnya. Berikut tampilan Nautilus File Browser pada desktop saya.

Dockbar

Hal menarik lainnya yang disajikan oleh BlankOn Tambora X adalah Dockbar yang berada dibawah, disitu udah tersedia shortcut aplikasi yang biasa kita gunakan. Untuk menambahkannya gampang kok, kita tinggal klik kanan trus pilih Add To Desktop.
ludywebdi
Tentunya masih banyak fitur lain pada BlankOn Tambora X, untuk lebih jelasnya kalian bisa melihat video dokumentasi yang saya buat di link ini.

Video Tutorial Panduan BlankOn Tambora X Seri 3


Cara Mengatasi Error Repository BlankOn Tambora X

ludywebid
Karena BlankOn merupakan Distro lokal yang sudah pasti mempunyai server didalam negeri, jadi secara teori kita tidak perlu mengganti repository, cukup memperbaharuinya (update) dengan mengetik;
sudo apt update
Tapi masalahnya repository utama BlankOn sering error, pada kasus saya sendiri selalu gagal ketika menginstall sebuah aplikasi. Repot juga kan kalo repository utamanya aja error, sudah pasti repository mirror-nya pun error juga. Untuk mengatasinya mau gak mau kita harus mencari repository yang kompatibel dengan BlankOn Tambora X.

Mirror Alternatif BlankOn Tambora X

Setelah Googling di Yahoo hihihi akhirnya ketemu juga mirror yang kompatibel dengan BlankOn Tambora X.

Repo.ridon.id

#Compatible Repository BlankOn X Tambora
deb http://repo.ridon.id/blankon tambora main restricted extras extras-restricted
deb-src http://repo.ridon.id/blankon tambora main restricted extras extras-restricted
## Compatible Repository BlankOn X Tambora Updates
deb http://repo.ridon.id/blankon tambora-updates main restricted extras extras-restricted
deb-src http://repo.ridon.id/blankon tambora-updates main restricted extras extras-restricted
## Compatible Repository BlankOn X Tambora Security
deb http://repo.ridon.id/blankon tambora-security main restricted extras extras-restricted
deb-src http://repo.ridon.id/blankon tambora-security main restricted extras extras-restricted
Untuk mengganti repository BlankOn Tambora X, pertama kita buka terminal lalu back-up terlebih dahulu berkas repository bawaan dengan mengetik;
sudo cp /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.ori
ludywebid
Trus kita masukkan password, lalu tekan Enter.
Kalo berkas aslinya udah di backup, langkah selanjutnya kita ganti atau hapus semua berkas yang ada di /etc/apt/sources.list, caranya ketik;
sudo gedit /etc/apt/sources/list
ludywebid
Akan terbuka Gedit seperti berikut
ludywebid
Lalu kita hapus atau ganti semua isi source-nya dengan repository dari repo.ridon.id hasilnya akan seperti ini kurang lebih;
ludywebid
Kita Save lalu exit. Sekarang kita coba update atau perbaharui repository BlankOn Tambora X agar mengarah ke repo.rido.id dengan mengetik
sudo apt update
ludywebid
Berikut proses update repository BlankOn Tambora X yang sudah mengarah ke repo.ridon.id
ludywebid
Selamat, masalah repository error BlankOn Tambora X pun sudah terpecahkan dan kini kita bisa beralih ke point selanjutnya yang bisa dibaca selengkapnya di Ebook Panduan BlankOn Tambora X Untuk Pemula yang bisa di Download Gratis…

Video Tutorial Mengatasi Repository Error BlankOn TamboraX


Cara Install Aplikasi Di BlankOn Tambora X

ludywebid
Aplikasi bawaan BlankOn Tambora X masih belum memenuhi kebutuhan kalian? Tenang aja, dibagian ini kita akan sama-sama belajar cara menginstall aplikasi. Sama kayak sistem operasi sebelah, di GNU/Linux BlankOn juga ada 2 cara, yang pertama cara online (dianjurkan) dan cara offline. Berikut rinciannya;

Installasi Online

Kalian tau gak kalo BlankOn masih sodaraan sama Android??? Simple nya sih gitu, karena keduanya masih pakai jantung yang sama yaitu kernel Linux “ciptaan” Linus Torvalds. “Mati Gaya” juga kan kalo Smartphone kita kehabisan paket data??? Meskipun analogi ini gak tepat, tapi dalam hal installasi aplikasi, Distro GNU/Linux pada umumnya (termasuk BlankOn) akan sangat tergantung dari koneksi Internet, entah itu mengakses Repository-kah, mencari tutorial-kah, mengatasi error-kah dan sebagainya.
Dengan kata lain, user yang memiliki koneksi Internet telah selangkah lebih mudah dalam bersahabat dengan BlankOn Tambora X ini.

Software Center
ludywebid

Buat kalian yang gak mau ribet ngapalin baris perintah di GNU/Linux, bisa menggunakan Software Center. Konsepnya dan cara menggunakannya pun sama kayak Play Store di Android. Tinggal cari aplikasi yang mau diinstall trus masukkin password, dan gak lama aplikasipun sudah siap digunakan.

Terminal
ludywebid

Cara install aplikasi yang selanjutnya adalah menggunakan media Terminal. Kalo di Windows ada CMD, di GNU/Linux dan MacOS ada Terminal, fungsi keduanya sama yaitu untuk melakukan konfigurasi pada sistem operasi kita. Cara ini yang biasanya digunakan oleh user GNU/Linux, karena lebih simple dan gak makan banyak resource.
Untuk kedepannya, saya akan lebih banyak menggunakan Terminal sebagai media installasinya, setuju kan?

Installasi Offline

Buat kalian yang gak punya koneksi internet yang cukup (termasuk saya hihihi) atau yang masih ngandelin koneksi tetring dari smartphone-nya bisa menggunakan metode installasi offline. Jadi kita bisa mendownloadnya dari warnet kemudian kita install dikomputer. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kita gunakan, namun saya sarankan untuk menggunakan aplikasi portable saja. Selain lebih mudah, metode ini juga sangat minim error dan tidak membutuhkan akses repository seperti yang digunakan oleh metode lainnya. Namun kekurangan menggunakan aplikasi portable adalah hanya menyediakan versi 64bit saja dan sulit untuk mendapatkan program yang up-to-date.

AppImage

Mungkin ada yang nanya, aplikasi portable di GNU/Linux ada gak sih??? Jawabannya, ADA. Kita bisa menggunakan AppImage yang dilansir dari situs resminya bisa dijalankan di semua Distro GNU/Linux termasuk BlankOn Tambora X. Pastinya dengan menggunakan aplikasi portable ini kita jadi bisa menghemat bandwith untuk mendownload software.
Sebagai contoh untuk menginstall Atom Text Editor, pertama kita download dulu aplikasi portablenya disini.
Kemudian kita ubah permissionnya dengan cara klik kanan → properties
ludywebid
Pada Tab Permissions beri ceklis Allow Executing File As Program
ludywebid

Untuk menjalankannya, kita cukup klik ganda atau klik kanan → Run. Berikut tampilan Atom Text Editor versi portable;
Untuk melihat daftar aplikasi portable di GNU/Linux bisa merujuk ke situs ini.

Tutorial Versi Video

Sebenarnya masih ada lagi satu metode yang bisa kita gunakan untuk menginstall apliaksi secara Offline di BlankOn Tambora X. Untuk lebih jelasnya kalian bisa melihat video tutorialnnya divideo berikut;

Aplikasi Rekomendasi BlankOn Tambora X

ludywebid
Meskipun BlankOn Tambora X sudah menyediakan software yang lengkap, namun bagi saya pribadi masih ada beberapa aplikasi lagi yang kurang. Untuk itu, kita masih bisa menginstallnya secara terpisah. Berikut aplikasi yang saya rekomendasikan untuk diinstall guna menunjang komputasi kita.

Perkantoran

Sebenarnya ada sangat banyak aplikasi perkantoran yang bisa kita install didalam BlankOn Tambora X, namun pada E-Book ini saya hanya menyertakan beberapa software saja yang saya rasa paling sering digunakan.

G-Kamus

Punya bahasa Inggris yang pas-pasan atau kebingungan baca tutorial GNU/Linux yang rata-rata berbahasa Inggris??? Kalo iya berarti kita samaan. Nah, untuk membantu menerjemahkannya kita bisa menggunakan software G-Kamus. Cara Installasinya sangat gampang, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt update && sudo apt install gkamus -y
Untul lebih lengkapnya kalian bisa membacanya disini

Pdf Shuffler

Aplikasi ini merupakan aplikasi yang selalu saya install disetiap Distro GNU/Linux yang saya gunakan. Dengan Pdf Shuffler, kita bisa menggabungkan beberapa file pdf, tampilannya pun sangat intuitif. Dan yang paling kerennya lagi, software ini GRATIS. Untuk menginstallnya kita cukup mengetik perintah berikut;
sudo apt update && sudo apt install pdfshuffler -y

Multimedia

Sebenarnya dua aplikasi bawaan BlankOn Tambora X VLC dan Audacious udah lebih dari cukup untuk memutar file multimedia yang kita miliki. Namun untuk urusan editing, rasanya kita harus menginstallnya secara terpisah. Berikut daftar aplikasi yang biasa saya gunakan di BlankOn Tambora X.

Kazam

Sering bikin dokumentasi dikomputer, atau lagi nyari software perekam layar alternatif Camtasia Studio di GNU/Linux? Kalo iya, kalian bisa menggunakan Kazam Screencaster. Aplikasi ini sangat ringan dan mudah digunakan, dan yang pasti gak ada watermark-nya. Untuk menginstallnya kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt update && sudo apt install kazam -y

Audacity

ludywebid
Pengen ngedit audio atau ngilangin noise di rekamannya? Tenang aja, kita bisa menggunakan Audacity. Sebenarnya software ini juga tersedia di sistem operasi sebeleh, bagi kalian yang sudah terbiasa dengan software Open Source mungkin udah gak asing lagi ya. Untuk menginstallnya kita tinggal ketik perintah berikut;
sudo apt update && sudo apt install audacity -y

OpenShot

ludywebid
Pengen ngasilin “recehan dollar” dari YouTube??? Atau mau edit video dokumentasi kegiatan sekolah??? Kalo iya, kita bisa menggunakan OpenShot Video Editor yang lebih powerfull dibanding Windows Movie Maker. Gak percaya??? Coba aja sendiri, tapi kita harus nginstall dulu dengan mengetik perintah berikut;
sudo apt update && sudo apt install openshot -y

Programming

ludywebid
Pengen jadi programmer atau emang udah jago ngoding dari lahir??? Kalo iya, saya saranin kalian coba Distro GNU/Linux. Kenapa, karena selain lebih murah (kalo gak mau dibilang gratis) juga lebih aman. Mungkin ada yang nanya, kok bisa gitu??? Ya bisa donk, karena dengan menggunakan Distro GNU/Linux kita akan terlatih untuk menghargai karya orang lain. Jadi kita udah gak usah ribet-ribet lagi nyari crack-an supaya software code editor kita full versi. Buat yang udah ngerasain begadang berhari-hari bikin program, tentunya gak mau donk kalo programnya “dibajak” orang lain???

Terus untuk software ngoding-nya gimana tuh???

Tenang aja, rata-rata software code editor itu sifatnya multi platform kok, artinya udah nyediain versi GNU/Linux nya juga, Sublime-Text dan Atom contohnya.

Sublime-Text

ludywebid
Salah satu code editor yang banyak digunakan untuk ngoding adalah Sublime-Text. Untuk menginstallnya di BlankOn Tambora X cukup gampang kok, disitus resminya sublime-text sudah disertakan tutorialnya termasuk menginstall sublime-text di BlankOn Tambora X. Supaya lebih jelas lagi, berikut tahapan installasi Sublime-Text di BlankOn Tambora X.

Pertama kita buka Terminal, trus kita copas perintah berikut;
wget -qO - https://download.sublimetext.com/sublimehq-pub.gpg | sudo apt-key add -
Jangan lupa untuk memasukkan password user kalian. Trus, kita install terlebih dahulu paket apt-transport-https dengan cara ketik (copas) perintah berikut;
sudo apt-get install apt-transport-https
Setelah paket apt-transport-https terinstall, langkah selanjutnya adalah dengan menambahkan repository Sublime-Text dengan mengetik (copas) perintah berikut;
sudo echo "deb https://download.sublimetext.com/ apt/stable/" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/sublime-text.list
Jika sudah ditambahkan, langkah selanjutnya adalah dengan membperbaharui (update) daftar repository dan menginstall Sublime-Text dengan mengetik perintah berikut;
sudo apt update && sudo apt install sublime-text -y
Koneksi internetnya harus lancar ya, supaya gak terjadi error saat proses installasinya. Kalo semua tahapan diatas sudah kita lakukan, Sublime-Text sudah bisa kita gunakan untuk ngoding.

Internet

Meskipun BlankOn Tambora X sudah menyertakan Firefox dan Geary Mail sebagai aplikasi bawannya, namun bagi saya pribadi aplikasi tersebut masih kurang “powerfull” khususnya Geary Mail. Untuk itu kita bisa menginstall aplikasi tambahan secara terpisah, berikut aplikasi yang saya sarankan dalam kategori Internet;

Google Chrome

Sebenernya dengan menggunakan Firefox pun sudah sangat mencukupi kebutuhan kita dalam berselancar didunia si Maya hihihi. Tapi karena satu dan lain hal, mau gak mau saya harus menginstall Google Chrome sebagai Web Browser tambahan. Alasannya karena masih banyak website online yang biasa saya gunakan yang “merekomendasikan” untuk dibuka menggunakan Google Chrome.
Untuk menginstallnya di BlankOn Tambora X, kita harus mendownload terlebih dahulu file installernya kemudian menginstall nya secara manual melalui Terminal atau Gdebi.
Sebagai informasi, sebaiknya kita terhubung ke Internet, karena ada dependensi paket yang harus diinstall agar Google Chrome bisa berlajan di BlankOn Tambora X. Copas perintah berikut satu persatu untuk menghindari error
wget -c https://dl.google.com/linux/direct/google-chrome-stable_current_amd64.deb
sudo dpkg -i google-chrome-stable_current_amd64.deb
sudo apt update && sudo apt install -f
Sayangnya Google Chrome hanya menyediakan versi 64bit, jadi buat kalian yang menggunakan 32bit, bisa mencoba Chromium Browser yang memiliki tampilan sama dengan Google Chrome. Caranya, ketik perintah berikut didalam Terminal
sudo apt update && sudo apt install chromium-browser -y

Thunderbird

Sebagai informasi, Thunderbird ini masih saudaraan dengan Firefox. Manurut saya pribadi, Thunderbird merupakan software E-Mail Client Gratis Terbaik. Selain tampilannya yang user friendly, Thunderbird juga cukup mudah diintegrasikan dengan akun Gmail, Yahoo dan E-mail lainnya. Pokoknya rugi deh kalo dilewatkan begitu saja hihihi…

Untuk menginstallnya sangat mudah, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt update && sudo apt install thunderbird -y

Kustomisasi BlankOn Tambora X

ludywebid
Rasanya kurang afdol kalo pake distro GNU/Linux tapi gak ngoprek (kustom) tampilannya. Kalo di Ubuntu kita kenal aplikasi yang namanya Ubuntu-Tweak atau Unity-Tweak-Tool. Di BlankOn Tambora sudah tersedia aplikasi serupa yang bernama BlankOn-Tweak. Ya, dari namanya saja memang mirip dengan Ubuntu-Tweak, karena dari fungsi dan tampilannya-pun sama. Perbedaannya BlankOn-Tweak memang dikhususkan untuk berjalan di BlankOn.
Buat temen-temen yang udah familiar dengan Ubuntu-Tweak pastinya bakal langsung terbiasa menggunakan BlankOn-Tweak. Berikut tampilan BlankOn-Tweak;

Install BlankOn-Tweak

Seperti yang udah disinggung di atas, aplikasi ini memang sengaja di develop untuk berjalan di BlankOn dan pastinya sudah tersedia di repository jadi buat nginstallnya kita cukup mengetik di terminal perintah berikut.
sudo apt install blankon-tweak -y
Setelah beres installasi, kita bisa langgung memanggilnya melalui terminal dengan mengetik blankon-tweak. Pada kasus saya aplikasi blankon-tweak tidak bisa terbuka dan ada keterangan error seperti berikut;
Untuk mengatasi hal tersebut, kita bisa mengedit berkas dbusproxy.py yang berada di direktori “/usr/lib/python2.7/dist-packages/blankontweak/policykit/dbusproxy.py” dengan mengetik
sudo nano /usr/lib/python2.7/dist-packages/blankontweak/policykit/dbusproxy.py
Catatan: Disini saya menggunakan text editor nano, jika ingin menggunakan Gedit, tinggal diganti saja menjadi;
sudo gedit /usr/lib/python2.7/dist-packages/blankontweak/policy/dbusproxy.py
Kemudian kita edit (tambahkan tanda # didepan) source berikut
from IN import INT_MAX
MAX_DBUS_TIMEOUT = INT_MAX / 1000.0
Sehingga menjadi seperti gambar berikut;
Untuk menyimpan hasil editing, kita tekan F2 kemudian tekan Y lalu enter.
Sekarang Aplikasi BlankOn Tweak sudah bisa berjalan.

Fitur BlankOn Tweak

Setidaknya ada 4 fitur utama yang disajikan oleh aplikasi ini diantaranya adalah.

Overview

ludywebid
Saat BlankOn Tweak dibuka, kita akan disuguhkan Menu Overview yang berisi informasi tentang komputer kita. Informasinya udah cukup lengkap, mulai dari Informasi Perangkat Keras (Hardware) yang digunakan, Informasi mengenai Desktop seperti nama komputer, jenis arsitektur apakah 32 atau 64bit, jenis Distro GNU/Linux dan juga lingkungan desktop yang digunakan (Desktop Environment).

Tweaks

ludywebid
Buat kalian yang pengen custom tampilan BlankOn Tambora X nya bisa pilih ke tab Tweaks. Di Tab Tweaks ini kita bisa mengganti jenis Font yang digunakan, mengganti Tema BlankOn, Mengganti setinggan Login, mengganti icon, dan sebagainya.

Admins

ludywebid
Dibagian Tab Admins ini, kita bisa menambahkan PPA melalui Source Center, menginstall aplikasi melalui Application Center dan mengganti Repository melalui Source Editor. Jadi kita gak usah lagi “ribet” ngapalin perintah di terminal. Kita juga bisa ngeliat shortcut apa aja yang berfungsi di BlankOn Tambora X.

Janitor

ludywebid
Buat kalian yang suka bersih-bersih, bisa melakukannya di tab Janitor. Cara kerjanya sama kayak software Ccleaner di Microsoft Windows. Kita bisa menghapus cache yang berada pada web browser, menghapus Cache Thumbnail, dan menghapus Cache yang dihasilkan saat menginstall aplikasi melalui APT. Dengan membersihkan Cache tentunya akan menambah ruang pada hardisk kita.

Download Ebook Panduan BlankOn Tambora X

Untuk mendapatkan versi Ebook Panduan BlankOn Tambora X Untuk Pemula, kalian bisa langsung mendownloadnya GRATIS... Silahkan sebarkan Ebooknya secara GRATIS, semoga bermanfaat…

Penutup

Terima kasih sudah membaca E-Book Panduan BlankOn Tambora X Untuk Pemula sampai selesai. Mohon maaf jika terlalu banyak salah dalam penyampaian isi E-Book. Please CMIIW (Correct Me If I’m Wrong). Sampa jumpa di Seri GNU/Linux For Daily Use selanjutnya.

Komentar (0)

Posting Komentar

Dilarang NYEMPAM ya...