Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)

Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Pengen bikin website tapi masih bingung harus mulai dari mana...???

Kalo iya, mungkin postingan ini bisa membantu menjawab pertanyaan kalian... Harapannya sih seperti itu...

Karena dalam postingan ini, akan dijelaskan langkah-langkah untuk membuat website dari nol sampai bisa diakses melalui internet (online). Sesuai judulnya, materi di postingan ini isinya dikhususkan untuk pemula dan akan langsung praktek.

Tapi tenang aja, meskipun bakal banyak praktek, semua tahapannya akan kita lakukan dengan cara yang paling mudah kok. Bahkan saking mudahnya, bisa dilakukan oleh semua kalangan.

Nah, supaya lebih mudah mempraktekkan isi postingan ini, pembahasannya bakal saya bikin berseri, dan ini adalah Seri Pertama-nya. Semoga aja seri selanjutnya bisa selesai secepatnya.

Tapi kalo setelah membaca postingan ini (sampai selesai) dan ngerasa masih butuh "materi" lainnya, bisa membacanya di kategori Hosting (silahkan klik) sambil nunggu versi eBook-nya keluar.

Pengenalan Website

Meskipun rasanya "kurang tepat" untuk membahas hal ini (karena mungkin kalian udah lebih tau dari saya haha), tapi supaya lebih afdol, kita akan mengulas secara singkat apa itu website.
Website adalah sebuah halaman statis yang bisa diakses melalui internet. Fungsinya akan tergantung dari tujuan awal pembuatannya, bisa sebagai Personal Blog (Catatan Kehidupan, Curhatan, Tutorial, dsb...), Portofolio Perusahaan (Profil Perusahaan, Agenda Perusahaan, Program Kerja Perusahaan, dsb...) atau Toko Online (Jualan).
Nah, agar website bisa diakses melalui internet, minimal ada dua hal yang kita butuhkan, yaitu Hosting & Domain.

Hosting (Rumah)

Hosting adalah sebuah tempat yang berfungsi untuk menyimpan file website kita. Semakin banyak file yang kita punya, makin besar juga ruang yang harus disediakan. Ada banyak jenis Hosting yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan. Mulai dari yang gratis sampai berbayar.

Tapi saya gak nyaranin hosting gratisan, selain kurang nyaman, kita juga gak punya kontrol penuh terhadap website kita.
Pilih aja Hosting yang Premium (berbayar) sesuai dengan kebutuhan.
Untuk jenis Hostingnya sendiri, secara "umum" terbagi menjadi 3 bagian, diantaranya;

Shared Hosting

Untuk yang pertama, ada yang namanya Shared Hosting, atau gampangnya "Kos-Kosan Website". Maksudnya website kita bakal disimpen bersamaan dengan website lainnya dalam sebuah server. Untuk jumlah websitenya bisa ratusan, ribuan bahkan lebih. Tergantung "kebijakan" dari layanan Hosting yang kita gunakan.
Keuntungannya, harga sewanya bakal relatif murah, tapi kerugiannya semua "sumber daya" server akan dibagi-bagi. Kalo ada 1 aja website yang "rakus", website lainnya cuma kebagian "sisanya" aja, ato gak kebagian sama sekali.

VPS

Jenis Hosting yang kedua namanya VPS (Virtual Private Server) atau gampangnya "Rumah Susun Website". Sebenernya konsep kerjanya masih mirip kayak Shared Hosting, cuma bedanya kalo di VPS masing-masing website punya "sumber daya" yang udah ditentuin dari awal. Jadi gak usah khawatir "gak kebagian" jatah karena udah dihabisin sama website sebelah.
Harganya lebih mahal kalo dari Shared hosting, sebanding lah ya dengan keuntungan yang didapatkan.

Dedicated

Jenis Hosting terakhir (dalam postingan ini) adalah Dedicated Hosting, atau gampangnya "Rumah Sendiri". Keuntungannya udah jelas, semua sumber daya server digunakan untuk website kita.
Harganya paling mahal dibanding 2 saudaranya (Shared & VPS Hosing).

Tips Memilih Hosting

Saran saya, pilih sesuai kebutuhan. Untuk pemula bisa memulainya dari Shared Hosting -> VPS Hosting -> Dedicated Hosting.

Domain (Alamat)

Nah, untuk mengakses file yang ada dihosting, dibutuhkan alamat, disinilah Domain berperan sebagai alamat dari website. Selain itu, salah satu fungsi dari Domain adalah sebagai identitas dari Website yang kita kelola.

Dari segi "sifatnya", Domain bisa kita bagi menjadi 2 bagian;

Domain Universal

Pertama, Domain yang bersifat Universal. Artinya, nama Domain ini bisa digunakan untuk "apa saja". Contoh yang paling populer adalah Domain .Com. Saran saya, pilih aja nama Domain .Com karena lebih gampang diingat dan udah "punya nama" dikalangan masyarakat pada umumnya, termasuk orang awam.
Bisa dibilang (bagi kebanyakan orang), semua website diinternet "pasti" akhirannya .Com.

Domain Khusus

Kedua, ada Domain yang bersifat khusus dan gak bisa dipakai sembarangan. Misalnya, Domain dengan ekstensi (akhiran) .Edu, .Sch.Id Domain ini khusus untuk Dunia Pendidikan yang sudah memiliki izin operasional resmi. Karena untuk mendapatkannya dibutuhkan persyaratan khusus seperti surat izin dan sebagainya.

Tips Memilih Domain

Saran saya, pilih layanan Hosting yang ngasih Domain Gratis. Jadi kita gak usah "pusing" nyetting Domain agar mengarah ke Hosting. Sekaligus bisa menghemat pengeluaran.

Metode Pembuatan Website

Oke, kita masuk ke metode (cara) membuat website. Secara umum, ada 2 cara yang bisa kita tempuh untuk membuat website.

Ngoding

Yang pertama, kita bisa ngoding dari NOL. Cuman masalahnya, kita minimal harus bisa menguasai 5 "Bahasa" Pemrograman, yaitu HTML, CSS, JavaScript, MySQL, dan PHP.

Kebayang kan berapa lama waktu yang harus kita lalui...???

Berarti buat yang belum bisa ngoding (termasuk saya) gak punya kesempatan buat punya website donk...???

Ya enggak-lah, kita bisa menggunakan yang namanya CMS.

Apa Itu CMS

Simplenya, CMS (Content Management System) adalah sebuah software yang digunakan untuk membuat website. Nah, karena CMS berbentuk software, jadi kita tinggal "memahami" cara kerja software tersebut. Ada banyak banget CMS yang bisa kita pilih, mulai dari yang gratis sampe berbayar.

Daripada bingung ngebandingin antara CMS satu dan lainnya, mending kita ngikutin trend aja dan pilih yang paling banyak digunakan, dan WordPress-lah yang jadi "juaranya".

Jadi kedepannya kita akan membuat website menggunakan WordPress.

TIPS;

Meskipun kita menggunakan CMS WordPress, namun keahlian "web programming" akan banyak membantu, jadi gak ada salahnya untuk kita pelajari sambil berjalan.

Hosting Pilihan

Setelah kita menentukan metode pembuatan website, sekarang kita cari layanan Hosting yang bisa mengakomodir kebutuhan kita. Supaya lebih mudah seperti transaksi dan konsultasi, saran saya kita pilih aja layanan hosting dari dalam Negeri. Ada beberapa Penyedia Layanan Hosting di Indonesia, IDwebhost salah satunya.

Check List Kebutuhan Layanan Hosting

Dibagian ini kita akan coba membuat list dari layanan yang kita butuhkan.

(√) Hosting WordPress?

Karena website yang akan dibuat menggunakan WordPres, baiknya sih kita cari Hosting yang udah dioptimalin untuk WordPress. Dan IDwebhost punya paket khusus WordPress yang ngasih fitur plus-plus. Diantaranya, Gratis Domain, Gratis 50 Template Premium, SSL Gratis, sampai Gratis SEO Audit, sampai Gratis Konsultasi SEO (cek disini).

Harganya dan fiturnya-pun beragam, tinggal pilih sesuai kebutuhan.

Point pertama, mau gak mau kita kasih ceklis (√).

(√) Jam Terbang?

IDwebhost pengalaman sejak tahun 2004, pasti udah banyak makan asam garam didunia perhostingan. Buktinya aja mereka punya 100k lebih pelanggan. Trus, IDwebhost juga jadi perusahaan pertama di Indonesia yang terakreditasi ICANN (organisasi akreditasi domain di seluruh dunia).

Ini point yang harus dijadiin bahan pertimbangan, soalnya udah banyak "curhatan" diluaran sana yang ngerasa "ketipu" karena layanan hostingnya tiba-tiba ngilang, atau Domainnya yang gak bisa diperpanjang. Gak mau kan jadi salah satu diantaranya?

Point kedua, lagi-lagi kita kasih ceklis (√)

(√) Support?

Ini hal yang menurut saya paling penting, karena apalah artinya semua fitur diatas tanpa support dari penyedia layanan. Terlebih buat newbie seperti kita yang masih minim pengalaman. Gak mau juga kan ngerasa dirugiin karena gak dapet pelayanan yang memuaskan?.

Nah, kabar baiknya, IDwebhost menyediakan layanan support 7x24 jam. Bisa lewat telpon, sms, whatsapp, atau email. Pengalaman saya selama ber-whatsapp-an sama customer service nya, hasilnya memuaskan.

Point ketiga, saya rasa harus kita kasih ceklis lagi (√)

(√) Garansi?

Dengan beragam fasilitas yang IDwebhost sediakan, ada satu lagi yang penting. Yaitu IDwebhost ngasih Garansi 30 Hari Uang Kembali kalo kita ngerasa gak puas sama pelayanan yang mereka berikan.

Point keempat kita ceklis lagi donk (√)

Dari sini kita bisa simpulin kalo IDwebhost udah memenuhi kebutuhan kita untuk membuat website menggunakan WordPress.

Buat kalian yang pengen nyari alternatif layanan hosting lainnya bisa melihat artikel yang udah saya tulis disini (silahkan klik).

Cara Memesan Layanan WordPress Hosting Di IDwebhost & Mendapatkan Tambahan Diskon 10%

Oke, sekarang kita coba beli layanan Hosting WordPress sekaligus dapetin tambahan diskon 10%. Tenang aja, caranya gampang kok, karena sebagian besarnya dilakukan dihalaman yang sama, tinggal scroll kebawah aja.

Nah, untuk mendapatkan fitur melimpah yang ada di WordPress Hosting dari IDwebhost, ada beberapa tahapan yang harus kita lalui.

Pertama kita browsing kesitus IDwebhost (silahkan klik), trus kita scroll kebawah (footer) sampai nemu tulisan kayak gini;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Kita klik WordPress Hosting yang ada tanda panahnya.

Trus kita bakal diarahin kehalaman khusus, disitu udah ada penjelasan kelebihan Hosting WordPress dibanding Hosting biasa. Nah, untuk ngeliat paket yang disediain, kita scroll lagi agak kebawah dikit, sampe nemu tampilan kayak gini;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Saran saya, pilih aja antara Paket WordPress Mezzo atau WordPress Soprano, karena nanti kita bakal dapet Domain Seumur Hidup dan SEO Audit Gratis (supaya website kita muncul dihalaman pertama Google). Kalo udah milih paket, kita bakal dibawa kehalaman kayak gini;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Kita cari dulu nama domain yang akan digunakan untuk website kita. Tinggal ketik aja nama Domain yang kita pengen, trus klis Cari.

Nanti bakal muncul hasilnya dibawah. Saran saya, pilih aja yang ekstensinya .COM.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Kalo nama domain masih tersedia, tinggal kita pilih Beli Sekarang. Terus, kita akan dibawa ketahapan selanjutnya (tinggal scroll kebawah).

Kayak gini gambarnya;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Dibagian ini kita diminta untuk memilih fitur tambahan, sebagai contoh saya akan mengamankan informasi domain untuk menghindari spam dan scam. Selain itu, ada juga fitur menarik lainnya seperti Google Index, 25 Social Bookmarking Submission, 50 Iklan Indonesia Submission dan sebagainya, karena ini sifatnya opsional, silahkan pilih sesuai selera dan kebutuhan.

Kalo udah, kita scroll lagi kebawah;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Dibagian ini, kita bisa pilih ulang paket WordPress Hostingnya, ya kali aja berubah fikiran kan hehe... Dibagian atas ada 3 paket WordPress Hosting, trus dibawahnya akan keterangan spesifikasinya. Kalo udah yakin, kita scroll lagi kebawah.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nah, sekarang kita pilih durasi kontrak-nya. Makin lama durasinya makin gede juga potongan (diskonnya). Kalo udah ditentuin, kita scroll lagi kebawah.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Selanjutnya kita isi data diri, mulai dari nama, alamat lengkap, alamat email, metode pembayaran dan sebagainya. Kalo udah, kita scroll lagi kebawah.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nah, sekarang kita masukkan konde kupon aff-ludywebid untuk dapetin lagi bonus diskon 10%. Lumayan kan, uangnya bisa kita pake buat nraktir bakso.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nah, jangan lupa untuk klik Validasi Kode Kupon. Kalo kode kuponnya gak bisa digunain, kasih tau saya ya...
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Sekarang kita udah dapet tambahan diskon 10%. Klik Ceckout. Nanti kita bakal nerima invoice pembayaran WordPress Hosting, tenang aja, Invoice nya otomatis dikirim ke alamat email yang kita daftarkan tadi kok.

Cara Menginstall WordPress

Kalo proses pembayaran udah beres, biasanya gak lama Hosting & Domain kita udah bisa diakses. Caranya gampang aja, kita tinggal masuk ke cPanel trus menginstall WordPress melalui Softaculous. Buat masuk ke cPanel, kita browsing ke alamat
http://alamatdomain/cpanel
atau
http://cpanel.alamatdomain
atau
http://alamatdomain:2082
Trus login sama username dan password yang dikasih via email.

Eh, kok ribet ya…???

Karena tahapannya cukup njlimet khususnya untuk pemula. Saran saya, kita minta aja bantuan tim IDwebhost yang menginstallkan WordPress. Tentunya simple dan gak pake ribet...

Pengenalan Dashboard WordPress

Sekarang kita masuk ke Dashboard atau halaman Back End dari WordPress kita. Alamatnya ada di
http://alamatwebsite/wp-admin
Setelah login, kita akan disambut dengan tampilan yang kurang lebih kayak gini.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Meskipun kelihatannya ada banyak banget item, tapi kita gak usah khawatir, perlahan tapi pasti kita bakal mengerti dengan sendirinya kok. Nah, untuk postingan ini, kita akan coba bahas yang paling umum (sering digunain) oleh Blogger. Diantaranya;

Perbedaan Post & Page WordPress

Oke, kita lanjutkan "ngulik" fitur WordPress, yaitu perbedaan Post dan Page, karena cukup banyak juga yang masih bingung perbedaan diatara keduanya. Yuk kita bahas supaya lebih jelas lagi.

Post

Post disini berfungsi buat format tulisan yang sifatnya dinamis atau per-artikel. Misal, kalian mau nulis pengalaman jalan-jalan ke Kebun Binatang Ragunan, Cara Memasak Nasi Liwet, kisa bisa menuliskannya dibagian Post.

Nantinya artikel yang kita buat dibagian post akan diterbitkan dari artikel terbaru ke artikel terlama, sesuai waktu terbitnya.

Cara Membuat Postingan

Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nah, buat bikin postingan caranya gampang banget, kita tinggal masuk ke alamat
http://alamatwebsite/wp-admin/post-new.php,
Kemudian tulis apa yang mau disampein. Jangan buru-buru dipublish, kita bisa kok ngeliat preview-nya. Nah, kalo udah yakin, tinggal kita klik publish.

Page

Sedangkan kalo kalian mau bikin artikel yang sifatnya statis (jarang diubah) kayak tentang saya, informasi kontak, portofolio, bisa menuliskannya didalam Page.

Cara Membuat Halaman

Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nah, untuk membuat halaman juga caranya gak jauh beda kayak bikin postingan.
http://alamatwebsite/wp-admin/post-new.php?post_type=page
Dipreview juga ya, khawatir ada yang kurang, Nah, kalo udah yakin, tinggal klik Publish.

Halaman Penting Website

Supaya website yang kita punya kelihatan lebih professional dan bisa berinteraktif dengan pengunjung, ada beberapa halaman yang sebaiknya ada, berikut diantaranya;

(√) About (Tentang Saya)

Halaman ini berisi informasi singkat tentang website, seperti profil pemilik website, tema yang diangkat didalam website, tujuan pembuatan website, dan sebagainya.

(√) Alamat Kontak

Nah, buat memfasilitasi tanggapan dari pengunjung, kita harus punya halaman khusus yang menyertakan kontak kita. Siapa tau aja setelah membaca postingan kalian, ada yang tertarik ngajakin kerjasama.

Cara bikinnya gampang kok, kita bisa pakai plugin, untuk tutorialnya bakal kita bahas dipoint selanjutnya.

(√) Disclaimer

Satu lagi halaman yang gak kalah pentingnya, yaitu Disclaimer. Halaman ini biasanya nyertain informasi yang berhubungan dengan penyajian konten. Contohnya, dalam sebuah artikel, besar kemungkinan kita bakal mencari referensi dari situs luar yang mungkin punya kebijakan yang berbeda dengan website kita. Atau mungkin kita bakal nge-review sebuah produk.

Nah, dihalaman Disclaimer inilah kita jelasin. Kalo bingung apa aja yang harus dicantumin, gak usah khawatir, kita bisa pakai tool online yang udah nyediain pembuatan Disclaimer disini.

Template (Tips & Trik)

Kalo sebelumnya kita udah ngebahas konten (isi artikel) yang merupakan point utama dalam sebuah website. Dibagian ini kita akan bermain dengan tampilan website.

Kalo dianalogiin, template ini kayak "baju" yang digunakan. Tinggal pilih sesuai karakter website atau selera kalian. Cara gantinya gampang, tinggal masuk kealamat
http://alamatwebsite/wp-admin/themes.php
Trus pilih template yang udah disediain.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)

Tips Memilih Template

Karena pengguna smartphone lebih banyak dibanding laptop, jadi sangat disarankan kita pilih template yang responsive. Artinya, tampilan website kita akan secara otomatis menyesuaikan dengan lebar layar yang digunakan.

Gak mau juga kan kalo website kita tampilannya berantakan saat dibuka dismartphone?

Rata-rata template keluaran sekarang udah punya fitur responsive kok, termasuk yang dibawa WordPress. Tapi kalo masih ragu, kita bisa dengan mudah mengeceknya melalui situs ini.

Caranya gampang, tinggal kita masukkin alamat website kita, kemudian klik scan. Gak lama bakal muncul keterangan udah responsive atau belum templatenya.

Setelah Menginstall WordPress

Nah, sekarang kita masuk ketahapan yang menurut saya sih paling penting, yaitu perawatan webiste WordPress. Gak cuma perasaan aja yang perlu dirawat, website juga loh, eh... Tapi ini seriusan, luput aja dari hal yang satu ini bisa mengakibatkan WordPress kita "kegerus" zaman.

Jadi, khusus point ini saya akan bagi beberapa tips & trik standard merawat WordPress, berikut diataranya;

(√) Update Konten Secara Berkala

Nah, ini yang paling penting diantara point-point lainnya. Dengan meng-update konten secara berkala, akan menjaga eksistensi blog kita dimata mesin pencari (search engine). Gak mesti tiap hari, boleh seminggu sekali, bahkan sebulan sekali, yang penting konsisten.

Analoginya gini, search engine itu kayak manusia, ketika dia mengunjungi website kita tapi gak ada konten terbaru, dia bakal "kecewa", sebaliknya ketika search engine berkunjung ke website kita dan dapet konten baru, dia bakal senang, meskipun seminggu sekali senengnya haha...

(√) Rutin Update Patch (Keamanan)

Namanya juga teknologi yang selalu berkembang setiap hari. WordPress pun demikian, nah untuk mengantisipasi adanya celah keamanan, kita kudu rutin update WordPress ke versi terbaru.

Caranya gampang banget kok, tinggal masuk ke Dashboard trus pilih Updates.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nanti bakal ada keterangan apa aja yang perlu diupdate. Atau biasanya notifikasi update-nya udah muncul otomatis ketika kita masuk Dashboard.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Tinggal kita klik Update Now.

Kayaknya untuk postingan Seri Pertama tentang Website ini saya cukupkan... Kalo ada yang mau ditanyain atau butuh tutorial lainnya, bisa disampein lewat halaman ini (sambil nunggu lanjutan postingan-nya keluar).

Semoga bermanfaat...

Postingan terkait: