Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula

Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula



Untuk mengawali materi, pada episode ini kita akan membahas secara singkat mengenai WordPress, mulai dari definisi WordPress, sosok dibelakang layar WordPress dan sejarah perkembangan WordPress.

Apa Itu WordPress?

Oke, kita buka dengan sebuah pertanyaan.

WordPress tuh apaan sih?

Simple-nya gini,
WordPress adalah software untuk membuat blog/website.
Udah gitu aja, gak usah terlalu dipikirin semua definisi yang bertebaran diluaran sana.

Santai aja, karena ini bukan soal Agama.

Artinya kita gak akan pernah dicap sebagai seorang “pendosa” kalo gak tau definisi WordPress secara lengkap.

Yang penting kita bisa menggunakannya.

Tapi kalo-pun mau tau definisi yang lebih rinci, kita bisa langsung ngutip dari Wikipedia;
WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine). WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software). Selain sebagai blog, WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya
Kalo masih kurang puas juga, kalian bisa langsung mencari dari situs resminya dialamat wordpress.org, kayak gini kurang lebih;
WordPress is software designed for everyone, emphasizing accessibility, performance, security, and ease of use. We believe great software should work with minimum set up, so you can focus on sharing your story, product, or services freely. The basic WordPress software is simple and predictable so you can easily get started. It also offers powerful features for growth and success.
Nah… Terserah deh mau pake definisi yang mana…

Udah fix ya, dengan menggunakan WordPress, kita bisa membuat blog/website dengan mudah.

Saking mudahnya, kita “gak perlu” dituntut untuk ngerti bahasa pemrograman web sekalipun.

Kalo udah tau apa itu WordPress, sekarang kita intip siapa orang dibalik layar WordPress.

Dibelakang Layar WordPress

Kalo WordPress adalah sebuah software, trus pertanyaannya sekarang, siapa sih pembuat software Wordpress?
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
sumber gambar: wikmedia
Namanya Matt Mullenweg.

Udah kenal kan sekarang?

Nah, buat kalian yang pengen kenal sama Om Matt lebih lanjut, bisa langsung main ke Blognya dialamat https://ma.tt

Sejarah Perkembangan WordPress

Sedikit kepo…

WordPress pertama kali dipublish pada tanggal 27 Mei 2003.

Meskipun tujuan awalnya WordPress dibuat sebagai platform membuat Blog, namun seiring dengan berjalannya waktu ceileh udah kayak surat cinta aja akhirnya WordPress bisa digunakan untuk membuat Website, bahkan yang kompleks sekalipun.

Namanya juga software, pasti akan mengalami transformasi kearah yang lebih baik. Nah, untuk edisi eBook ini, saya menggunkan WordPress versi 5.

Tapi tenang aja, karena secara umum, cara menggunakannya gak akan jauh berbeda alias sama.

Jadi kalaupun pas kalian praktik WordPress nya udah versi 6, 7, 8 atau seterusnya, tutorial disini masih bisa dipraktikkan kok.

Kenapa Memilih WordPress?

Oke, supaya lebih mantap, sekalian aja saya sampein beberapa sedikit alasan kenapa sih kita memilih WordPress.

WordPress Itu Gratis

Nah, kalo alasan yang satu ini kayaknya udah gak usah dijelasin lagi lah ya…

Pun dengan WordPress, karena bisa didapatkan secara gratis, WordPress sangat populer dikalangan blogger.

Nah, sekarang muncul lagi pernyataan;
Yang gratis itu kan biasanya gak bagus, namanya juga gratisan.
Eit… Jangan salah, dalam kasus ini (WordPress) pernyataan itu sangat salah.

Kenapa?

Jangan lupa kalo WordPress itu adalah Open Source.

Dan didalam dunia Open Source, komunitas adalah kunci.

WordPress itu dikembangkan oleh jutaan orang didunia secara sukarela.

Artinya WordPress sangat dicintai oleh penggunanya.

Ini yang menjamin keamanan dan kestabilan WordPress.

WordPress Itu Mudah Digunakan

Ya…

WordPress itu sangat mudah digunakan, bahkan untuk orang yang belum pernah bersentuhan dengan dunia per-website-an sekalipun.

Kalo gak percaya, coba aja buktiin sendiri dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Saya jamin Anda sudah bisa membuka jasa membuat blog/website dari nol sampai online.

Kalo kurang cukup, kita tinggal buka Google lalu ketik Belajar WordPress.

Dijamin, akan ada ribuan bahkan jutaan tutorial yang siap memandu kita mempelajari WordPress.

WordPress Itu Sudah Terbukti & Teruji

Alasan terakhir pada artikel kali ini adalah, WordPress itu sudah terbukti & teruji.

Ada banyak banget yang membangun website mereka menggunakan WordPress.

Sebagian kecil diantaranya;
  • SONY → http://blog.us.playstation.com/
  • CNN → http://www.cnn.com/exchange/blogs/index.html
  • Forbes → http://blogs.forbes.com/
Daftar diatas diambil dari https://wordpress.com/notable-users/

Untuk memperkuat alasan saya, mari kita intip daftar CMS yang ada didunia.
Urutan CMS Populer Di Dunia Paling Banyak Digunakan
sumber gambar (klik)
Kalo mereka aja menggunakan WordPress, kenapa kita harus memilih yang lain?

Udah deh, gak usah terlalu ingin tampil beda dengan memilih CMS lain.

Kecuali kita bisa ngoding sendiri.

Tapi kalopun bisa ngoding, pastinya akan lebih pede ngoding sendiri. Kalo saya sih gitu, cuman males aja ngodingnya hihihi...

Oke, untuk teori-nya saya rasa kita cukupkan saja.

Mending langsung praktik, sesuai dengan judul utama postingan ini yaitu Panduan Praktis WordPress.

Nah, untuk tutorial kali ini kita akan membangun website secara offline terlebih dahulu atau menginstallnya kedalam komputer.

Kenapa?

Karena lebih simpel dan gak ribet.

Oke, kita langsung aja pembahasannya.

Persiapan Menginstall WordPress Kedalam Komputer

Sebelum memulai praktik installasi WordPress kedalam komputer, ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan. Tapi tenang saja, semuanya bisa kita dapatkan secara gratis. Yang penting ada koneksi internet untuk mendownloadnya.

Apa aja yang perlu kita siapin?

Cuma ada 2 kok, dan saya yakin salah satunya sudah kalian punya untuk membaca artikel ini secara online.

Web Browser

Kalo yang ini kayaknya udah gak usah saya jelasin lah ya.

Pastinya kalian udah sangat familiar dengan yang namanya Web Browser.

Tapi supaya artikel ini tambah panjang, dan berhubung saya menggunakan sistem operasi GNU/Linux, jadi sekalian aja deh saya sertain 2 Web Browser yang disarankan (beserta cara installasi di GNU/Linux) untuk praktik belajar WordPress dikomputer.

Firefox

Yang pertama udah pasti browser besutan Mozilla yaitu Firefox.

Bagi kalian pengguna GNU/Linux populer kayak Ubuntu dan Linux Mint, biasanya udah disertakan Firefox didalamnya.

Tapi kalopun mau di-install versi terbarunya, caranya cukup gampang, kita tinggal ketik perintah berikut didalam terminal;
sudo apt update && sudo apt install firefox -y && exit
Proses ini membutuhkan koneksi internet ya.

Untuk pengguna Windows, bisa langsung download file installer Firefox yang linknya ada dibawah;

File Installer Firefox
https://download.mozilla.org/?product=firefox-latest-ssl&os=win64&lang=id 64bit
https://download.mozilla.org/?product=firefox-latest-ssl&os=win&lang=id 32bit

Google Chrome / Chromium Browser

Web Browser selanjutnya kalian bisa pilih antara Google Chrome atau Chromium Browser.

Keduanya punya tampilan yang sama, bedanya kalo yang Google Chrome itu versi Freeware tapi kalo Chromium Browser itu versi Open Source.

Untuk pengguna Distro GNU/Linux Ubuntu dan Linux Mint, kedua Web Browser ini harus diinstall secara manual.

Caranya cukup gampang kok, tinggal copas perintah berikut satu-persatu didalam terminal.

Google Chrome
wget https://dl.google.com/linux/direct/google-chrome-stable_current_amd64.deb
sudo dpkg -i * google-chrome-stable_current_amd64.deb
sudo apt update
sudo apt install --fix-missing -y
exit

Chromium Browser
sudo apt update && sudo apt install chromium-browser -y && exit
Kalo boleh saran sih, mending pilih Chromium Browser aja karena Open Source.

Bitnami WordPress

Selanjutnya kita butuh file installer WordPress beserta Web Server untuk menjalankan WordPress kita.

Kalo biasanya kita akan menginstall WordPress secara manual, seperti menginstall terlebih dahulu Web Server dan komponen untuk menjalankan WordPress dikomputer, kemudian mengkonfigurasi file installer WordPress kedalam Web Server.

Meskipun sebenarnya tahapan tersebut mudah, tapi untuk pemula mungkin akan dibuat pusing.

Jadi supaya lebih singkat, kita bisa menggunakan sebuah aplikasi yang dibuat oleh Bitnami.

Aplikasi ini sudah memuat seluruh paket yang dibutuhkan untuk menginstall WordPress kedalam komputer.

Dan kerennya lagi, kita bisa mendapatkannya secara gratis, tinggal download.

Nah, untuk mendownload file installer tadi, pertama kita browsing ke alamat https://bitnami.com/stack/wordpress/installer (silahkan klik).

Kemudian kita pilih sesuai Sistem Operasi yang digunakan.

Supaya lebih jelasnya bisa lihat gambar berikut;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Sebagai contoh, karena disini saya menggunakan Sistem Operasi GNU/Linux, jadi saya memilih versi Linux.

Biasanya bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, kalo kalian mau bikin akun sekaligus dapet info terbaru dari Bitnami, bisa bikin akun, atau kalo mau download doank, pilih aja yang paling bawah No thanks, just take me to the download.

Bebas-bebas aja lah ya...

Ukurannya lumayan gede, diatas 100MB. Wajarlah ya, karena file ini udah mencakup semua komponen yang dibutuhkan untuk menjalankan WordPress didalam komputer (localhost).

Tahapan Installasi Bitnami WordPress Kedalam Komputer

Sekarang kita masuk ketahapan installasi WordPres kedalam komputer. Berhubung saya pake-nya Sistem Operasi GNU/Linux, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan supaya file installer-nya bisa kita install.

Tapi tenang aja, gampang banget kok.

Pertama kita ubah kasih permission supaya file installer tadi bisa dijalankan, caranya klik kanan pada file installer lalu pilih Properties.

Nah, kita cari Tab Permissions, trus kasih ceklis pada bagian Execute File As Program, supaya lebih jelasnya lagi bisa melihat gambar berikut;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, kalo udah dikasih ceklis, kita tutup dan refresh Nautilus file manager, caranya cukup tekan CTRL+R.

Sekarang, Bitnami WordPress-nya udah bisa kita install di GNU/Linux.

Untuk menjalankannya, kita klik kanan lalu pilih Run atau klik ganda di file installer tersebut.

Nah, buat kalian yang pake Windows, buat ngejalaninnya tinggal klik ganda atau klik kanan pilih Run As Administrator.
Secara garis besar tahapan installasinya sama aja kok, cuma beda folder installasinya aja. Akan dibahas selanjutnya, slow aja slow.
Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Kita pilih Bahasa yang akan digunakan, berhubung Bahasa Indonesia belum ada, jadi kita pilih aja bahasa default yaitu Bahasa Inggris.
Kita klik OK untuk melanjutkan installasinya.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Pada bagian ini, kita klik Next untuk melanjutkan installasinya.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, disini akan ada pilihan fitur apa saja yang ingin diinstall.

Kita biarkan saja default (semua terceklis) lalu pilih Next untuk melanjutkan installasinya. Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, dibagian ini kita diminta untuk memlilih lokasi installasi Bitnami WordPress.
Pilih aja sesuai selera.

Kerennya lagi untuk GNU/Linux, WordPress bisa kita install didalam home folder seperti gambar diatas.

Nah, supaya lebih gampang diinget, saya biasanya menghilangkan angka (versi WordPress) diakhirnya menjadi seperti ini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Kalo udah ditentuin, kita klik Next untuk melanjutkan installasinya.
Untuk pengguna Windows, biasanya folder installasinya akan ada di File System C dengan nama Bitnami
Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, sekarang kita isi informasi dari WordPress kita seperti;
  • Your Real Name : Isi aja dengan nama kalian, atau bebas.
  • Email Address : Isi dengan alamat email yang akan digunakan untuk WordPress
  • Login : Isi dengan nama (user) kalian yang akan digunakan untuk login
  • Password : Isi dengan password yang akan digunakan untuk login
  • Confirm Password : Ketik ulang password yang kalian isi
Kalo semuanya udah diisi, kita klik Next untuk melanjutkan installasinya.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, sekarang kita masukkin judul WordPress kita, tenang aja, ini bisa kita ubah nanti setelah proses installasinya selesai.

Sebagai contoh, disini saya menggunakan nama ludy’s blog.

Kalo udah diisi, kita klik Next untuk melanjutkan installasinya.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, dibagian ini kita biarkan default (tidak ada yang terceklis).

Karena WordPress-nya memang masih offline, jadi gak perlu-perlu amat buat nyetting GMail.

Terus kita klik Next lagi untuk melanjutkan installasinya.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, karena kita kan menjalankannya secara offline atau dikomputer, kita hilangkan tanda silang pada kotak, lihat gambar diatas untuk lebih jelasnya.

Kalo udah, kita klik Next untuk melanjutkan installasinya.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, kita bakal dikasih tau kalo proses installasi Bitnami WordPress akan segera berlangsung.

Kita klik Next lagi untuk melanjutkan installasinya.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, sekarang proses installasinya lagi berlangsung, mulai dari ekstrak file pendukung sampai konfigurasi database yang dibutuhkan untuk WordPress.

Tunggu aja sekitar 5 menitan.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, kalo udah muncul tampilan diatas, artinya proses installasi Bitnami WordPress kita udah selesai.

Langsung aja kita klik Finish untuk mengakhiri installasinya.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, secara otomatis akan terbuka Control Panel dari Bitnami WordPress.

Disanalah nantinya kalo kita pengen ngatur konfigurasi yang berhubungan dengan “Mesin” WordPress.

Tenang aja, gak usah dibawa pusing dulu.

Cuma sebagian kecil aja yang akan sering kita gunakan. Paling cuma Go To Application sama Open phpMyAdmin doank.

Yang lainnya bisa kita abaikan.

Tapi supaya lebih afdol, sekalian aja saya coba jelasin masing-masing fitur yang paling penting dari Control Panel Bitnami WordPress.

Untuk memudahkannya, akan kita bagi menjadi 3 Tab.

Pertama Tab Welcome, kedua Tab Manage Servers, ketiga Tab Servers Event.

Untuk tab pertama, berisi hal-hal yang standar dan gak terlalu penting amat buat kita (udah disinggung sebelumnya).

Mending kita masuk ke Tab Manage Servers aja.

Tampilannya kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, disini nih nantinya buat ngejalanin service sebelum mengakses WordPress melalui Web Browser.

Karena secara default, service Web Server dimatikan saat komputer pertama kali dihidupkan.

Perhatiin aja apa yang ada dialam kotak.

Sekarang kita masuk ke Tab terakhir yaitu Server Event, kayak gini tampilannya.
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, ini Tab yang sangat jarang saya gunakan.

Sesuai namanya, tab ini akan berisi informasi log dari server WordPress kita.

Misal tiba-tiba Web Server nya konflik (gak bisa jalan) tempat inilah yang pertama kita tuju untuk mengetahui permasalahannya.

Tapi sekali lagi, fitur ini sangat-sangat jarang kita gunakan, dengan syarat kita gak terlalu ekstrim ngotak-ngatik Control Panel Bitnami WordPress-nya.

Nah, saya rasa untuk pengenalan Control Panel Bitnami WordPress kita cukupkan.

Mending kita langsung fokus ke tampilan WordPress kita yang diakses melalui Web Browser.

Kurang lebih bakal kayak gini tampilannya.
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, biasanya akan terbuka Web Browser secara otomatis saat installasi Bitnami WordPress selesai.

Buat ngeliat tampilan WordPress yang kita punya, tinggal klik aja Access WordPress atau bisa juga langsung ketik alamat localhost:8080/wordpress nah, inilah alamat dari website kita didalam komputer.

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Inilah halaman HOME atau yang akan pengunjung lihat saat website kita sudah online.

Nah, kalo tadi itu halaman utama-nya, sekarang kita masuk ke dapur (Dashboard) WordPress dialamat localhost:8080/wordpress/wp-admin

Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, tinggal masukkin username dan password yang kalian isi saat installasin barusan.

Kalo udah, kita klik Log In.
127.0.0.1 adalah alamat (ip address) default dari localhost.
Untuk mempermudah, kita bisa menggantinya dengan alamat localhost
Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, sekarang kita udah berhasil masuk ke Dashboard WordPress.

Kalo kalian ngerasa bingung, tenang aja, karena pada episode selanjutnya kita akan pretelin point apa aja yang ada didalam Dashboard tersebut.
Karena versi artikelnya belum kelar, jadi sementara bisa melihat video tutorial menggunakan WordPres dibawah;

Video Tutorial WordPress



Nah, kalo udah ngerasa Website kita "layak" Online, dipoint selanjutnya kita persiapkan untuk memilih Hosting & Domain.

Persiapan Agar Website Bisa Diakses Online

Oke, sekarang kita masuk ke bagian yang cukup penting khususnya untuk pemula, yaitu cara meng-online-kan website kita. Atau bisa juga dibilang cara mengupload website kita agar bisa diakses secara online.

Nah, sebelum melakukan hal tersebut, ada beberapa hal yang harus kita siapkan, diantaranya;

Hosting

Singkatnya Hosting adalah tempat (rumah) untuk menyimpan file website kita. Fungsinya sama kayak komputer yang kita gunakan untuk menginstall WordPress. Cuman bedanya, Hosting memang dikhususkan untuk digunakan secara online.

Ada banyak “tipe rumah” yang bisa kita pesan sesuai kebutuhan, diantaranya adalah;

Shared Hosting

Untuk yang pertama, ada yang namanya Shared Hosting, atau gampangnya "Kos-Kosan Website". Maksudnya website kita bakal disimpen bersamaan dengan website lainnya dalam sebuah server. Untuk jumlah websitenya bisa ratusan, ribuan bahkan lebih. Tergantung "kebijakan" dari layanan Hosting yang kita gunakan.
Keuntungannya, harga sewanya bakal relatif murah, tapi kerugiannya semua "sumber daya" server akan dibagi-bagi. Kalo ada 1 aja website yang "rakus", website lainnya cuma kebagian "sisanya" aja, ato gak kebagian sama sekali.

VPS

Jenis Hosting yang kedua namanya VPS (Virtual Private Server) atau gampangnya "Rumah Susun Website". Sebenernya konsep kerjanya masih mirip kayak Shared Hosting, cuma bedanya kalo di VPS masing-masing website punya "sumber daya" yang udah ditentuin dari awal. Jadi gak usah khawatir "gak kebagian" jatah karena udah dihabisin sama website sebelah.
Harganya lebih mahal kalo dari Shared hosting, sebanding lah ya dengan keuntungan yang didapatkan.

Dedicated

Jenis Hosting terakhir (dalam postingan ini) adalah Dedicated Hosting, atau gampangnya "Rumah Sendiri". Keuntungannya udah jelas, semua sumber daya server digunakan untuk website kita.
Harganya paling mahal dibanding 2 saudaranya (Shared & VPS Hosing).

Tips Memilih Hosting

Saran saya, pilih sesuai kebutuhan. Untuk pemula bisa memulainya dari Shared Hosting -> VPS Hosting -> Dedicated Hosting.

Domain (Alamat)

Nah, untuk mengakses file yang ada dihosting, dibutuhkan alamat, disinilah Domain berperan sebagai alamat dari website. Selain itu, salah satu fungsi dari Domain adalah sebagai identitas dari Website yang kita kelola.

Dari segi "sifatnya", Domain bisa kita bagi menjadi 2 bagian;

Domain Universal

Pertama, Domain yang bersifat Universal. Artinya, nama Domain ini bisa digunakan untuk "apa saja". Contoh yang paling populer adalah Domain .Com. Saran saya, pilih aja nama Domain .Com karena lebih gampang diingat dan udah "punya nama" dikalangan masyarakat pada umumnya, termasuk orang awam.
Bisa dibilang (bagi kebanyakan orang), semua website diinternet "pasti" akhirannya .Com.

Domain Khusus

Kedua, ada Domain yang bersifat khusus dan gak bisa dipakai sembarangan. Misalnya, Domain dengan ekstensi (akhiran) .Edu, .Sch.Id Domain ini khusus untuk Dunia Pendidikan yang sudah memiliki izin operasional resmi. Karena untuk mendapatkannya dibutuhkan persyaratan khusus seperti surat izin dan sebagainya.

Tips Memilih Domain

Saran saya, pilih layanan Hosting yang ngasih Domain Gratis. Jadi kita gak usah "pusing" nyetting Domain agar mengarah ke Hosting. Sekaligus bisa menghemat pengeluaran.

Hosting Pilihan

Sekarang kita cari layanan Hosting yang bisa mengakomodir kebutuhan kita.

Supaya lebih mudah seperti transaksi dan konsultasi, saran saya kita pilih aja layanan hosting dari dalam Negeri.

Ada beberapa Penyedia Layanan Hosting di Indonesia, IDwebhost salah satunya. Untuk melihat daftar Penyedia Layanan Web Hosting Indonesia Lainnya bisa dibaca disini (silahkan klik)

Check List Kebutuhan Layanan Hosting

Dibagian ini kita akan coba membuat list dari layanan yang kita butuhkan.

(√) Hosting WordPress?

Karena website yang akan dibuat menggunakan WordPres, baiknya sih kita cari Hosting yang udah dioptimalin untuk WordPress.

Menariknya IDwebhost punya paket khusus WordPress yang ngasih fitur plus-plus.

Diantaranya, Gratis Domain, Gratis 50 Template Premium, SSL Gratis, sampai Gratis SEO Audit, sampai Gratis Konsultasi SEO (cek disini).

Harganya dan fiturnya-pun beragam, tinggal pilih sesuai kebutuhan.
Point pertama, mau gak mau kita kasih ceklis (√)

(√) Jam Terbang?

IDwebhost pengalaman sejak tahun 2004, pasti udah banyak makan asam garam didunia perhostingan. Buktinya aja mereka punya 100k lebih pelanggan.

Trus, IDwebhost juga jadi perusahaan pertama di Indonesia yang terakreditasi ICANN (organisasi akreditasi domain di seluruh dunia).

Ini point yang harus dijadiin bahan pertimbangan, soalnya udah banyak "curhatan" diluaran sana yang ngerasa "ketipu" karena layanan hostingnya tiba-tiba ngilang, atau Domainnya yang gak bisa diperpanjang.

Gak mau kan jadi salah satu diantaranya?
Point kedua, lagi-lagi kita kasih ceklis (√)

(√) Support?

Ini hal yang menurut saya paling penting, karena apalah artinya semua fitur diatas tanpa support dari penyedia layanan.

Terlebih buat newbie seperti kita yang masih minim pengalaman.

Gak mau juga kan ngerasa dirugiin karena gak dapet pelayanan yang memuaskan?.

Nah, kabar baiknya, IDwebhost menyediakan layanan support 7x24 jam.

Bisa lewat telpon, sms, whatsapp, atau email.

Pengalaman saya selama ber-whatsapp-an sama customer service nya, hasilnya memuaskan.
Point ketiga, saya rasa harus kita kasih ceklis lagi (√)

(√) Garansi?

Dengan beragam fasilitas yang IDwebhost sediakan, ada satu lagi yang penting.

Yaitu IDwebhost ngasih Garansi 30 Hari Uang Kembali kalo kita ngerasa gak puas sama pelayanan yang mereka berikan.
Point keempat kita ceklis lagi donk (√)
Dari sini kita bisa simpulin kalo IDwebhost udah memenuhi kebutuhan kita untuk membuat website menggunakan WordPress.

Buat kalian yang pengen nyari alternatif layanan hosting lainnya bisa melihat artikel yang udah saya tulis disini (silahkan klik).

Cara Memesan Layanan WordPress Hosting Di IDwebhost & Mendapatkan Tambahan Diskon 10%

Oke, sekarang kita coba beli layanan Hosting WordPress sekaligus dapetin tambahan diskon 10%.

Tenang aja, caranya gampang kok, karena sebagian besarnya dilakukan dihalaman yang sama, tinggal scroll kebawah aja.

Nah, untuk mendapatkan fitur melimpah yang ada di WordPress Hosting dari IDwebhost, ada beberapa tahapan yang harus kita lalui.

Pertama kita browsing kesitus IDwebhost (silahkan klik), trus kita scroll kebawah (footer) sampai nemu tulisan kayak gini;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Kita klik WordPress Hosting yang ada tanda panahnya.

Trus kita bakal diarahin kehalaman khusus, disitu udah ada penjelasan kelebihan Hosting WordPress dibanding Hosting biasa. Nah, untuk ngeliat paket yang disediain, kita scroll lagi agak kebawah dikit, sampe nemu tampilan kayak gini;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Saran saya, pilih aja antara Paket WordPress Mezzo atau WordPress Soprano, karena nanti kita bakal dapet Domain Seumur Hidup dan SEO Audit Gratis (supaya website kita muncul dihalaman pertama Google). Kalo udah milih paket, kita bakal dibawa kehalaman kayak gini;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Kita cari dulu nama domain yang akan digunakan untuk website kita. Tinggal ketik aja nama Domain yang kita pengen, trus klis Cari.

Nanti bakal muncul hasilnya dibawah. Saran saya, pilih aja yang ekstensinya .COM.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Kalo nama domain masih tersedia, tinggal kita pilih Beli Sekarang. Terus, kita akan dibawa ketahapan selanjutnya (tinggal scroll kebawah).

Kayak gini gambarnya;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Dibagian ini kita diminta untuk memilih fitur tambahan, sebagai contoh saya akan mengamankan informasi domain untuk menghindari spam dan scam. Selain itu, ada juga fitur menarik lainnya seperti Google Index, 25 Social Bookmarking Submission, 50 Iklan Indonesia Submission dan sebagainya, karena ini sifatnya opsional, silahkan pilih sesuai selera dan kebutuhan.

Kalo udah, kita scroll lagi kebawah;
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Dibagian ini, kita bisa pilih ulang paket WordPress Hostingnya, ya kali aja berubah fikiran kan hehe... Dibagian atas ada 3 paket WordPress Hosting, trus dibawahnya akan keterangan spesifikasinya. Kalo udah yakin, kita scroll lagi kebawah.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nah, sekarang kita pilih durasi kontrak-nya. Makin lama durasinya makin gede juga potongan (diskonnya). Kalo udah ditentuin, kita scroll lagi kebawah.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Selanjutnya kita isi data diri, mulai dari nama, alamat lengkap, alamat email, metode pembayaran dan sebagainya. Kalo udah, kita scroll lagi kebawah.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nah, sekarang kita masukkan konde kupon aff-ludywebid untuk dapetin lagi bonus diskon 10%. Lumayan kan, uangnya bisa kita pake buat nraktir bakso.
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Nah, jangan lupa untuk klik Validasi Kode Kupon. Kalo kode kuponnya gak bisa digunain, kasih tau saya ya...
Cara Membuat Website Untuk Pemula (Seri #1)
Sekarang kita udah dapet tambahan diskon 10%. Klik Ceckout. Nanti kita bakal nerima invoice pembayaran WordPress Hosting, tenang aja, Invoice nya otomatis dikirim ke alamat email yang kita daftarkan tadi kok.

Nah, sekarang kita tinggal melakukan proses pembayaran agar hosting & domainnya bisa secepatnya diaktivasi.

Kalo proses aktivasi Hosting udah selesai, nanti kita akan dikasih username & password untuk login ke cPanel Hosting.

Tips Tambahan

Supaya gak ribet, kita bisa minta bantuan tim support untuk menginstallkan WordPress kedalam akun kita. Tenang aja, ini gratis kok. Anggap aja sekalian nge-test kesigapan Customer Support dalam membantu "permasalahan" client-nya.

Cara Memindahkan WordPress Dari Komputer Ke Hosting

Nah, sekarang kita masuk kebagian meng-online-kan WordPress yang dibangun dikomputer. Untuk melakukan praktik kali ini, pastikan hosting kalian sudah bisa diakses ya.

Berikut tahapannya;
Buat kalian yang udah diinstallkan WordPress, bisa melewati bagian ini.
Nah, kareka kita telah membuat WordPress secara offline dikomputer, jadi sebenarnya untuk tahapan installasi kali ini bisa kita buat secara “formalitas” aja. Yang penting keinstall dulu. Karena nanti konfigurasinya akan mengikuti website yang akan kita upload dari komputer ke hosting.

Pertama kita install dahulu WordPress di Hosting, caranya gampang banget kok.

Kita login dulu ke cPanel yang dikasih sama penyedia layanan Hosting kita.

Kurang lebih tampilan login cPanel nya bakal kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, disini kita isi dengan username & password yang telah penyedia layanan hosting berikan lewat email.
Karena ini sifatnya rahasia, jangan sampe dikasih tau ke orang lain ya. Bahaya banget kalo sampe kejadian, bisa diacak-acak cPanel kalian.
Setelah Login, kita cari/ketik dikolom pencarian dengan nama Softacolous, kurang lebih tampilannya bakal kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nanti akan terbuka tampilan Softacolous yang kurang lebih kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, disini kita cari yang namanya WordPress. Kita klik, lalu akan muncul tampilan kurang lebih kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Kita klik pada bagian Install Now. Nanti bakal muncul tampilan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, dibagian ini, kalian pilih dengan nama Domain yang kalian daftarkan. Terserah deh mau pake www kek, mau gak pake kek, bebas-bebas aja.

Yang penting pilih salah satu. Jangan lupa juga untuk menghapus tulisan yang ada dikolom In Directory. Nah, sekarang kita scroll lagi kebawah sedikit.
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Disini, kalian isi dengan nama Website dan Deskripsi.

Diisi asal juga gak apa-apa kok, kan kita udah punya “master” nya dikomputer. Terus kita scroll lagi agak kebawah dikit sampe nemu tulisan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, disini kita isi dengan username, password & alamat email yang akan digunakan.

Sekali lagi, data-nya bisa kita isi ngasal kok, yang penting bisa diakses dulu aja. Kalo udah, kita scroll lagi kebawah dikit, sampe nemu tulisan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, sekarang kita pilih Bahasa yang akan digunakan. Secara default sih bakal dipilihin Bahasa Inggris. Tapi kalo mau pake Bahasa Indonesia juga bisa kok, kita klik aja trus pilih Bahasa Indonesia.
Kalo udah, kita scroll lagi kebawah dikit, sampe nemu tulisan kayak gini;
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, karena WordPress punya dua pilihan text-editor, pilih aja salah satu. Tenang aja, ini masih termasuk bagian yang “formalitas” kok. Kalo udah, kita scroll lagi agak kebawah sedikit, sampe nemu Install Now.
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, sekarang proses installasi lagi berjalan. Tenang aja, gak sampe 1 menit kok, yang penting koneksi internet kalian gak lambat kayak punya saya, jiah malah curhat…
Panduan Singkat Belajar WordPress Untuk Pemula
Nah, sekarang proses installasi WordPressnya udah selesai. Secara otomatis bakal muncul tampilan kayak diatas. Ada 2 link penting, yang pertama alamat website kalian yang tentunya sesuai dengan nama domain dan alamat Dashboard WordPressnya.

Kalo tahapan diatas udah dilalui, proses installasi WordPress kita udah selesai.

Nah, sekarang saatnya kita nyetting WordPress langsung dihosting.

Bersambung...

Sumber Rujukan

Berikut adalah beberapa sumber yang saya jadikan rujukan untuk menulis artikel ini.
Semoga bermanfaat...

Komentar (1)

  1. Hi there, yes this paragraph is in fact pleasant aand I
    have learned lot of things rom it concerning blogging.

    thanks.

    BalasHapus

Dilarang NYEPAM ya...
Komentar yang nyertain link aktif gak akan di publish...