Kamis, 11 Juli 2019

Kekurangan Dan Kelebihan Elementary OS

Kekurangan Dan Kelebihan Elementary OS

Sebelum memutuskan untuk menginstall Elementary OS Juno kedalam komputer/lepi. Ada baiknya kita kenali dulu “kelebihan & kekurangan” Elementary OS Juno yang tentunya berdasar opini pribadi.

Mau diambil silahkan, mau diabaikan juga silahkan. Mau diskip juga gak apa-apa, bebas-bebas aja lah ya.

Bagi kalian yang tidak terlalu suka dengan opini pribadi bersifat subjektif, saya sarankan untuk men-skip bagian ini dan langsung menuju point selanjutnya.

Kekurangan Elementary OS Juno

Oke, kita mulai dulu dari kekurangan Elementary OS Juno.

Disini saya akan sedikit menjadi “haters” yang “cerdas” (mungkin lebih tepatnya gak tahu diri, udah dikasih OS Gratis malah minta lebih, kalo kata pepatah-tuh udah dikasih hati mintanya jantung).

Gak, cuma kritik membabi buta, tapi saya juga akan tetap menyertakan alternatif solusi dibagian selanjutnya.

Cukup adil kan?

MacOS Wanna Be

Suka gak suka, terima gak terima, tampilan Elementary OS Juno mirip banget kayak MacOS.

Gak salah juga kalo ada anggapan MacOS Wanna Be.

Sebenernya ini sah-sah aja ya.

Siapa sih yang gak suka sama tampilan ciamik yang MacOS punya?

Tapi kalo sengaja mencontek konsep MacOS doank yang ada malah Elementary OS akan selalu dianggap sebagai tiruan MacOS. Meskipun mungkin pada kenyataannya Elementary OS Juno banyak mengungguli MacOS.

Ada satu pepatah yang bilang gini;

“Sebaik apapun seorang peniru, tetap tidak akan lebih baik dari yang ditiru”Faktor selanjutnya adalah hilangnya “sensasi” yang berbeda khususnya bagi pengguna MacOS.

Meskipun saya belum pernah berlama-lama menggunakan MacOS, tapi secara “tampilan” saya gak terlalu kaget dan lebih cepat beradaptasi dari MacOS ke Elementary OS.

Tapi buat pengguna “Jendela” pasti bakal banyak banget perbedaannya dan menggoda pastinya, terlebih buat yang ngidam apple kegigit.

Mungkin “sensasi” inilah yang justru dicari oleh user yang bermigrasi ke Sistem Operasi Bebas & Terbuka dalam hal ini Elementary OS.

Kalo ini sih sebenernya bisa dianggap plus minus juga ya, tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya.

Tapi buat kalian yang udah terbiasa menggunakan Sistem Operasi GNU/Linux sebelumnya, mungkin akan merasa “biasa-biasa aja” karena mungkin tampilan Elementary OS gak sesuai harapan.

Belum Siap Pakai

Alasan selanjutnya adalah, Elementary OS Juno (bagi saya pribadi) belum siap pakai, baik dari segi kelengkapan aplikasi sampai kustomisasi.

Artinya terlalu banyak hal yang harus saya lakukan supaya si Juno bisa mengakomodir komputasi kita sehari-hari.

Contohnya;

Elementary OS Juno gak nyertain satupun aplikasi perkantoran

Jadi mau gak mau, suka gak suka, sebelum membuat makalah atau tugas kuliah, kita harus menginstall aplikasi perkantoran terlebih dahulu secara terpisah.

Sedangkan bagi pengguna yang sering berselancar didunia si Maya, dalam hal ini Elementary hanya menyertakan Epiphany sebagai web browsernya.

Epiphany memang cukup ringan, namun masih kurang powerfull jika dibanding Mozilla Firefox atau Opera.

Terlebih buat kalian yang butuh ekstensi (addons) selama berselancara didunia-nya si Maya.

Mungkin hal ini juga yang menjadi pertimbangan developernya dalam memilah aplikasi, sehingga ukuran ISO si Elementary gak bengkak kayak Distro GNU/Linux Populer lainnya.

Tapi tenang aja, kita akan sama-sama menutupi berbagai kekurangan diatas dengan cara yang cukup mudah, syaratnya ada koneksi internet.

Kelebihan Elementary OS Juno

Nah, supaya lebih berimbang, disini saya sertain juga kelebihan Elementary OS Juno, yang sekaligus sebagai “magnet” kenapa Distro yang satu ini sangat cepat menyita perhatian penggiat Open Source.

Gratis & Terbuka

Siapa sih yang gak suka sama gratisan…???

Jangankan gratis, hal yang berbau diskon aja kita sanggup ngantri berjam-jam buat ngedapetinnya.

Pun dengan Sistem Operasi yang satu ini, disaat dua “pesaing” lainnya memerikan bandrol tinggi, disini Elementary bisa kita dapatkan secara Donasi (seikhlasnya) bahkan Gratis.

Gak akan ada lagi cerita mencari crack supaya OS kita menjadi full versi

Enak banget kan? Udah dikasih gratis, full versi pula.

Yang pasti, dengan menggunakan Elementary, kita udah selangkah menjauh dari “kelamnya dunia pembajakan”.

Yakin deh, gak ada faedahnya berlama-lama tenggelam dalam kubangan “Sistem Operasi & Software Bajakan”.

Mungkin didunia kita “merasa aman” karena memang masih jarang (kalo gak mau dibilang gak ada sama sekali) orang yang dibui karena terciduk menggunakan Sistem Operasi & Software bajakan (curian), tapi gimana di akhirat kelak.

Ada yang berani jamin?
Daripada terus-terusan “kejar-kejaran” dan mencari seribu satu alasan pembenaran, kenapa gak sebaiknya kita menghindar dan mencoba OS & Software alternatif yang lebih aman baik dari biaya dan “dosa”.
Terdengar naif memang, tapi memang inilah kenyataanya.

Gak usah terlalu serius nanggepinya alehandro bin ferguso.

Selain itu, kita juga bisa loh ikut berpartisipasi mengembangkan Elementary OS.

Seru kan dunia Open Source dimana mengajak semua pihak untuk terlibat?

Ringan

Kalo dibanding dengan “Jendela” sebelah (Windows), saya rasa Elementary OS Juno cukup ringan dijalankan. Cocok banget buat kalian yang lagi nyari OS keren tapi gak berat.

Untuk point ini rasanya akan relatif ya.

Nah, supaya lebih jelasnya lagi, mending buktiin aja sendiri.

Dalam pembuatan eBook ini-pun saya lebih banyak menjalankan Elementary OS Juno diatas VirtualBox, namun masih fine-fine aja tuh, gak “berat”.

Aman & Nyaman

Setuju kan kalo faktor kenyamanan adalah hal yang paling utama dalam sebuah hubungan?.

Terus apa hubungannya dengan Sistem Operasi yang sedang kita bahas kali ini?.

Jadi gini, dengan menggunakan Elementary OS, kita udah “gak perlu” lagi khawatir akan terjangkiti virus atau pihak nakal yang ingin menggangu bahkan mencuri data penting kita.

Biarlah hanya kenangan masa lalu yang mengganggu, eh.

Masih inget kan sama hebohnya dunia per-IT-an oleh ulah Wanna Cry Ransom Ware kemarin?.

Kalo contoh kasus ini terlalu “berat” dan kejauhan, minimal dalam praktek nyata sehari-harinya, kita gak perlu lagi terkena “USB Phobia” yang merupakan salah satu media paling ampuh untuk mentransfer virus kedalam komputer.
Gak akan ada lagi kegiatan membosankan seperti Scanning USB yang prosesnya kadang makan waktu gak sebentar, atau paling minimal kita terhindar dari penyakit hati (ngedumel dan su’udzhon) karena komputer jadi lemot akibat terkena virus yang ikut terbawa saat copy-paste data.
Jadi Elementary OS “kebal virus” gitu?

Secara singkat bisa saya katakan (berdasar pengalaman pribadi) iya. Lagipula kalo kita ngerujuk pendapat Om Wiki, hampir diatas 90%-nan virus yang ada itu menyerang Sistem Operasi Jendela (Windows).

Kalo udah terbentuk rasa aman, pastinya akan membuat komputasi kita semakin nyaman dan gak mau berpindah kelain hati (kecuali ada yang lebih cantik, kaya bin tajir baik, eh).

Dilarang NYEPAM ya...
Komentar yang nyertain link aktif gak akan di publish...
EmoticonEmoticon