Kutunggu Jawabmu Di Persimpangan

Kutunggu Jawabmu Di Persimpangan
Kata & Nada

Disuatu pagi yang cerah... Teletubies sedang bermain...

Oke, itu salah... Kita akan coba menceritakan sebuah kisah yang saya buat-buat...

Sebelumnya saya mau nanya dulu nih, pada pernah ngerasa jatuh cinta kepada lawan jenis donk?

Inget ya lawan jenis, bukan sesama jenis.

Salah satu momen yang paling membuat penasaran adalah ketika kita sedang menanti jawaban dari si dia.

Jawaban atas perasaan yang kita simpan dan utarakan dengan cara bertatap muka, bukan lewat sosial media...

Rasanya detik jam terdengar jelas... Tik.. Tok... Tik... Tok...

Itu kalo si dia langsung ngasih jawaban... Tapi kalo cuma bilang, "aku fikir-fikir dulu ya..."

Niscaya hari akan terasa lama berganti..

Makan gak enak, tidur gak nyenyak... Oke itu lebay... 

Kutunggu Jawabmu

Aku tahu tak banyak yang bisa tuk aku janjikan tapi tak ada niat hati untuk mempermainkan

Aku berjanji menemani hatimu dan melindungimu jauhkan sepimu

Jadi maukah kau menerimaku sbagai pendampingmu kutunggu jawabmu

Akupun menyadari slalu ada yang lebih baik tapi demi dirimu kucoba jadi yang terbaik

Aku berjanji menemani hatimu dan melindungimu jauhkan sepimu

Jadi maukah kau menerimaku s'bagai pendampingmu kutunggu jawabmu

Kira-kira begitulah bunyinya... Rangkaian kata yang diucapkan saat meminta sebuah jawaban perasaan...

Persimpangan

Segala sesuatu diciptakan berpasangan, katanya...

Pun dengan sebuah hubungan... Ada senang ada duka... Namun ada saat dimana kita bimbang akan dibawa kemana status yang sedang dijalani... Apakah akan tetap dilalui dengan keinginan untuk saling memperbaiki diri, ataukah hanya bertahan sampai disini...

Sampai pada sebuah kalimat "kayaknya kita harus break dulu..."

Jedeeerrr... Laksana petir menyambar disiang hari tanpa diiringi hujan yang turun kebumi...

Kini tiba saatnya untuk merenungkan apa ini yang memang kita inginkan

Saatnya untuk mencari disegenap penjuru hati apa kita mau menerima yang kita punya apa adanya

Sanggupkah kita untuk meredam ataukah hanya saling bertahan

Sanggupkah kita untuk memaafkan ataukah hanya saling menyalahkan

Akhirnya kita temukan pahitnya persimpangan dan harus tetapkan arah tujuan

Terpenjara oleh ego yang semakin tinggi menjulang

Saat harga diri seolah segalanya mahal harganya

Inilah keadaan yang paling gak jelas...

Dan untuk membuat semuanya jelas, mari kita beralih ke postingan selanjutnya...

Selamat menikmati... Maaf karena artikel ini terkesan dipaksakan...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kutunggu Jawabmu Di Persimpangan"

Post a Comment

Semua komentar yang masuk saya moderasi, hal ini untuk menghindari spam dan informasi yang tidak berkaitan dengan topik pembahasan.
Silahkan berkomentar dengan bijak.