Pengalaman Menggunakan Deepin OS Versi 15.10.1

Pengalaman Menggunakan Deepin OS Versi 15.10.1
Pengalaman Menggunakan Deepin OS Versi 15.10.1
Artikel ini akan berisi sedikit review berdasarkan pengalaman pribadi saat menggunakan Deepin OS versi 15.10.1 pada Laptop Elitebook 2560p.

Installasi Deepin OS 15.9

Karena Ubuntu yang saya gunakan sedang "bermasalah" dan ingin sedikit mencari suasana baru, akhirnya saya beralih kembali ke Deepin OS. Sayangnya versi ISO Deepin OS yang ada dikoleksi saya masih versi 15.9. Karena malas untuk mendownload versi terbaru 15.10.1 akhirnya saya putuskan untuk mengupgrade-nya saja ketika installasi telah selesai. 

Singkat cerita, proses installasi berjalan lancar tanpa kendala sama sekali. 

Beberapa Hal Yang Saya Lakukan Sebelum Upgrade

Sebelum memutuskan untuk memperbaharui versi Deepin OS, saya terlebih dahulu mencari mirror untuk repository Deepin OS yang terkenal "lambat". Alih-alih menggunakan cara otomatis, saya lebih memilih cara manual dengan mencoba dua repository Deepin OS yang memang biasanya saya pakai.

Yaitu Repository dari Indonesia dan Singapura. Untuk lebih jelasnya silahkan baca tautan ini.

Setelah membandingkannya, akhirnya saya memilih mirror dari Singapura yang dirasa lebih stabil untuk saya akses.

Menghapus WPS Office

Deepin OS memang menggandeng WPS Office sebagai aplikasi perkantorannya. Namun karena saya sudah lebih terbiasa menggunakan LibreOffice, sayapun menghapusnya agar menghemat bandwidth saat upgrade. 

Caranya cukup sederhana, tinggal membuka Terminal lalu mengetik perintah berikut;

sudo apt purge wps*
Prosesnya memakan waktu yang lumayan cukup lama.

Kemudian, untuk mempermudah saya dalam komputasi, saya memlih untuk memasang beberapa aplikasi terlebih dahulu sebelum proses upgrade. Berikut adalah beberapa aplikasi yang selalu saya install pada Deepin OS.

VLC

Vlc saya jadikan sebagai multimedia player default sebagai pengganti Deepin Movie dan Deepin Music. 

Kdenlive

Untuk mengedit video dan menggabungkan beberapa audio menjadi satu, saya lebih memilih Kdenlive dibanding aplikasi lainnya. 

PDFShuffler

Kemudian ada aplikasi kecil yang mempunyai manfaat besar, yaitu PDFShuffler guna menggabungkan beberapa file pdf yang saya tulis menjadi sebuah eBook.

LibreOffice

Karena saya telah menghapus WPS Office, saya pun memasang LibreOffice yang telah lama menemani saya dalam membuat eBook.

Untuk meringkasnya, kita bisa menginstall beberapa aplikasi diatas dalam satu perintah. Seperti berikut contohnya;
sudo apt install vlc kdenlive pdfshuffler libreoffice -y
Kemudian setelah aplikasi tersebut terinstall, saya mengupgrade Deepin OS dengan mengetik perintah berikut;
sudo apt dist-upgrade -y
Siapkan saja koneksi internet yang cukup.

Deepin OS 15.10.1 Berisik...???

Setelah proses upgrade ada satu hal yang menarik perhatian pendengaran saya, yaitu kipas laptop yang cenderung berisik. Padahal setelah saya cek menggunakan HTOP dan Deepin System Monitor dalam keadaan tak ada aplikasi "berat" yang sedang saya buka, hasilnya seperti berikut;
Pengalaman Menggunakan Deepin OS Versi 15.10.1
hasil "penerawangan" sistem

Entahlah... 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pengalaman Menggunakan Deepin OS Versi 15.10.1"

Post a Comment

Semua komentar yang masuk saya moderasi, hal ini untuk menghindari spam dan informasi yang tidak berkaitan dengan topik pembahasan.
Silahkan berkomentar dengan bijak.