Selamat Datang Di LudyWebiD. Personal Blog yang berisi Tutorial Komputer GRATIS

Tutorial

Pengen Punya Hape (PPH) Film Pendek
Lihat Detail

Pengen Punya Hape (PPH) Film Pendek

Keinginan Adalah Sumber Penderitaan Jika Tidak Ada Kemampuan Segala Cara Dihalalkan Temanpun Jadi Korban Bagaimanakah Mereka Menyelesai... Baca Selengkapnya...
Artikel
Keinginan Adalah Sumber Penderitaan
Jika Tidak Ada Kemampuan Segala Cara Dihalalkan
Temanpun Jadi Korban
Bagaimanakah Mereka Menyelesaikannya...???
Tonton Aja Dah...
Cerita Ini Hanya Fiktif Belaka Yang Amburadul, Bila Ada Kesamaan Tokoh, Tempat dan Kejadian Harap Dimaklumi.

Pengen Punya Hape (PPH)

Pas lagi ngerapihin data di Hardisk, gak sengaja nemu "Film Pendek" yang dibuat karena isenk semata... 

Dari Website Ke Facebook...???
Lihat Detail

Dari Website Ke Facebook...???

Berawal dari insomnia alias gak bisa tidur, akhirnya saya coba untuk kembali men-desain website personal yang berjalan di Localhost denga... Baca Selengkapnya...
Artikel
Dari Website Ke Facebook...???
Berawal dari insomnia alias gak bisa tidur, akhirnya saya coba untuk kembali men-desain website personal yang berjalan di Localhost dengan Distro GNU/Linux Deepin OS. Gak banyak sih yang di ulik, cuma ngedit beberapa teks yang masih "mentah".

Dari Website Ke Facebook...???

Pas lagi nyertain beberapa link sosmed di bagian footer, dimasukkanlah beberapa sosmed yang saya punya cuma buat "syarat" biar kalo ditanya temen bisa ngasih jawaban. Gak jelas memang, tapi ya sudahlah hihihi...

Facebooknya Apa Kabar...???

Setelah kodingan beres, buat ngecek ada error apa engga, dicobalah 1/1 link-nya. Tepat pas bagian Facebook, kok agak aneh ya... Berasa "kagok" lagi kayak baru pertama bikin, belum lagi dengan fitur-fitur baru yang gak familiar.
"Berantakan banget facebook gue hihihi..."

Kesimpulan...???

Gak ada kesimpulan yang bisa ditarik dari tulisan ngelantur ini. Sekian dan terima kasih...
Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux
Lihat Detail

Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux

Firefox Developer Edition adalah Web Browser yang sangat cocok digunakan bagi programmer web. Banyak sekali fitur yang berbeda dengan bro... Baca Selengkapnya...
Artikel

Firefox Developer Edition adalah Web Browser yang sangat cocok digunakan bagi programmer web. Banyak sekali fitur yang berbeda dengan browser pendahulunya (Firefox) yang tentunya akan mempermudah kita dalam membangun sebuah website. Fitur tersebut diantaranya adalah;
  • Inspector
  • Console
  • Debugger
  • Network
  • Storage Panel
  • Responsive Design Mode
  • Visual Editing
  • Performance
  • Memory
  • Web Audio
  • Style Editor
  • Scratchpad
Untuk lebih jelasnya pembaca bisa merujuk ke situs resminya yang beralamat disini.

Cara Install Firefox Developen Edition

Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Untuk tutorial installasi, saya menggunakan Ubuntu Zesty Zapus 17.04, yang tentunya secara teori bisa pula di praktekkan pada distro turunan Ubuntu lainnya seperti Linux Mint dan sebagainya. Berikut tahapannya

Tambahan

Untuk Ubuntu 14.04 Lts, kita harus menambahkan ppa dari ubuntu-make dengan cara;
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-desktop/ubuntu-make -y
sudo apt-get update
sudo apt-get install ubuntu-make -y
Untuk ubuntu 16.04 Lts dan versi terbaru, ubuntu-make sudah terdaftar secara default di ppa, jadi kita tidak perlu menambahkannya secara manual.
Pertama kita buka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T lalu ketik
sudo apt install ubuntu-make -y
Setelah terinstall, kemudian kita ketik
umake web firefox-dev
Lalu ikutin tahapannya, berikut screenshot proses installasi pada desktop saya
Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Pertama kita akan diminta untuk menentukan lokasi installasi, biarkan saja default dengan menekan Enter kemudian kita pilih bahasa yang digunakan. Untuk default kita bisa memilih en-US dengan menekan Enter. Proses download dan konfigurasipun akan otomatis berjalan.
Untuk membukanya, kita tinggal menuju Dash/Application Launcher lalu ketik firefox developer
Semoga bermanfaat...
Semoga video Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux ini bermanfaat...

Firefox Developer Edition adalah Web Browser yang sangat cocok digunakan bagi programmer web. Banyak sekali fitur yang berbeda dengan browser pendahulunya (Firefox) yang tentunya akan mempermudah kita dalam membangun sebuah website. Fitur tersebut diantaranya adalah;
  • Inspector
  • Console
  • Debugger
  • Network
  • Storage Panel
  • Responsive Design Mode
  • Visual Editing
  • Performance
  • Memory
  • Web Audio
  • Style Editor
  • Scratchpad
Untuk lebih jelasnya pembaca bisa merujuk ke situs resminya yang beralamat disini.

Cara Install Firefox Developen Edition

Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Untuk tutorial installasi, saya menggunakan Ubuntu Zesty Zapus 17.04, yang tentunya secara teori bisa pula di praktekkan pada distro turunan Ubuntu lainnya seperti Linux Mint dan sebagainya. Berikut tahapannya

Tambahan

Untuk Ubuntu 14.04 Lts, kita harus menambahkan ppa dari ubuntu-make dengan cara;
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-desktop/ubuntu-make -y
sudo apt-get update
sudo apt-get install ubuntu-make -y
Untuk ubuntu 16.04 Lts dan versi terbaru, ubuntu-make sudah terdaftar secara default di ppa, jadi kita tidak perlu menambahkannya secara manual.
Pertama kita buka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T lalu ketik
sudo apt install ubuntu-make -y
Setelah terinstall, kemudian kita ketik
umake web firefox-dev
Lalu ikutin tahapannya, berikut screenshot proses installasi pada desktop saya
Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Pertama kita akan diminta untuk menentukan lokasi installasi, biarkan saja default dengan menekan Enter kemudian kita pilih bahasa yang digunakan. Untuk default kita bisa memilih en-US dengan menekan Enter. Proses download dan konfigurasipun akan otomatis berjalan.
Untuk membukanya, kita tinggal menuju Dash/Application Launcher lalu ketik firefox developer
Semoga bermanfaat...
Semoga video Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux ini bermanfaat...

Firefox Developer Edition adalah Web Browser yang sangat cocok digunakan bagi programmer web. Banyak sekali fitur yang berbeda dengan browser pendahulunya (Firefox) yang tentunya akan mempermudah kita dalam membangun sebuah website. Fitur tersebut diantaranya adalah;
  • Inspector
  • Console
  • Debugger
  • Network
  • Storage Panel
  • Responsive Design Mode
  • Visual Editing
  • Performance
  • Memory
  • Web Audio
  • Style Editor
  • Scratchpad
Untuk lebih jelasnya pembaca bisa merujuk ke situs resminya yang beralamat disini.

Cara Install Firefox Developen Edition

Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Untuk tutorial installasi, saya menggunakan Ubuntu Zesty Zapus 17.04, yang tentunya secara teori bisa pula di praktekkan pada distro turunan Ubuntu lainnya seperti Linux Mint dan sebagainya. Berikut tahapannya

Tambahan

Untuk Ubuntu 14.04 Lts, kita harus menambahkan ppa dari ubuntu-make dengan cara;
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-desktop/ubuntu-make -y
sudo apt-get update
sudo apt-get install ubuntu-make -y
Untuk ubuntu 16.04 Lts dan versi terbaru, ubuntu-make sudah terdaftar secara default di ppa, jadi kita tidak perlu menambahkannya secara manual.
Pertama kita buka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T lalu ketik
sudo apt install ubuntu-make -y
Setelah terinstall, kemudian kita ketik
umake web firefox-dev
Lalu ikutin tahapannya, berikut screenshot proses installasi pada desktop saya
Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Pertama kita akan diminta untuk menentukan lokasi installasi, biarkan saja default dengan menekan Enter kemudian kita pilih bahasa yang digunakan. Untuk default kita bisa memilih en-US dengan menekan Enter. Proses download dan konfigurasipun akan otomatis berjalan.
Untuk membukanya, kita tinggal menuju Dash/Application Launcher lalu ketik firefox developer
Semoga bermanfaat...
Semoga video Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux ini bermanfaat...

Firefox Developer Edition adalah Web Browser yang sangat cocok digunakan bagi programmer web. Banyak sekali fitur yang berbeda dengan browser pendahulunya (Firefox) yang tentunya akan mempermudah kita dalam membangun sebuah website. Fitur tersebut diantaranya adalah;
  • Inspector
  • Console
  • Debugger
  • Network
  • Storage Panel
  • Responsive Design Mode
  • Visual Editing
  • Performance
  • Memory
  • Web Audio
  • Style Editor
  • Scratchpad
Untuk lebih jelasnya pembaca bisa merujuk ke situs resminya yang beralamat disini.

Cara Install Firefox Developen Edition

Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Untuk tutorial installasi, saya menggunakan Ubuntu Zesty Zapus 17.04, yang tentunya secara teori bisa pula di praktekkan pada distro turunan Ubuntu lainnya seperti Linux Mint dan sebagainya. Berikut tahapannya

Tambahan

Untuk Ubuntu 14.04 Lts, kita harus menambahkan ppa dari ubuntu-make dengan cara;
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-desktop/ubuntu-make -y
sudo apt-get update
sudo apt-get install ubuntu-make -y
Untuk ubuntu 16.04 Lts dan versi terbaru, ubuntu-make sudah terdaftar secara default di ppa, jadi kita tidak perlu menambahkannya secara manual.
Pertama kita buka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T lalu ketik
sudo apt install ubuntu-make -y
Setelah terinstall, kemudian kita ketik
umake web firefox-dev
Lalu ikutin tahapannya, berikut screenshot proses installasi pada desktop saya
Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Pertama kita akan diminta untuk menentukan lokasi installasi, biarkan saja default dengan menekan Enter kemudian kita pilih bahasa yang digunakan. Untuk default kita bisa memilih en-US dengan menekan Enter. Proses download dan konfigurasipun akan otomatis berjalan.
Untuk membukanya, kita tinggal menuju Dash/Application Launcher lalu ketik firefox developer
Semoga bermanfaat...
Semoga video Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux ini bermanfaat...

Firefox Developer Edition adalah Web Browser yang sangat cocok digunakan bagi programmer web. Banyak sekali fitur yang berbeda dengan browser pendahulunya (Firefox) yang tentunya akan mempermudah kita dalam membangun sebuah website. Fitur tersebut diantaranya adalah;
  • Inspector
  • Console
  • Debugger
  • Network
  • Storage Panel
  • Responsive Design Mode
  • Visual Editing
  • Performance
  • Memory
  • Web Audio
  • Style Editor
  • Scratchpad
Untuk lebih jelasnya pembaca bisa merujuk ke situs resminya yang beralamat disini.

Cara Install Firefox Developen Edition

Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Untuk tutorial installasi, saya menggunakan Ubuntu Zesty Zapus 17.04, yang tentunya secara teori bisa pula di praktekkan pada distro turunan Ubuntu lainnya seperti Linux Mint dan sebagainya. Berikut tahapannya

Tambahan

Untuk Ubuntu 14.04 Lts, kita harus menambahkan ppa dari ubuntu-make dengan cara;
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-desktop/ubuntu-make -y
sudo apt-get update
sudo apt-get install ubuntu-make -y
Untuk ubuntu 16.04 Lts dan versi terbaru, ubuntu-make sudah terdaftar secara default di ppa, jadi kita tidak perlu menambahkannya secara manual.
Pertama kita buka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T lalu ketik
sudo apt install ubuntu-make -y
Setelah terinstall, kemudian kita ketik
umake web firefox-dev
Lalu ikutin tahapannya, berikut screenshot proses installasi pada desktop saya
Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Pertama kita akan diminta untuk menentukan lokasi installasi, biarkan saja default dengan menekan Enter kemudian kita pilih bahasa yang digunakan. Untuk default kita bisa memilih en-US dengan menekan Enter. Proses download dan konfigurasipun akan otomatis berjalan.
Untuk membukanya, kita tinggal menuju Dash/Application Launcher lalu ketik firefox developer
Semoga bermanfaat...
Semoga video Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux ini bermanfaat...

Firefox Developer Edition adalah Web Browser yang sangat cocok digunakan bagi programmer web. Banyak sekali fitur yang berbeda dengan browser pendahulunya (Firefox) yang tentunya akan mempermudah kita dalam membangun sebuah website. Fitur tersebut diantaranya adalah;
  • Inspector
  • Console
  • Debugger
  • Network
  • Storage Panel
  • Responsive Design Mode
  • Visual Editing
  • Performance
  • Memory
  • Web Audio
  • Style Editor
  • Scratchpad
Untuk lebih jelasnya pembaca bisa merujuk ke situs resminya yang beralamat disini.

Cara Install Firefox Developen Edition

Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Untuk tutorial installasi, saya menggunakan Ubuntu Zesty Zapus 17.04, yang tentunya secara teori bisa pula di praktekkan pada distro turunan Ubuntu lainnya seperti Linux Mint dan sebagainya. Berikut tahapannya

Tambahan

Untuk Ubuntu 14.04 Lts, kita harus menambahkan ppa dari ubuntu-make dengan cara;
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-desktop/ubuntu-make -y
sudo apt-get update
sudo apt-get install ubuntu-make -y
Untuk ubuntu 16.04 Lts dan versi terbaru, ubuntu-make sudah terdaftar secara default di ppa, jadi kita tidak perlu menambahkannya secara manual.
Pertama kita buka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T lalu ketik
sudo apt install ubuntu-make -y
Setelah terinstall, kemudian kita ketik
umake web firefox-dev
Lalu ikutin tahapannya, berikut screenshot proses installasi pada desktop saya
Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Pertama kita akan diminta untuk menentukan lokasi installasi, biarkan saja default dengan menekan Enter kemudian kita pilih bahasa yang digunakan. Untuk default kita bisa memilih en-US dengan menekan Enter. Proses download dan konfigurasipun akan otomatis berjalan.
Untuk membukanya, kita tinggal menuju Dash/Application Launcher lalu ketik firefox developer
Semoga bermanfaat...
Semoga video Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux ini bermanfaat...

Firefox Developer Edition adalah Web Browser yang sangat cocok digunakan bagi programmer web. Banyak sekali fitur yang berbeda dengan browser pendahulunya (Firefox) yang tentunya akan mempermudah kita dalam membangun sebuah website. Fitur tersebut diantaranya adalah;
  • Inspector
  • Console
  • Debugger
  • Network
  • Storage Panel
  • Responsive Design Mode
  • Visual Editing
  • Performance
  • Memory
  • Web Audio
  • Style Editor
  • Scratchpad
Untuk lebih jelasnya pembaca bisa merujuk ke situs resminya yang beralamat disini.

Cara Install Firefox Developen Edition

Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Untuk tutorial installasi, saya menggunakan Ubuntu Zesty Zapus 17.04, yang tentunya secara teori bisa pula di praktekkan pada distro turunan Ubuntu lainnya seperti Linux Mint dan sebagainya. Berikut tahapannya

Tambahan

Untuk Ubuntu 14.04 Lts, kita harus menambahkan ppa dari ubuntu-make dengan cara;
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-desktop/ubuntu-make -y
sudo apt-get update
sudo apt-get install ubuntu-make -y
Untuk ubuntu 16.04 Lts dan versi terbaru, ubuntu-make sudah terdaftar secara default di ppa, jadi kita tidak perlu menambahkannya secara manual.
Pertama kita buka terminal dengan menekan kombinasi CTRL+ALT+T lalu ketik
sudo apt install ubuntu-make -y
Setelah terinstall, kemudian kita ketik
umake web firefox-dev
Lalu ikutin tahapannya, berikut screenshot proses installasi pada desktop saya
Cara Install Firefox Developer Edition Di Ubuntu
Pertama kita akan diminta untuk menentukan lokasi installasi, biarkan saja default dengan menekan Enter kemudian kita pilih bahasa yang digunakan. Untuk default kita bisa memilih en-US dengan menekan Enter. Proses download dan konfigurasipun akan otomatis berjalan.
Untuk membukanya, kita tinggal menuju Dash/Application Launcher lalu ketik firefox developer
Semoga bermanfaat...
Semoga video Cara Install Firefox Developer Edition Di GNU/Linux ini bermanfaat...
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Lihat Detail

Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch

Bosan dengan tampilan Terminal yang serba hitam dan kelam??? Kalo iya, saya juga sama hihihi... Tapi tenang aja, sebenernya bisa banya... Baca Selengkapnya...
Artikel
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bosan dengan tampilan Terminal yang serba hitam dan kelam???

Kalo iya, saya juga sama hihihi...

Tapi tenang aja, sebenernya bisa banyak banget yang bisa kita lakuin untuk memodifikasi tampilan Terminal yang kita punya.

Mau tau...???

Tenang aja, pada postingan kali ini kita akan sama-sama mempercantik tampilan terminal kita dengan cara menginstall Screenfetch

Berikut penjelasannya...

Apa Itu Screenfetch

Screenfetch adalah sebuah program (script) yang fungsinya untuk mengumpulkan informasi mengenai sistem GNU/Linux yang kita gunakan kemudian menampilkannya pada layar terminal. Supaya lebih jelasnya lagi, kita lihat aja langsung penampakan dari Screenfetch pada Deepin Terminal yang saya gunakan

Gimana, keren kan...???

Sekarang kita akan coba untuk menginstall Screenfetch kemudian melakukan konfigurasi sederhana supaya nantinya informasi yang dikumpulkan oleh Screenfetch bisa tampil didalam terminal.

Daftar Distro GNU/Linux Kompatibel Screenfetch

Berhubung Distro GNU/Linux adaa ratusan bahkan mungkin ribuan, pasti bakal muncul pertanyaan.

Mendukung Distro GNU/Linux apa sajakah Screenfetch itu...???

Berikut adalah daftar Distro GNU/Linux yang bisa diinstall Screenfetch;
Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.
Gimana, Distro GNU/Linux yang kalian gunakan termasuk salah satunya kah?

Kalo iya, kita bisa langsung praktek installasi Screenfetch. Berhubung saat tulisan ini dibuat saya menggunakan Distro GNU/Linux Deepin OS, jadi akan saya sertakan screenshot-nya diatas Deepin OS.

Install Screenfetch Di GNU/Linux

Untuk menampilkan informasi sistem kedalam Terminal, pertama kita harus menginstall Screenfetch terlebih dahulu. Ada beberapa cara Berikut diantaranya;

Installasi Screenfetch Melalui Synaptic Package Manager

Jika kalian menggunakan Distro Linux Mint, ada baiknya menginstall Screenfetch melalui Synapric Package Manager sekaligus belajar cara Management Package di GNU/Linux. Pertama kita buka aplikasi Synaptic Package Manager, kemudian kita ketik screenfetch pada kolom pencarian. Akan muncul tampilan seperti berikut;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Gambar diatas saya ambil setelah Screenfetch terinstall sehingga ada warna biru dikolom pertama. Jika belum terinstall, biasanya kolomnya akan transparant. Untuk menginstallnya tinggal klik pada kolom tersebut kemudian pilih install, lalu klik Apply untuk memulai proses installasi Screenfetch melalu Synaptic.

Install Screenfetch Melalui Terminal

Cara selanjutnya yang bisa kita gunakan untuk menginstall Screenfetch adalah dengan menginstallnya melalui Terminal. Caranya sangat mudah, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install screenfetch
Berikut screenshot proses installasi Screenfetch pada Distro Deepin OS yang saya gunakan.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Pada Desktop saya sendiri hanya membutuhkan 4 paket dengan total download sebesar 300kB.

Memanggil Screenfetch Kedalam Terminal

Seperti yang sudah saya ulas diatas, Screenfetch hanya akan mengumpulkan informasi saja. Sedangkan untuk menampilkannya kedalam terminal, kita harus memanggilnya terlebih dahulu. Caranya sangat mudah, kita cukup mengedit berkas .bashrc yang ada didalam direktori /home/user/ dengan mengetik perintah berikut;
nano .bashrc
Kemudian kita tambahkan "screenfetch" tanpa tanda petik pada baris paling terakhir didalam berkas .bashrc untuk lebih jelasnya bisa melihat screenshotnya dibawah;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Tekan CTRL + X kemudian pilih Y untuk menutup dan menyimpan hasil editannya.

Melihat Informasi System Dengan Screenfetch Di Terminal

Untuk melihat informasi system menggunakan Screenfetch, kita tutup terlebih dahulu Terminal yang sedang terbuka kemudian kita jalankan (buka) ulang Terminalnya. Jika tidak ada error, maka informasi system yang kita gunakan akan selalu muncul pada saat Terminal pertama kali dibuka;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bagaimana, mudah bukan...???

Dokumentasi Screenfetch

Bingung cara menggunakan Screenfetch, kalo iya kalian bisa baca langsung dari dokumentasinya yang saya ambil dengan terminal
SCREENFETCH(1) User Commands SCREENFETCH(1)

NAME
screenFetch - The Bash Screenshot Information Tool

SYNOPSIS
screenfetch [OPTIONAL FLAGS]

DESCRIPTION
This handy Bash script can be used to generate one of those nifty terminal theme information + ASCII distribution logos you see in every‐
one's screenshots nowadays. It will auto-detect your distribution and display an ASCII version of that distribution's logo and some valuable
information to the right. There are options to specify no ASCII art, colors, taking a screenshot upon displaying info, and even customizing
the screenshot command! This script is very easy to add to and can easily be extended.

Supported GNU/Linux Distributions:

Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.

Other Supported Systems:

Dragonfly/Free/Open/Net BSD, Haiku, Mac OS X, Windows+Cygwin and Windows+MSYS2.

Supported Desktop Managers:

KDE, GNOME, Unity, Xfce, LXDE, Cinnamon, MATE, Deepin, CDE, RazorQt and Trinity.

Supported Window Managers:

2bwm, 9wm, Awesome, Beryl, Blackbox, Cinnamon, chromeos-wm, Compiz, deepin-wm, dminiwm, dwm, dtwm, E16, E17, echinus, Emerald,
FluxBox, FLWM, FVWM, herbstluftwm, howm, IceWM, KWin, Metacity, monsterwm, Musca, Gala, Mutter, Muffin, Notion, OpenBox, PekWM, Rat‐
poison, Sawfish, ScrotWM, SpectrWM, StumpWM, subtle, sway, TWin, WindowMaker, WMFS, wmii, Xfwm4, XMonad and i3.

OPTIONS
-v Verbose output.

-o 'OPTIONS'
Allows for setting script variables on the command line. Must be in the following format: 'OPTION1="OPTIONARG1";OPTION2="OPTIONARG2"'

-d '+var;-var;var'
Allows for setting what information is displayed on the command line. You can add displays with +var,var. You can delete displays
with -var,var. Setting without + or - will set display to that explicit combination. Add and delete statements may be used in con‐
junction by placing a ; between them as so: +var,var,var;-var,var.

-n Do not display ASCII distribution logo.

-L Display ASCII distribution logo only.

-N Strip all color from output.

-w Wrap long lines.

-t Truncate output based on terminal width (Experimental!).

-p Output in portrait mode, with logo above info.

-s [-u IMGHOST]
Using this flag tells the script that you want it to take a screenshot. Use the -u flag if you would like to upload the screenshots
to one of the pre-configured locations. These include: teknik, imgur, mediacrush and hmp.

-c string
You may change the outputted colors with -c. The format is as follows: [0-9][0-9],[0-9][0-9]. The first argument controls the ASCII
logo colors and the label colors. The second argument controls the colors of the information found. One argument may be used without
the other.

-a 'PATH'
You can specify a custom ASCII art by passing the path to a Bash script, defining startline and fulloutput variables, and optionally
labelcolor and textcolor. See the asciiText function in the source code for more informations on the variables format.

-S 'COMMAND'
Here you can specify a custom screenshot command for the script to execute. Surrounding quotes are required.

-D 'DISTRO'
Here you can specify your distribution for the script to use. Surrounding quotes are required.

-A 'DISTRO'
Here you can specify the distribution art that you want displayed. This is for when you want your distro detected but want to display
a different logo.

-E Suppress output of errors.

-V, --version
Display current script version.

-h, --help
Display this help.

SEE ALSO
http://github.com/KittyKatt/screenFetch

AUTHOR
Created by and licensed to Brett Bohnenkamper <kittykatt@kittykatt.us>. OS X porting done almost solely by shrx <https://github.com/shrx>
and John D. Duncan, III <https://github.com/JohnDDuncanIII>.

This manual page was written by djcj <djcj@gmx.de>

REPORTING BUGS
Report bugs to <https://github.com/KittyKatt/screenFetch/issues>

COPYRIGHT
This is free software; you can redistribute it and/or modify it under the terms of the GNU GPL version 3 or (at your option) any later ver‐
sion. There is NO warranty; not even MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.

3.8.0 March 2017 SCREENFETCH(1)
Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, jika ada yang ingin ditanyakan atau terdapat kendala selama mengikuti postingan ini bisa menyampaikannya melalui kolom komentar dibawah.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bosan dengan tampilan Terminal yang serba hitam dan kelam???

Kalo iya, saya juga sama hihihi...

Tapi tenang aja, sebenernya bisa banyak banget yang bisa kita lakuin untuk memodifikasi tampilan Terminal yang kita punya.

Mau tau...???

Tenang aja, pada postingan kali ini kita akan sama-sama mempercantik tampilan terminal kita dengan cara menginstall Screenfetch

Berikut penjelasannya...

Apa Itu Screenfetch

Screenfetch adalah sebuah program (script) yang fungsinya untuk mengumpulkan informasi mengenai sistem GNU/Linux yang kita gunakan kemudian menampilkannya pada layar terminal. Supaya lebih jelasnya lagi, kita lihat aja langsung penampakan dari Screenfetch pada Deepin Terminal yang saya gunakan

Gimana, keren kan...???

Sekarang kita akan coba untuk menginstall Screenfetch kemudian melakukan konfigurasi sederhana supaya nantinya informasi yang dikumpulkan oleh Screenfetch bisa tampil didalam terminal.

Daftar Distro GNU/Linux Kompatibel Screenfetch

Berhubung Distro GNU/Linux adaa ratusan bahkan mungkin ribuan, pasti bakal muncul pertanyaan.

Mendukung Distro GNU/Linux apa sajakah Screenfetch itu...???

Berikut adalah daftar Distro GNU/Linux yang bisa diinstall Screenfetch;
Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.
Gimana, Distro GNU/Linux yang kalian gunakan termasuk salah satunya kah?

Kalo iya, kita bisa langsung praktek installasi Screenfetch. Berhubung saat tulisan ini dibuat saya menggunakan Distro GNU/Linux Deepin OS, jadi akan saya sertakan screenshot-nya diatas Deepin OS.

Install Screenfetch Di GNU/Linux

Untuk menampilkan informasi sistem kedalam Terminal, pertama kita harus menginstall Screenfetch terlebih dahulu. Ada beberapa cara Berikut diantaranya;

Installasi Screenfetch Melalui Synaptic Package Manager

Jika kalian menggunakan Distro Linux Mint, ada baiknya menginstall Screenfetch melalui Synapric Package Manager sekaligus belajar cara Management Package di GNU/Linux. Pertama kita buka aplikasi Synaptic Package Manager, kemudian kita ketik screenfetch pada kolom pencarian. Akan muncul tampilan seperti berikut;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Gambar diatas saya ambil setelah Screenfetch terinstall sehingga ada warna biru dikolom pertama. Jika belum terinstall, biasanya kolomnya akan transparant. Untuk menginstallnya tinggal klik pada kolom tersebut kemudian pilih install, lalu klik Apply untuk memulai proses installasi Screenfetch melalu Synaptic.

Install Screenfetch Melalui Terminal

Cara selanjutnya yang bisa kita gunakan untuk menginstall Screenfetch adalah dengan menginstallnya melalui Terminal. Caranya sangat mudah, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install screenfetch
Berikut screenshot proses installasi Screenfetch pada Distro Deepin OS yang saya gunakan.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Pada Desktop saya sendiri hanya membutuhkan 4 paket dengan total download sebesar 300kB.

Memanggil Screenfetch Kedalam Terminal

Seperti yang sudah saya ulas diatas, Screenfetch hanya akan mengumpulkan informasi saja. Sedangkan untuk menampilkannya kedalam terminal, kita harus memanggilnya terlebih dahulu. Caranya sangat mudah, kita cukup mengedit berkas .bashrc yang ada didalam direktori /home/user/ dengan mengetik perintah berikut;
nano .bashrc
Kemudian kita tambahkan "screenfetch" tanpa tanda petik pada baris paling terakhir didalam berkas .bashrc untuk lebih jelasnya bisa melihat screenshotnya dibawah;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Tekan CTRL + X kemudian pilih Y untuk menutup dan menyimpan hasil editannya.

Melihat Informasi System Dengan Screenfetch Di Terminal

Untuk melihat informasi system menggunakan Screenfetch, kita tutup terlebih dahulu Terminal yang sedang terbuka kemudian kita jalankan (buka) ulang Terminalnya. Jika tidak ada error, maka informasi system yang kita gunakan akan selalu muncul pada saat Terminal pertama kali dibuka;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bagaimana, mudah bukan...???

Dokumentasi Screenfetch

Bingung cara menggunakan Screenfetch, kalo iya kalian bisa baca langsung dari dokumentasinya yang saya ambil dengan terminal
SCREENFETCH(1) User Commands SCREENFETCH(1)

NAME
screenFetch - The Bash Screenshot Information Tool

SYNOPSIS
screenfetch [OPTIONAL FLAGS]

DESCRIPTION
This handy Bash script can be used to generate one of those nifty terminal theme information + ASCII distribution logos you see in every‐
one's screenshots nowadays. It will auto-detect your distribution and display an ASCII version of that distribution's logo and some valuable
information to the right. There are options to specify no ASCII art, colors, taking a screenshot upon displaying info, and even customizing
the screenshot command! This script is very easy to add to and can easily be extended.

Supported GNU/Linux Distributions:

Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.

Other Supported Systems:

Dragonfly/Free/Open/Net BSD, Haiku, Mac OS X, Windows+Cygwin and Windows+MSYS2.

Supported Desktop Managers:

KDE, GNOME, Unity, Xfce, LXDE, Cinnamon, MATE, Deepin, CDE, RazorQt and Trinity.

Supported Window Managers:

2bwm, 9wm, Awesome, Beryl, Blackbox, Cinnamon, chromeos-wm, Compiz, deepin-wm, dminiwm, dwm, dtwm, E16, E17, echinus, Emerald,
FluxBox, FLWM, FVWM, herbstluftwm, howm, IceWM, KWin, Metacity, monsterwm, Musca, Gala, Mutter, Muffin, Notion, OpenBox, PekWM, Rat‐
poison, Sawfish, ScrotWM, SpectrWM, StumpWM, subtle, sway, TWin, WindowMaker, WMFS, wmii, Xfwm4, XMonad and i3.

OPTIONS
-v Verbose output.

-o 'OPTIONS'
Allows for setting script variables on the command line. Must be in the following format: 'OPTION1="OPTIONARG1";OPTION2="OPTIONARG2"'

-d '+var;-var;var'
Allows for setting what information is displayed on the command line. You can add displays with +var,var. You can delete displays
with -var,var. Setting without + or - will set display to that explicit combination. Add and delete statements may be used in con‐
junction by placing a ; between them as so: +var,var,var;-var,var.

-n Do not display ASCII distribution logo.

-L Display ASCII distribution logo only.

-N Strip all color from output.

-w Wrap long lines.

-t Truncate output based on terminal width (Experimental!).

-p Output in portrait mode, with logo above info.

-s [-u IMGHOST]
Using this flag tells the script that you want it to take a screenshot. Use the -u flag if you would like to upload the screenshots
to one of the pre-configured locations. These include: teknik, imgur, mediacrush and hmp.

-c string
You may change the outputted colors with -c. The format is as follows: [0-9][0-9],[0-9][0-9]. The first argument controls the ASCII
logo colors and the label colors. The second argument controls the colors of the information found. One argument may be used without
the other.

-a 'PATH'
You can specify a custom ASCII art by passing the path to a Bash script, defining startline and fulloutput variables, and optionally
labelcolor and textcolor. See the asciiText function in the source code for more informations on the variables format.

-S 'COMMAND'
Here you can specify a custom screenshot command for the script to execute. Surrounding quotes are required.

-D 'DISTRO'
Here you can specify your distribution for the script to use. Surrounding quotes are required.

-A 'DISTRO'
Here you can specify the distribution art that you want displayed. This is for when you want your distro detected but want to display
a different logo.

-E Suppress output of errors.

-V, --version
Display current script version.

-h, --help
Display this help.

SEE ALSO
http://github.com/KittyKatt/screenFetch

AUTHOR
Created by and licensed to Brett Bohnenkamper <kittykatt@kittykatt.us>. OS X porting done almost solely by shrx <https://github.com/shrx>
and John D. Duncan, III <https://github.com/JohnDDuncanIII>.

This manual page was written by djcj <djcj@gmx.de>

REPORTING BUGS
Report bugs to <https://github.com/KittyKatt/screenFetch/issues>

COPYRIGHT
This is free software; you can redistribute it and/or modify it under the terms of the GNU GPL version 3 or (at your option) any later ver‐
sion. There is NO warranty; not even MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.

3.8.0 March 2017 SCREENFETCH(1)
Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, jika ada yang ingin ditanyakan atau terdapat kendala selama mengikuti postingan ini bisa menyampaikannya melalui kolom komentar dibawah.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bosan dengan tampilan Terminal yang serba hitam dan kelam???

Kalo iya, saya juga sama hihihi...

Tapi tenang aja, sebenernya bisa banyak banget yang bisa kita lakuin untuk memodifikasi tampilan Terminal yang kita punya.

Mau tau...???

Tenang aja, pada postingan kali ini kita akan sama-sama mempercantik tampilan terminal kita dengan cara menginstall Screenfetch

Berikut penjelasannya...

Apa Itu Screenfetch

Screenfetch adalah sebuah program (script) yang fungsinya untuk mengumpulkan informasi mengenai sistem GNU/Linux yang kita gunakan kemudian menampilkannya pada layar terminal. Supaya lebih jelasnya lagi, kita lihat aja langsung penampakan dari Screenfetch pada Deepin Terminal yang saya gunakan

Gimana, keren kan...???

Sekarang kita akan coba untuk menginstall Screenfetch kemudian melakukan konfigurasi sederhana supaya nantinya informasi yang dikumpulkan oleh Screenfetch bisa tampil didalam terminal.

Daftar Distro GNU/Linux Kompatibel Screenfetch

Berhubung Distro GNU/Linux adaa ratusan bahkan mungkin ribuan, pasti bakal muncul pertanyaan.

Mendukung Distro GNU/Linux apa sajakah Screenfetch itu...???

Berikut adalah daftar Distro GNU/Linux yang bisa diinstall Screenfetch;
Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.
Gimana, Distro GNU/Linux yang kalian gunakan termasuk salah satunya kah?

Kalo iya, kita bisa langsung praktek installasi Screenfetch. Berhubung saat tulisan ini dibuat saya menggunakan Distro GNU/Linux Deepin OS, jadi akan saya sertakan screenshot-nya diatas Deepin OS.

Install Screenfetch Di GNU/Linux

Untuk menampilkan informasi sistem kedalam Terminal, pertama kita harus menginstall Screenfetch terlebih dahulu. Ada beberapa cara Berikut diantaranya;

Installasi Screenfetch Melalui Synaptic Package Manager

Jika kalian menggunakan Distro Linux Mint, ada baiknya menginstall Screenfetch melalui Synapric Package Manager sekaligus belajar cara Management Package di GNU/Linux. Pertama kita buka aplikasi Synaptic Package Manager, kemudian kita ketik screenfetch pada kolom pencarian. Akan muncul tampilan seperti berikut;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Gambar diatas saya ambil setelah Screenfetch terinstall sehingga ada warna biru dikolom pertama. Jika belum terinstall, biasanya kolomnya akan transparant. Untuk menginstallnya tinggal klik pada kolom tersebut kemudian pilih install, lalu klik Apply untuk memulai proses installasi Screenfetch melalu Synaptic.

Install Screenfetch Melalui Terminal

Cara selanjutnya yang bisa kita gunakan untuk menginstall Screenfetch adalah dengan menginstallnya melalui Terminal. Caranya sangat mudah, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install screenfetch
Berikut screenshot proses installasi Screenfetch pada Distro Deepin OS yang saya gunakan.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Pada Desktop saya sendiri hanya membutuhkan 4 paket dengan total download sebesar 300kB.

Memanggil Screenfetch Kedalam Terminal

Seperti yang sudah saya ulas diatas, Screenfetch hanya akan mengumpulkan informasi saja. Sedangkan untuk menampilkannya kedalam terminal, kita harus memanggilnya terlebih dahulu. Caranya sangat mudah, kita cukup mengedit berkas .bashrc yang ada didalam direktori /home/user/ dengan mengetik perintah berikut;
nano .bashrc
Kemudian kita tambahkan "screenfetch" tanpa tanda petik pada baris paling terakhir didalam berkas .bashrc untuk lebih jelasnya bisa melihat screenshotnya dibawah;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Tekan CTRL + X kemudian pilih Y untuk menutup dan menyimpan hasil editannya.

Melihat Informasi System Dengan Screenfetch Di Terminal

Untuk melihat informasi system menggunakan Screenfetch, kita tutup terlebih dahulu Terminal yang sedang terbuka kemudian kita jalankan (buka) ulang Terminalnya. Jika tidak ada error, maka informasi system yang kita gunakan akan selalu muncul pada saat Terminal pertama kali dibuka;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bagaimana, mudah bukan...???

Dokumentasi Screenfetch

Bingung cara menggunakan Screenfetch, kalo iya kalian bisa baca langsung dari dokumentasinya yang saya ambil dengan terminal
SCREENFETCH(1) User Commands SCREENFETCH(1)

NAME
screenFetch - The Bash Screenshot Information Tool

SYNOPSIS
screenfetch [OPTIONAL FLAGS]

DESCRIPTION
This handy Bash script can be used to generate one of those nifty terminal theme information + ASCII distribution logos you see in every‐
one's screenshots nowadays. It will auto-detect your distribution and display an ASCII version of that distribution's logo and some valuable
information to the right. There are options to specify no ASCII art, colors, taking a screenshot upon displaying info, and even customizing
the screenshot command! This script is very easy to add to and can easily be extended.

Supported GNU/Linux Distributions:

Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.

Other Supported Systems:

Dragonfly/Free/Open/Net BSD, Haiku, Mac OS X, Windows+Cygwin and Windows+MSYS2.

Supported Desktop Managers:

KDE, GNOME, Unity, Xfce, LXDE, Cinnamon, MATE, Deepin, CDE, RazorQt and Trinity.

Supported Window Managers:

2bwm, 9wm, Awesome, Beryl, Blackbox, Cinnamon, chromeos-wm, Compiz, deepin-wm, dminiwm, dwm, dtwm, E16, E17, echinus, Emerald,
FluxBox, FLWM, FVWM, herbstluftwm, howm, IceWM, KWin, Metacity, monsterwm, Musca, Gala, Mutter, Muffin, Notion, OpenBox, PekWM, Rat‐
poison, Sawfish, ScrotWM, SpectrWM, StumpWM, subtle, sway, TWin, WindowMaker, WMFS, wmii, Xfwm4, XMonad and i3.

OPTIONS
-v Verbose output.

-o 'OPTIONS'
Allows for setting script variables on the command line. Must be in the following format: 'OPTION1="OPTIONARG1";OPTION2="OPTIONARG2"'

-d '+var;-var;var'
Allows for setting what information is displayed on the command line. You can add displays with +var,var. You can delete displays
with -var,var. Setting without + or - will set display to that explicit combination. Add and delete statements may be used in con‐
junction by placing a ; between them as so: +var,var,var;-var,var.

-n Do not display ASCII distribution logo.

-L Display ASCII distribution logo only.

-N Strip all color from output.

-w Wrap long lines.

-t Truncate output based on terminal width (Experimental!).

-p Output in portrait mode, with logo above info.

-s [-u IMGHOST]
Using this flag tells the script that you want it to take a screenshot. Use the -u flag if you would like to upload the screenshots
to one of the pre-configured locations. These include: teknik, imgur, mediacrush and hmp.

-c string
You may change the outputted colors with -c. The format is as follows: [0-9][0-9],[0-9][0-9]. The first argument controls the ASCII
logo colors and the label colors. The second argument controls the colors of the information found. One argument may be used without
the other.

-a 'PATH'
You can specify a custom ASCII art by passing the path to a Bash script, defining startline and fulloutput variables, and optionally
labelcolor and textcolor. See the asciiText function in the source code for more informations on the variables format.

-S 'COMMAND'
Here you can specify a custom screenshot command for the script to execute. Surrounding quotes are required.

-D 'DISTRO'
Here you can specify your distribution for the script to use. Surrounding quotes are required.

-A 'DISTRO'
Here you can specify the distribution art that you want displayed. This is for when you want your distro detected but want to display
a different logo.

-E Suppress output of errors.

-V, --version
Display current script version.

-h, --help
Display this help.

SEE ALSO
http://github.com/KittyKatt/screenFetch

AUTHOR
Created by and licensed to Brett Bohnenkamper <kittykatt@kittykatt.us>. OS X porting done almost solely by shrx <https://github.com/shrx>
and John D. Duncan, III <https://github.com/JohnDDuncanIII>.

This manual page was written by djcj <djcj@gmx.de>

REPORTING BUGS
Report bugs to <https://github.com/KittyKatt/screenFetch/issues>

COPYRIGHT
This is free software; you can redistribute it and/or modify it under the terms of the GNU GPL version 3 or (at your option) any later ver‐
sion. There is NO warranty; not even MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.

3.8.0 March 2017 SCREENFETCH(1)
Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, jika ada yang ingin ditanyakan atau terdapat kendala selama mengikuti postingan ini bisa menyampaikannya melalui kolom komentar dibawah.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bosan dengan tampilan Terminal yang serba hitam dan kelam???

Kalo iya, saya juga sama hihihi...

Tapi tenang aja, sebenernya bisa banyak banget yang bisa kita lakuin untuk memodifikasi tampilan Terminal yang kita punya.

Mau tau...???

Tenang aja, pada postingan kali ini kita akan sama-sama mempercantik tampilan terminal kita dengan cara menginstall Screenfetch

Berikut penjelasannya...

Apa Itu Screenfetch

Screenfetch adalah sebuah program (script) yang fungsinya untuk mengumpulkan informasi mengenai sistem GNU/Linux yang kita gunakan kemudian menampilkannya pada layar terminal. Supaya lebih jelasnya lagi, kita lihat aja langsung penampakan dari Screenfetch pada Deepin Terminal yang saya gunakan

Gimana, keren kan...???

Sekarang kita akan coba untuk menginstall Screenfetch kemudian melakukan konfigurasi sederhana supaya nantinya informasi yang dikumpulkan oleh Screenfetch bisa tampil didalam terminal.

Daftar Distro GNU/Linux Kompatibel Screenfetch

Berhubung Distro GNU/Linux adaa ratusan bahkan mungkin ribuan, pasti bakal muncul pertanyaan.

Mendukung Distro GNU/Linux apa sajakah Screenfetch itu...???

Berikut adalah daftar Distro GNU/Linux yang bisa diinstall Screenfetch;
Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.
Gimana, Distro GNU/Linux yang kalian gunakan termasuk salah satunya kah?

Kalo iya, kita bisa langsung praktek installasi Screenfetch. Berhubung saat tulisan ini dibuat saya menggunakan Distro GNU/Linux Deepin OS, jadi akan saya sertakan screenshot-nya diatas Deepin OS.

Install Screenfetch Di GNU/Linux

Untuk menampilkan informasi sistem kedalam Terminal, pertama kita harus menginstall Screenfetch terlebih dahulu. Ada beberapa cara Berikut diantaranya;

Installasi Screenfetch Melalui Synaptic Package Manager

Jika kalian menggunakan Distro Linux Mint, ada baiknya menginstall Screenfetch melalui Synapric Package Manager sekaligus belajar cara Management Package di GNU/Linux. Pertama kita buka aplikasi Synaptic Package Manager, kemudian kita ketik screenfetch pada kolom pencarian. Akan muncul tampilan seperti berikut;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Gambar diatas saya ambil setelah Screenfetch terinstall sehingga ada warna biru dikolom pertama. Jika belum terinstall, biasanya kolomnya akan transparant. Untuk menginstallnya tinggal klik pada kolom tersebut kemudian pilih install, lalu klik Apply untuk memulai proses installasi Screenfetch melalu Synaptic.

Install Screenfetch Melalui Terminal

Cara selanjutnya yang bisa kita gunakan untuk menginstall Screenfetch adalah dengan menginstallnya melalui Terminal. Caranya sangat mudah, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install screenfetch
Berikut screenshot proses installasi Screenfetch pada Distro Deepin OS yang saya gunakan.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Pada Desktop saya sendiri hanya membutuhkan 4 paket dengan total download sebesar 300kB.

Memanggil Screenfetch Kedalam Terminal

Seperti yang sudah saya ulas diatas, Screenfetch hanya akan mengumpulkan informasi saja. Sedangkan untuk menampilkannya kedalam terminal, kita harus memanggilnya terlebih dahulu. Caranya sangat mudah, kita cukup mengedit berkas .bashrc yang ada didalam direktori /home/user/ dengan mengetik perintah berikut;
nano .bashrc
Kemudian kita tambahkan "screenfetch" tanpa tanda petik pada baris paling terakhir didalam berkas .bashrc untuk lebih jelasnya bisa melihat screenshotnya dibawah;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Tekan CTRL + X kemudian pilih Y untuk menutup dan menyimpan hasil editannya.

Melihat Informasi System Dengan Screenfetch Di Terminal

Untuk melihat informasi system menggunakan Screenfetch, kita tutup terlebih dahulu Terminal yang sedang terbuka kemudian kita jalankan (buka) ulang Terminalnya. Jika tidak ada error, maka informasi system yang kita gunakan akan selalu muncul pada saat Terminal pertama kali dibuka;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bagaimana, mudah bukan...???

Dokumentasi Screenfetch

Bingung cara menggunakan Screenfetch, kalo iya kalian bisa baca langsung dari dokumentasinya yang saya ambil dengan terminal
SCREENFETCH(1) User Commands SCREENFETCH(1)

NAME
screenFetch - The Bash Screenshot Information Tool

SYNOPSIS
screenfetch [OPTIONAL FLAGS]

DESCRIPTION
This handy Bash script can be used to generate one of those nifty terminal theme information + ASCII distribution logos you see in every‐
one's screenshots nowadays. It will auto-detect your distribution and display an ASCII version of that distribution's logo and some valuable
information to the right. There are options to specify no ASCII art, colors, taking a screenshot upon displaying info, and even customizing
the screenshot command! This script is very easy to add to and can easily be extended.

Supported GNU/Linux Distributions:

Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.

Other Supported Systems:

Dragonfly/Free/Open/Net BSD, Haiku, Mac OS X, Windows+Cygwin and Windows+MSYS2.

Supported Desktop Managers:

KDE, GNOME, Unity, Xfce, LXDE, Cinnamon, MATE, Deepin, CDE, RazorQt and Trinity.

Supported Window Managers:

2bwm, 9wm, Awesome, Beryl, Blackbox, Cinnamon, chromeos-wm, Compiz, deepin-wm, dminiwm, dwm, dtwm, E16, E17, echinus, Emerald,
FluxBox, FLWM, FVWM, herbstluftwm, howm, IceWM, KWin, Metacity, monsterwm, Musca, Gala, Mutter, Muffin, Notion, OpenBox, PekWM, Rat‐
poison, Sawfish, ScrotWM, SpectrWM, StumpWM, subtle, sway, TWin, WindowMaker, WMFS, wmii, Xfwm4, XMonad and i3.

OPTIONS
-v Verbose output.

-o 'OPTIONS'
Allows for setting script variables on the command line. Must be in the following format: 'OPTION1="OPTIONARG1";OPTION2="OPTIONARG2"'

-d '+var;-var;var'
Allows for setting what information is displayed on the command line. You can add displays with +var,var. You can delete displays
with -var,var. Setting without + or - will set display to that explicit combination. Add and delete statements may be used in con‐
junction by placing a ; between them as so: +var,var,var;-var,var.

-n Do not display ASCII distribution logo.

-L Display ASCII distribution logo only.

-N Strip all color from output.

-w Wrap long lines.

-t Truncate output based on terminal width (Experimental!).

-p Output in portrait mode, with logo above info.

-s [-u IMGHOST]
Using this flag tells the script that you want it to take a screenshot. Use the -u flag if you would like to upload the screenshots
to one of the pre-configured locations. These include: teknik, imgur, mediacrush and hmp.

-c string
You may change the outputted colors with -c. The format is as follows: [0-9][0-9],[0-9][0-9]. The first argument controls the ASCII
logo colors and the label colors. The second argument controls the colors of the information found. One argument may be used without
the other.

-a 'PATH'
You can specify a custom ASCII art by passing the path to a Bash script, defining startline and fulloutput variables, and optionally
labelcolor and textcolor. See the asciiText function in the source code for more informations on the variables format.

-S 'COMMAND'
Here you can specify a custom screenshot command for the script to execute. Surrounding quotes are required.

-D 'DISTRO'
Here you can specify your distribution for the script to use. Surrounding quotes are required.

-A 'DISTRO'
Here you can specify the distribution art that you want displayed. This is for when you want your distro detected but want to display
a different logo.

-E Suppress output of errors.

-V, --version
Display current script version.

-h, --help
Display this help.

SEE ALSO
http://github.com/KittyKatt/screenFetch

AUTHOR
Created by and licensed to Brett Bohnenkamper <kittykatt@kittykatt.us>. OS X porting done almost solely by shrx <https://github.com/shrx>
and John D. Duncan, III <https://github.com/JohnDDuncanIII>.

This manual page was written by djcj <djcj@gmx.de>

REPORTING BUGS
Report bugs to <https://github.com/KittyKatt/screenFetch/issues>

COPYRIGHT
This is free software; you can redistribute it and/or modify it under the terms of the GNU GPL version 3 or (at your option) any later ver‐
sion. There is NO warranty; not even MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.

3.8.0 March 2017 SCREENFETCH(1)
Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, jika ada yang ingin ditanyakan atau terdapat kendala selama mengikuti postingan ini bisa menyampaikannya melalui kolom komentar dibawah.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bosan dengan tampilan Terminal yang serba hitam dan kelam???

Kalo iya, saya juga sama hihihi...

Tapi tenang aja, sebenernya bisa banyak banget yang bisa kita lakuin untuk memodifikasi tampilan Terminal yang kita punya.

Mau tau...???

Tenang aja, pada postingan kali ini kita akan sama-sama mempercantik tampilan terminal kita dengan cara menginstall Screenfetch

Berikut penjelasannya...

Apa Itu Screenfetch

Screenfetch adalah sebuah program (script) yang fungsinya untuk mengumpulkan informasi mengenai sistem GNU/Linux yang kita gunakan kemudian menampilkannya pada layar terminal. Supaya lebih jelasnya lagi, kita lihat aja langsung penampakan dari Screenfetch pada Deepin Terminal yang saya gunakan

Gimana, keren kan...???

Sekarang kita akan coba untuk menginstall Screenfetch kemudian melakukan konfigurasi sederhana supaya nantinya informasi yang dikumpulkan oleh Screenfetch bisa tampil didalam terminal.

Daftar Distro GNU/Linux Kompatibel Screenfetch

Berhubung Distro GNU/Linux adaa ratusan bahkan mungkin ribuan, pasti bakal muncul pertanyaan.

Mendukung Distro GNU/Linux apa sajakah Screenfetch itu...???

Berikut adalah daftar Distro GNU/Linux yang bisa diinstall Screenfetch;
Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.
Gimana, Distro GNU/Linux yang kalian gunakan termasuk salah satunya kah?

Kalo iya, kita bisa langsung praktek installasi Screenfetch. Berhubung saat tulisan ini dibuat saya menggunakan Distro GNU/Linux Deepin OS, jadi akan saya sertakan screenshot-nya diatas Deepin OS.

Install Screenfetch Di GNU/Linux

Untuk menampilkan informasi sistem kedalam Terminal, pertama kita harus menginstall Screenfetch terlebih dahulu. Ada beberapa cara Berikut diantaranya;

Installasi Screenfetch Melalui Synaptic Package Manager

Jika kalian menggunakan Distro Linux Mint, ada baiknya menginstall Screenfetch melalui Synapric Package Manager sekaligus belajar cara Management Package di GNU/Linux. Pertama kita buka aplikasi Synaptic Package Manager, kemudian kita ketik screenfetch pada kolom pencarian. Akan muncul tampilan seperti berikut;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Gambar diatas saya ambil setelah Screenfetch terinstall sehingga ada warna biru dikolom pertama. Jika belum terinstall, biasanya kolomnya akan transparant. Untuk menginstallnya tinggal klik pada kolom tersebut kemudian pilih install, lalu klik Apply untuk memulai proses installasi Screenfetch melalu Synaptic.

Install Screenfetch Melalui Terminal

Cara selanjutnya yang bisa kita gunakan untuk menginstall Screenfetch adalah dengan menginstallnya melalui Terminal. Caranya sangat mudah, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install screenfetch
Berikut screenshot proses installasi Screenfetch pada Distro Deepin OS yang saya gunakan.
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Pada Desktop saya sendiri hanya membutuhkan 4 paket dengan total download sebesar 300kB.

Memanggil Screenfetch Kedalam Terminal

Seperti yang sudah saya ulas diatas, Screenfetch hanya akan mengumpulkan informasi saja. Sedangkan untuk menampilkannya kedalam terminal, kita harus memanggilnya terlebih dahulu. Caranya sangat mudah, kita cukup mengedit berkas .bashrc yang ada didalam direktori /home/user/ dengan mengetik perintah berikut;
nano .bashrc
Kemudian kita tambahkan "screenfetch" tanpa tanda petik pada baris paling terakhir didalam berkas .bashrc untuk lebih jelasnya bisa melihat screenshotnya dibawah;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Tekan CTRL + X kemudian pilih Y untuk menutup dan menyimpan hasil editannya.

Melihat Informasi System Dengan Screenfetch Di Terminal

Untuk melihat informasi system menggunakan Screenfetch, kita tutup terlebih dahulu Terminal yang sedang terbuka kemudian kita jalankan (buka) ulang Terminalnya. Jika tidak ada error, maka informasi system yang kita gunakan akan selalu muncul pada saat Terminal pertama kali dibuka;
Menampilkan Informasi System Di Terminal Menggunakan Screenfetch
Bagaimana, mudah bukan...???

Dokumentasi Screenfetch

Bingung cara menggunakan Screenfetch, kalo iya kalian bisa baca langsung dari dokumentasinya yang saya ambil dengan terminal
SCREENFETCH(1) User Commands SCREENFETCH(1)

NAME
screenFetch - The Bash Screenshot Information Tool

SYNOPSIS
screenfetch [OPTIONAL FLAGS]

DESCRIPTION
This handy Bash script can be used to generate one of those nifty terminal theme information + ASCII distribution logos you see in every‐
one's screenshots nowadays. It will auto-detect your distribution and display an ASCII version of that distribution's logo and some valuable
information to the right. There are options to specify no ASCII art, colors, taking a screenshot upon displaying info, and even customizing
the screenshot command! This script is very easy to add to and can easily be extended.

Supported GNU/Linux Distributions:

Alpine Linux, Antergos, Arch Linux (Old and Current Logos), BLAG, BunsenLabs, CentOS, Chakra, Chapeau, Chrome OS, Chromium OS,
CrunchBang, CRUX, Debian, Deepin, Devuan, Dragora, elementary OS, Evolve OS, Exherbo, Fedora, Frugalware, Fuduntu, Funtoo, Fux, Gen‐
too, gNewSense, Jiyuu Linux, Kali Linux, KaOS, KDE neon, Kogaion, Korora, LinuxDeepin, Linux Mint, LMDE, Logos, Mageia, Mandriva/Man‐
drake, Manjaro, Mer, Netrunner, NixOS, openSUSE, Oracle Linux, Parabola GNU/Linux-libre, Pardus, Parrot Security, PCLinuxOS, Pepper‐
mintOS, Qubes OS, Raspbian, Red Hat Enterprise Linux, ROSA, Sabayon, SailfishOS, Scientific Linux, Slackware, Solus, SparkyLinux,
SteamOS, SUSE Linux Enterprise, SwagArch, TinyCore, Trisquel, Ubuntu, Viperr and Void.

Other Supported Systems:

Dragonfly/Free/Open/Net BSD, Haiku, Mac OS X, Windows+Cygwin and Windows+MSYS2.

Supported Desktop Managers:

KDE, GNOME, Unity, Xfce, LXDE, Cinnamon, MATE, Deepin, CDE, RazorQt and Trinity.

Supported Window Managers:

2bwm, 9wm, Awesome, Beryl, Blackbox, Cinnamon, chromeos-wm, Compiz, deepin-wm, dminiwm, dwm, dtwm, E16, E17, echinus, Emerald,
FluxBox, FLWM, FVWM, herbstluftwm, howm, IceWM, KWin, Metacity, monsterwm, Musca, Gala, Mutter, Muffin, Notion, OpenBox, PekWM, Rat‐
poison, Sawfish, ScrotWM, SpectrWM, StumpWM, subtle, sway, TWin, WindowMaker, WMFS, wmii, Xfwm4, XMonad and i3.

OPTIONS
-v Verbose output.

-o 'OPTIONS'
Allows for setting script variables on the command line. Must be in the following format: 'OPTION1="OPTIONARG1";OPTION2="OPTIONARG2"'

-d '+var;-var;var'
Allows for setting what information is displayed on the command line. You can add displays with +var,var. You can delete displays
with -var,var. Setting without + or - will set display to that explicit combination. Add and delete statements may be used in con‐
junction by placing a ; between them as so: +var,var,var;-var,var.

-n Do not display ASCII distribution logo.

-L Display ASCII distribution logo only.

-N Strip all color from output.

-w Wrap long lines.

-t Truncate output based on terminal width (Experimental!).

-p Output in portrait mode, with logo above info.

-s [-u IMGHOST]
Using this flag tells the script that you want it to take a screenshot. Use the -u flag if you would like to upload the screenshots
to one of the pre-configured locations. These include: teknik, imgur, mediacrush and hmp.

-c string
You may change the outputted colors with -c. The format is as follows: [0-9][0-9],[0-9][0-9]. The first argument controls the ASCII
logo colors and the label colors. The second argument controls the colors of the information found. One argument may be used without
the other.

-a 'PATH'
You can specify a custom ASCII art by passing the path to a Bash script, defining startline and fulloutput variables, and optionally
labelcolor and textcolor. See the asciiText function in the source code for more informations on the variables format.

-S 'COMMAND'
Here you can specify a custom screenshot command for the script to execute. Surrounding quotes are required.

-D 'DISTRO'
Here you can specify your distribution for the script to use. Surrounding quotes are required.

-A 'DISTRO'
Here you can specify the distribution art that you want displayed. This is for when you want your distro detected but want to display
a different logo.

-E Suppress output of errors.

-V, --version
Display current script version.

-h, --help
Display this help.

SEE ALSO
http://github.com/KittyKatt/screenFetch

AUTHOR
Created by and licensed to Brett Bohnenkamper <kittykatt@kittykatt.us>. OS X porting done almost solely by shrx <https://github.com/shrx>
and John D. Duncan, III <https://github.com/JohnDDuncanIII>.

This manual page was written by djcj <djcj@gmx.de>

REPORTING BUGS
Report bugs to <https://github.com/KittyKatt/screenFetch/issues>

COPYRIGHT
This is free software; you can redistribute it and/or modify it under the terms of the GNU GPL version 3 or (at your option) any later ver‐
sion. There is NO warranty; not even MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.

3.8.0 March 2017 SCREENFETCH(1)
Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, jika ada yang ingin ditanyakan atau terdapat kendala selama mengikuti postingan ini bisa menyampaikannya melalui kolom komentar dibawah.
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Lihat Detail

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux

Buat kalian pecinta movie, mungkin udah gak asing ya sama aktivitas streaming, atau mungkin udah punya beberapa situs langganan yang biasa... Baca Selengkapnya...
Artikel
Treaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Buat kalian pecinta movie, mungkin udah gak asing ya sama aktivitas streaming, atau mungkin udah punya beberapa situs langganan yang biasa kalian kunjungin buat nonton film favorit kalian. Untuk artikel kali ini saya gak akan membahas situs tempat streaming ya, tapi kita akan membahas apliaksi Streaming Film Gratis Di GNU/Linux.

Apa Itu Popcorn Time?

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Popcorn Time adalah aplikasi gratis yang menyediakan koleksi film, serial tv, animasi, dan masih banyak lainnya. Aplikasi ini dibuat oleh penyuka film diseluruh dunia, menariknya lagi sudah ada pilihan subtitle Bahasa Indonesia. Buat kita yang bahasa inggrisnya pas-pasan pastinya kebantu banget kan ya?

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Untuk pengguna Deepin OS sepertinya sudah terlalu dimanjakan dengan melimpahnya aplikasi terbaik yang sudah bisa langsung diinstall melalui Deepin Store, Salah satunya PopCorn Time. Atau jika sudah terbiasa menggunakan terminal. kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install popcorn-time
Berikut screenshotnya
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Saya sendiri lebih suka menginstall melalui Terminal karena lebih hemat resource dan lebih cepat tentunya.

Tampilan Popcorn Time

Saat pertama kali kita buka, biasanya akan muncul EULA seperti berikut;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Klik I Accept, kemudian kita sudah bisa memluai Streaming Film Favorit kita;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Ada banyak banget ya film yang bisa kita nikmati secara gratis. Sebagai contoh, disini saya akan coba menonton film Jumanji. Caranya kita tinggal klik di film tersebut, lalu akan muncul tampilan seperti berikut;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Disini kita akan mendonwload source yang diperlukan untuk memulai streaming, kita juga bisa memilih media player yang ingin digunakan, seperti VLC atau software multimedia favorit kalian.
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Berikut screenshot dari Film Jumanji yang saya tonton menggunakan Popcorn Time. Oke, kayaknya artikel kali ini saya cukupkan, semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan atau mungkin kalian mempunyai aplikasi Streaming lainnya yang bisa berjalan di GNU/Linux bisa disampaikan melalui kolom komentar dibawah.
Treaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Buat kalian pecinta movie, mungkin udah gak asing ya sama aktivitas streaming, atau mungkin udah punya beberapa situs langganan yang biasa kalian kunjungin buat nonton film favorit kalian. Untuk artikel kali ini saya gak akan membahas situs tempat streaming ya, tapi kita akan membahas apliaksi Streaming Film Gratis Di GNU/Linux.

Apa Itu Popcorn Time?

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Popcorn Time adalah aplikasi gratis yang menyediakan koleksi film, serial tv, animasi, dan masih banyak lainnya. Aplikasi ini dibuat oleh penyuka film diseluruh dunia, menariknya lagi sudah ada pilihan subtitle Bahasa Indonesia. Buat kita yang bahasa inggrisnya pas-pasan pastinya kebantu banget kan ya?

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Untuk pengguna Deepin OS sepertinya sudah terlalu dimanjakan dengan melimpahnya aplikasi terbaik yang sudah bisa langsung diinstall melalui Deepin Store, Salah satunya PopCorn Time. Atau jika sudah terbiasa menggunakan terminal. kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install popcorn-time
Berikut screenshotnya
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Saya sendiri lebih suka menginstall melalui Terminal karena lebih hemat resource dan lebih cepat tentunya.

Tampilan Popcorn Time

Saat pertama kali kita buka, biasanya akan muncul EULA seperti berikut;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Klik I Accept, kemudian kita sudah bisa memluai Streaming Film Favorit kita;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Ada banyak banget ya film yang bisa kita nikmati secara gratis. Sebagai contoh, disini saya akan coba menonton film Jumanji. Caranya kita tinggal klik di film tersebut, lalu akan muncul tampilan seperti berikut;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Disini kita akan mendonwload source yang diperlukan untuk memulai streaming, kita juga bisa memilih media player yang ingin digunakan, seperti VLC atau software multimedia favorit kalian.
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Berikut screenshot dari Film Jumanji yang saya tonton menggunakan Popcorn Time. Oke, kayaknya artikel kali ini saya cukupkan, semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan atau mungkin kalian mempunyai aplikasi Streaming lainnya yang bisa berjalan di GNU/Linux bisa disampaikan melalui kolom komentar dibawah.
Treaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Buat kalian pecinta movie, mungkin udah gak asing ya sama aktivitas streaming, atau mungkin udah punya beberapa situs langganan yang biasa kalian kunjungin buat nonton film favorit kalian. Untuk artikel kali ini saya gak akan membahas situs tempat streaming ya, tapi kita akan membahas apliaksi Streaming Film Gratis Di GNU/Linux.

Apa Itu Popcorn Time?

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Popcorn Time adalah aplikasi gratis yang menyediakan koleksi film, serial tv, animasi, dan masih banyak lainnya. Aplikasi ini dibuat oleh penyuka film diseluruh dunia, menariknya lagi sudah ada pilihan subtitle Bahasa Indonesia. Buat kita yang bahasa inggrisnya pas-pasan pastinya kebantu banget kan ya?

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Untuk pengguna Deepin OS sepertinya sudah terlalu dimanjakan dengan melimpahnya aplikasi terbaik yang sudah bisa langsung diinstall melalui Deepin Store, Salah satunya PopCorn Time. Atau jika sudah terbiasa menggunakan terminal. kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install popcorn-time
Berikut screenshotnya
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Saya sendiri lebih suka menginstall melalui Terminal karena lebih hemat resource dan lebih cepat tentunya.

Tampilan Popcorn Time

Saat pertama kali kita buka, biasanya akan muncul EULA seperti berikut;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Klik I Accept, kemudian kita sudah bisa memluai Streaming Film Favorit kita;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Ada banyak banget ya film yang bisa kita nikmati secara gratis. Sebagai contoh, disini saya akan coba menonton film Jumanji. Caranya kita tinggal klik di film tersebut, lalu akan muncul tampilan seperti berikut;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Disini kita akan mendonwload source yang diperlukan untuk memulai streaming, kita juga bisa memilih media player yang ingin digunakan, seperti VLC atau software multimedia favorit kalian.
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Berikut screenshot dari Film Jumanji yang saya tonton menggunakan Popcorn Time. Oke, kayaknya artikel kali ini saya cukupkan, semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan atau mungkin kalian mempunyai aplikasi Streaming lainnya yang bisa berjalan di GNU/Linux bisa disampaikan melalui kolom komentar dibawah.
Treaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Buat kalian pecinta movie, mungkin udah gak asing ya sama aktivitas streaming, atau mungkin udah punya beberapa situs langganan yang biasa kalian kunjungin buat nonton film favorit kalian. Untuk artikel kali ini saya gak akan membahas situs tempat streaming ya, tapi kita akan membahas apliaksi Streaming Film Gratis Di GNU/Linux.

Apa Itu Popcorn Time?

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Popcorn Time adalah aplikasi gratis yang menyediakan koleksi film, serial tv, animasi, dan masih banyak lainnya. Aplikasi ini dibuat oleh penyuka film diseluruh dunia, menariknya lagi sudah ada pilihan subtitle Bahasa Indonesia. Buat kita yang bahasa inggrisnya pas-pasan pastinya kebantu banget kan ya?

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux

Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Untuk pengguna Deepin OS sepertinya sudah terlalu dimanjakan dengan melimpahnya aplikasi terbaik yang sudah bisa langsung diinstall melalui Deepin Store, Salah satunya PopCorn Time. Atau jika sudah terbiasa menggunakan terminal. kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install popcorn-time
Berikut screenshotnya
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Saya sendiri lebih suka menginstall melalui Terminal karena lebih hemat resource dan lebih cepat tentunya.

Tampilan Popcorn Time

Saat pertama kali kita buka, biasanya akan muncul EULA seperti berikut;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Klik I Accept, kemudian kita sudah bisa memluai Streaming Film Favorit kita;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Ada banyak banget ya film yang bisa kita nikmati secara gratis. Sebagai contoh, disini saya akan coba menonton film Jumanji. Caranya kita tinggal klik di film tersebut, lalu akan muncul tampilan seperti berikut;
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Disini kita akan mendonwload source yang diperlukan untuk memulai streaming, kita juga bisa memilih media player yang ingin digunakan, seperti VLC atau software multimedia favorit kalian.
Streaming Film Gratis Menggunakan Popcorn Time Di GNU/Linux
Berikut screenshot dari Film Jumanji yang saya tonton menggunakan Popcorn Time. Oke, kayaknya artikel kali ini saya cukupkan, semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan atau mungkin kalian mempunyai aplikasi Streaming lainnya yang bisa berjalan di GNU/Linux bisa disampaikan melalui kolom komentar dibawah.
Software Untuk Belajar Membuat Animasi
Lihat Detail

Software Untuk Belajar Membuat Animasi

Blender adalah sebuah Software Open Source yang bisa kita gunakan untuk membuat animasi. Aplikasi ini merupakan alternatif dari software be... Baca Selengkapnya...
Artikel
Blender adalah sebuah Software Open Source yang bisa kita gunakan untuk membuat animasi. Aplikasi ini merupakan alternatif dari software berbayar seperti Adobe Animate, 3d Max dan software populer lainnya.

Cara Install Blender Di GNU/Linux Deepin OS

Karena saya menggunakan Deepin OS, jadi untuk artikel kali ini kita akan membahas cara installasinya di Deepin OS. Tapi tutorial ini bisa juga diaplikasikan pada Distro yang masih menggunakan management paket Deb (Debian dan turunannya).

Untuk menginstall Blender pada Deepin OS, kita bisa melalui Deepin Store;
Software Untuk Belajar Membuat Animasi
Atau cara selanjutnya melalui terminal, kita tinggal mengetik perintah;
sudo apt install blender
Berikut screnshotnya;
Software Untuk Belajar Membuat Animasi
Cara install melalui termminal ini juga bisa digunakan pada Distro Ubuntu dan turunannya.
Baca Juga : MakeHuman Software Membuat Karakter 3D Gratis

Tampilan Blender

Software Untuk Belajar Membuat Animasi
Berikut adalah tampilan Blender pada Deepin OS yang saya gunakan. Gimana, keren kan?

Tempat Belajar Blender?

Buat kalian yang pengen belajar menggunakan Blender, bisa langsung merujuk dokumentasi resminya yang juga sudah menyediakan tutorial membuat Animasi Mengguanakan Blender di link ini. Semoga bermanfaat...
Blender adalah sebuah Software Open Source yang bisa kita gunakan untuk membuat animasi. Aplikasi ini merupakan alternatif dari software berbayar seperti Adobe Animate, 3d Max dan software populer lainnya.

Cara Install Blender Di GNU/Linux Deepin OS

Karena saya menggunakan Deepin OS, jadi untuk artikel kali ini kita akan membahas cara installasinya di Deepin OS. Tapi tutorial ini bisa juga diaplikasikan pada Distro yang masih menggunakan management paket Deb (Debian dan turunannya).

Untuk menginstall Blender pada Deepin OS, kita bisa melalui Deepin Store;
Software Untuk Belajar Membuat Animasi
Atau cara selanjutnya melalui terminal, kita tinggal mengetik perintah;
sudo apt install blender
Berikut screnshotnya;
Software Untuk Belajar Membuat Animasi
Cara install melalui termminal ini juga bisa digunakan pada Distro Ubuntu dan turunannya.
Baca Juga : MakeHuman Software Membuat Karakter 3D Gratis

Tampilan Blender

Software Untuk Belajar Membuat Animasi
Berikut adalah tampilan Blender pada Deepin OS yang saya gunakan. Gimana, keren kan?

Tempat Belajar Blender?

Buat kalian yang pengen belajar menggunakan Blender, bisa langsung merujuk dokumentasi resminya yang juga sudah menyediakan tutorial membuat Animasi Mengguanakan Blender di link ini. Semoga bermanfaat...
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Lihat Detail

MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux

Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa aplikasi yang satu ini berfungsi untuk membuat karakter animasi manusia berbentuk 3D. Beru... Baca Selengkapnya...
Artikel
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa aplikasi yang satu ini berfungsi untuk membuat karakter animasi manusia berbentuk 3D. Beruntung bagi pengguna Deepin OS, untuk menginstall software yang satu ini kita tinggal melalui Deepin Store;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Atau jika ingin melalui terminal, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install makehuman
Berikut screenshotnya;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Ukuran file yang didownload cukup besar, sekitar 200MB-an.

Tampilan MakeHuman

Saat menjalankan aplikasi MakeHuman, akan ada notifikasi seperti berikut;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Pilih saya Yes, 
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Sekarang kita sudah bisa mendesain karakter menggunakan aplikasi MakeHuman. 
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa aplikasi yang satu ini berfungsi untuk membuat karakter animasi manusia berbentuk 3D. Beruntung bagi pengguna Deepin OS, untuk menginstall software yang satu ini kita tinggal melalui Deepin Store;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Atau jika ingin melalui terminal, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install makehuman
Berikut screenshotnya;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Ukuran file yang didownload cukup besar, sekitar 200MB-an.

Tampilan MakeHuman

Saat menjalankan aplikasi MakeHuman, akan ada notifikasi seperti berikut;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Pilih saya Yes, 
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Sekarang kita sudah bisa mendesain karakter menggunakan aplikasi MakeHuman. 
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa aplikasi yang satu ini berfungsi untuk membuat karakter animasi manusia berbentuk 3D. Beruntung bagi pengguna Deepin OS, untuk menginstall software yang satu ini kita tinggal melalui Deepin Store;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Atau jika ingin melalui terminal, kita tinggal mengetik perintah berikut;
sudo apt install makehuman
Berikut screenshotnya;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Ukuran file yang didownload cukup besar, sekitar 200MB-an.

Tampilan MakeHuman

Saat menjalankan aplikasi MakeHuman, akan ada notifikasi seperti berikut;
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Pilih saya Yes, 
MakeHuman Software Pembuat Animasi Di GNU/Linux
Sekarang kita sudah bisa mendesain karakter menggunakan aplikasi MakeHuman.