100 Pertanyaan Umum Seputar GNU/Linux


100 Pertanyaan Umum Seputar GNU/Linux

Buku Digital ini hanyalah tarian tangan diatas keyboard laptop yang sangat mungkin berisi informasi tidak penting. Metode penulisan yang saya gunakan adalah tanpa metode alias random yang lebih pas disebut cocoklogi.

Jika kalian merasa terbantu dengan eBook ini, silahkan berdonasi sesuai kemampuan melalui link ini.

Namun jika kalian menganggap buku digital ini berisi sampah, silahkan share ke orang lain. Mungkin diantara mereka masih ada yang bisa “mengolah” sampah ini menjadi sebuah informasi bermanfaat.

^_^

Versi terbaru dari eBook ini hanya bisa didapat melalui link bit.ly/ludywebid.

Terima Kasih Virus Telah Membuat Saya Bermigrasi Ke GNU/Linux

Pertanyaan pertama kita mulai dari virus dan software antivirus di GNU/Linux. Jujur saja salah satu alasan saya migrasi dari Windows ke GNU/Linux Ubuntu adalah sudah malas kejar-kejaran dengan virus yang pada tahun 2007-an sangat merajalela.

Apalagi kalo bukan malas update database virus yang masih sulit dilakukan secara offline. Belum lagi koneksi internet saat itu masih merupakan hal yang wah untuk kantong seorang mahasiswa yang makan gak teratur senin makan selasa puasa, oke itu lirik lagu PHB Mahasiswa Rantau.

Mari kita kembali ke pokok pembahasan.

Kalo gak salah sih tahun segitu Flashdisk mulai bermunculan dengan kapsitas yang tentu saja masih kecil. Saya masih ingat USB pertama saya yang dibeli seharga 70k dengan ukuraan 1GB.

Dan salah satu faktor penyumbang terbesar dalam transfer virus adalah USB. Apalagi pada zaman itu juga internet mulai “membumi” (warnet).

Sampai saat yang paling membuat malas adalah ketika terpaksa harus menginstall ulang komputer pentium 2 dan pentium 3 karena sudah terjangkiti virus.

Kemudian tanpa sengaja saya mencari tahu informasi mengenai sistem operasi lain yang bisa dijadikan sebagai alternatif yang tentu saja dengan harapan bisa terbebas dari virus komputer.

Singkat cerita, saya-pun mengenal Ubuntu. Inilah distro GNU/Linux pertama yang saya kenal. 

Meskipun selama menggunakan Ubuntu, saya tidak pernah “berurusan” dengan virus komputer, saya masih mencari informasi mengenai software alternatif untuk antivirus. Setelah browsing sana-sini, kandidat terkuat (pada saat itu) hanyalah ClamAv. Silahkan baca artikelnya melalui link yang sudah saya sematkan.

Namun berbeda dengan sekarang, perusahaan pengembang antivirus terkenal seperti Avast, Comodo, dan sebagainya pun sudah melebarkan sayapnya dan menyediakan untuk versi GNU/Linux.

Kalo gak salah ditahun 2010-an setelah nekat menginstall Ubuntu, memang saya terbebas dari virus komputer. Namun “masalah” baru pun muncul.

Apa sajakah masalah tersebut…???

Tenang saja, akan saya coba bahas pada lembaran selanjutnya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "100 Pertanyaan Umum Seputar GNU/Linux"

Posting Komentar

Semua komentar yang masuk saya moderasi, hal ini untuk menghindari spam dan informasi yang tidak berkaitan dengan topik pembahasan.
Silahkan berkomentar dengan bijak.